Contoh Jawaban Interview Kerja Tentang Gaji yang Diharapkan yang Baik dan Sopan, Fresh Graduate Wajib Tahu
Seberapa hebat pun jawaban-jawaban yang diberikan oleh para pelamar saat interview kerja, tapi saat tiba di pertanyaan “Berapa gaji yang kamu harapkan?” Kebanyakan pelamar akan tetap bingung (meskipun nggak semuanya terlihat bingung) karena merasa khawatir salah memberikan jawaban.
3. Pertimbangkan Posisi / Jabatan yang Kamu Lamar
Saat memberikan jawaban interview gaji yang diharapkan, kamu harus pertimbangkan posisi atau jabatan apa yang kamu lamar di perusahaan yang bersangkutan. Semakin tinggi jabatan kamu, tentu nominal gajinya semakin besar, begitu juga sebaliknya.
Kalau ingin lebih aman lagi dalam memberikan jawaban soal gaji, kamu juga bisa untuk lebih dulu bertanya kepada pihak wawancara mengenai tanggung jawab kamu dalam posisi yang kamu lamar.
Jadi setelah kamu diberi pertanyaan mengenai gaji, kamu bisa menjawab dengan, “Mohon maaf bapak / ibu, sebelum saya memberikan jawaban, bisakah Anda menjelaskan lebih dulu mengenai tanggung jawab saya dengan posisi yang saya lamar ini?”
Kalau kamu bertanya seperti ini, bukan hanya jawaban seputar gaji yang tepat, kamu juga akan dinilai sebagai pribadi yang hati-hati dan penuh pertimbangan oleh pihak perusahaan.
4. Pertimbangkan Kemampuan Kamu
Kalau kemampuan yang kamu miliki belum termasuk tinggi, apalagi kalau kamu belum berpengalaman misalnya fresh graduate, maka kamu nggak boleh terlalu sok dalam menyebutkan nominal gaji. Hal ini bisa membuat kamu kehilangan respek dari pihak recruiter.
Tapi sebaliknya, kalau kamu memang sudah sangat berpengalaman dan kompeten, maka kamu layak untuk mendapat gaji sesuai dengan kemampuan kamu tapi tetap sesuai dengan standar dan profil perusahaan yang kamu lamar.
5. Naikkan Sedikit
Meskipun kamu harus menghindari untuk menjawab pertanyaan seputar gaji yang diharapkan dengan nominal yang terlalu tinggi, tapi angka yang kamu sebutkan bisa kok sedikit dinaikkan.
Tapi persentase kenaikannya sekitar 15-20% saja ya. Tapi ada catatannya nih, kamu bisa gunakan tips ini hanya kalau kemampuan dan/atau pengalaman kamu memang sudah mumpuni.
Jadi kalau benar-benar masih fresh graduate yang belum berpengalaman, dan kebetulan skill kamu masih pas-pasan, sebaiknya tips ini nggak kamu gunakan di interview kerja pertama kamu.
