Contoh Jurnal Umum beserta Cara Membuatnya yang Benar, Lengkap!
Ilmu akuntansi tidak terlepas dari jurnal umum, bukan hal mudah untuk membuatnya jika tidak membaca atau memahami contoh jurnal umum berikut ini.
Tujuan Pembuatan Jurnal Umum dalam Bisnis
Terdapat beragam tujuan mengapa sebuah perusahaan membuat jurnal umum.
Secara umum memang dipakai untuk mencatat transaksi keuangan. Akan tetapi, secara lebih detail tujuannya adalah sebagai berikut.
1. Untuk Melakukan Identifikasi Transaksi
Tujuan pertama ialah untuk mengidentifikasi setiap transaksi yang sudah terjadi.
Ketika membaca contoh jurnal umum, kamu pasti akan mampu menyelidiki setiap transaksi secara detail.
Bukan sekedar mengetahui aktivitas suatu perusahaan. Namun lebih dalam dari itu, bisa melakukan identifikasi.
Informasi detail ini penting untuk diketahui di masa sekarang maupun masa mendatang.
2. Untuk Menentukan Nilai Transaksi
Mari melanjutkan ke tujuan lainnya, yakni menentukan nilai transaksi. Tentu ada nilai yang wajib dituliskan. Kamu dapat mengetahui nilainya secara mudah hanya dengan membaca contoh jurnal umum.
Masalah keuangan memang penting di dalam perusahaan. Adanya arus kas yang keluar atau masuk wajib tercatat dan terpantau. Kamu pasti tahu sendiri jika keuangan punya pengaruh besar terhadap kesuksesan bisnis.
3. Untuk Mencatat Dampak Ekonomi Transaksi
Tujuan yang tidak kalah penting ialah mencatat dampak ekonomi transaksi. Tentu akan ada dampak dari setiap aktivitas perusahaan.
Secara singkat, kamu bahkan bisa tahu apakah perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian dari aktivitas terkait.
Jadi tidak heran kalau mencatat transaksi sangat penting dilakukan. Jika saja rupanya mengalami kerugian, nantinya dapat menghindari hal serupa di lain waktu.
Jika tidak dicatat tentu ada kemungkinan mengulangi kesalahan yang sama bukan?
Ketika belum mempelajari contoh jurnal umum memang rasanya terkesan remeh mengenai pencatatan transaksi ini. Akan tetapi, begitu kamu memulai untuk mencatat, pasti akan memahami beragam tujuannya.
Panduan Membuat Jurnal Umum dalam Bisnis
Membuat jurnal umum bukan perkara sederhana yang dapat dilakukan tanpa berpikir. Selain itu kamu juga perlu mengikuti panduan seperti di bawah ini. Supaya proses dan hasilnya nanti benar.
1. Mempelajari Persamaan Akuntansi
Sebelum memahami contoh jurnal umum, kamu wajib tahu apa itu persamaan akuntansi.
Kalau tidak tahu, bagaimana mungkin bisa mencatat transaksi secara tepat? Apalagi banyak akun dan penempatan debit maupun kredit yang berbeda.
Jadi, pertama-tama pahami dahulu mengenai persamaan akuntansi. Kenali apa saja akunnya dan bagaimana peletakan debit dan kredit. Pahami semuanya baru nanti dapat melakukan pencatatan secara tepat dan cepat.
Halaman:

