25 Contoh Kebutuhan Sekunder, Primer, Tersier & Penjelasannya
Kebutuhan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Namun, kebutuhan primer merupakan kebutuhan yang paling dasar dan harus dipenuhi oleh setiap manusia.
Faktor Adat Istiadat
Adat istiadat juga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan pendamping. Misalnya, perbedaan kepercayaan, suku, dan ras.
Perbedaan adat istiadat yang berbeda akan membuat kebutuhan dari setiap individu maupun kelompok dalam bermasyarakat atau bernegara menjadi berbeda.
Faktor Lingkungan
Lingkungan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan setiap individu. Dimana seseorang tinggal maka kebutuhannya juga akan berbeda. Hal ini juga membuat kebutuhan sekunder bersifat kultural.
Faktor Agama
Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kebutuhan pendamping adalah agama. Seseorang dengan agama yang berbeda memiliki kebutuhan yang berbeda dengan individu agama lain.
Beberapa contoh kebutuhan sekunder yaitu:
- Peralatan rumah tangga. Perabotan untuk diletakkan di dalam rumah, misalnya kursi, meja, lemari, sofa, tempat tidur, rak, lampu, dan peralatan lainnya.
- Handphone. Kegunaan handphone untuk kebutuhan komunikasi serta hiburan. Saat ini banyak orang yang kesulitan tanpa adanya handphone. Selain untuk komunikasi, handphone juga bisa memudahkan seseorang ketika melakukan pekerjaan.
- Internet. Membantu dalam mengakses informasi serta komunikasi.
- Komputer atau laptop. Membantu dalam menyelesaikan pekerjaan maupun tugas serta hiburan. Sehingga, komputer bisa menjadi kebutuhan sekunder pelajar dan pekerja.
- Kendaraan pribadi. Kendaraan memiliki peranan yang penting untuk keperluan untuk mobilitas dan transportasi. Adanya kendaraan akan memudahkan seseorang untuk bepergian, misalnya berangkat ke kantor. Contohnya, sepeda, motor, atau mobil.
- Alat elektronik. Membantu dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti televisi, kipas angin, mesin cuci, kulkas, dan lainnya.
- Olahraga. Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, misalnya sepak bola, lari, fitness, renang, senam, dan lainnya.
- Peralatan makan. Misalnya, piring, sendok, garpu, gelas, dan lainnya.
- Peralatan memasak. Misalnya, kompor, pisau, panci, wajan, spatula, dan lainnya.
- Alat tulis atau peralatan belajar. Misalnya, buku, pulpen, pensil, penghapus, penggaris, dan lainnya.
- Perlengkapan pakaian. Untuk menunjang pakaian utama, misalnya sandal, kaos kaki, topi, jaket, dan pakaian lainnya.
- Peralatan kamar mandi, misalnya ember, sabun, sikat gigi, gayung, handuk, dan lainnya.
- Informasi. Bisa diperoleh dari media surat kabar, media elektronik, maupun akses internet.
- Rekreasi. Manusia memerlukan rekreasi untuk memberikan rasa bahagia dan senang. Rekreasi juga dapat menghilangkan rasa jenuh dan lelah dari aktivitas sehari-hari. Misalnya, rekreasi ke taman, pantai, waterpark, dan sebagainya.
3. Contoh Kebutuhan Tersier
Tujuan dari pemenuhan kebutuhan tersier adalah untuk pemuasan diri, kemewahan, dan menaikkan status sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketika seseorang dengan penghasilan tinggi memutuskan untuk membeli perhiasan sampai mobil mewah, tujuannya adalah meningkatkan status dalam masyarakat supaya tidak dianggap sebagai masyarakat strata bawah.
Oleh karena itu, tidak semua orang bisa memenuhi kebutuhan terhadap barang mewah atau kebutuhan tersier. Barang-barang mewah tersebut dibeli setelah kebutuhan primer dan sekundernya terpenuhi. Beberapa contoh kebutuhan tersier dalam kehidupan, yaitu:
- Perhiasan. Perhiasan tidak mempengaruhi kehidupan secara langsung, kepemilikan perhiasan memiliki tujuan adalah untuk meningkatkan status sosial, misalnya kalung berlian, cincin emas, gelang mutiara, dan lainnya.
- Rumah mewah. Rumah merupakan kebutuhan primer bagi manusia yang berfungsi sebagai tempat untuk bernaung. Namun, rumah juga bisa dinilai sebagai barang tersier apabila bangunannya mewah. Misalnya,rumah dengan kolam renang, villa, apartemen, dan lainnya.
- Aksesoris dan barang antik mahal. Misalnya, vas bunga, jam tangan, lukisan, guci, dan lainnya.
- Pakaian branded. Pakaian merk terkenal dengan harga yang mahal.
- Kendaraan mewah. Kendaraan adalah kebutuhan sekunder. Berbeda dengan kendaraan mewah yang merupakan kebutuhan tersier dan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kelangsungan hidup . Misalnya, mobil sport, kapal pesiar, jet pribadi, dan lainnya.
Apabila sebelumnya dijelaskan bahwa kendaraan pribadi merupakan barang sekunder, tetapi kendaraan juga bisa menjadi barang tersier untuk siswa. Dalam hal ini aktivitas yang dilakukan siswa tidak terlalu membutuhkan kendaraan pribadi.
Kendaraan menjadi suatu kebutuhan yang sifatnya tidak begitu mendesak. Oleh karena itu, dalam keadaan seperti ini kendaraan pribadi bisa menjadi kebutuhan tersier untuk siswa.
Semakin tinggi tingkat perekonomian seseorang, biasanya kebutuhannya juga semakin banyak dan mewah. Kebutuhan primer yang wajib untuk dipenuhi diikuti dengan kebutuhan sekunder jika seseorang mampu sudah bisa membuat kehidupan seseorang lebih baik.
Halaman:

