Advertisement
Source : Canva.com/@GaraktaStudio

Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif beserta Cara Membuatnya yang Benar

Penelitian kuantitatif mengutamakan angka dan data sehingga hasil penelitian akan menjadi lebih objektif. Sebelum melakukan penelitian kuantitatif, kamu perlu membuat kerangka berpikir. Simak contohnya di sini!

26 Maret 2024 Citra

Pengertian Penelitian Kuantitatif

Tadi kita sudah membahas beberapa pengertian kerangka berpikir menurut para ahli.

Kali ini kita pelajari juga pengertian penelitian kuantitatif yu sebelum melihat contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif.

Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian ilmiah yang menggunakan data berupa angka atau kuantitas untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menarik kesimpulan tentang suatu fenomena.

Pendekatan ini bertujuan untuk mengukur fenomena dengan cara yang dapat diukur secara objektif dan menghasilkan data yang dapat dianalisis statistik.

Metode ini sering digunakan dalam bidang-bidang seperti ilmu sosial, ekonomi, psikologi, dan ilmu-ilmu lainnya di mana fenomena dapat diukur dalam bentuk angka atau variabel numerik.

Penelitian kuantitatif memungkinkan peneliti untuk menyelidiki hubungan sebab-akibat antara variabel, mengidentifikasi pola-pola atau tren dalam data, dan membuat generalisasi tentang populasi yang luas.

Kerangka Penelitian Ada Apa Saja?

Tidak lengkap rasanya jika menengok contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif, tanpa kita ketahui lebih dulu berbagai jenis kerangka penelitian.

Berikut adalah beberapa jenis kerangka penelitian yang umum digunakan:

1. Kerangka Konseptual

Kerangka konseptual merupakan struktur teoretis yang digunakan untuk menggambarkan dan menjelaskan hubungan antar variabel yang dipilih dalam penelitian.

Kerangka ini dibangun berdasarkan teori dan literatur yang relevan untuk mengkonseptualisasikan masalah penelitian.

Tujuannya adalah untuk menggambarkan secara logis bagaimana variabel-variabel individu dalam studi berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.

2. Kerangka Teoritis

Kerangka teoritis mengacu pada penggunaan teori-teori yang sudah ada untuk memberikan dasar pada penelitian.

Teori-teori ini digunakan untuk membangun fondasi penelitian, menjelaskan fenomena, dan memprediksi hubungan antar variabel.

Kerangka teoritis menunjukkan bagaimana penelitian ini berkontribusi pada pengetahuan teoritis yang sudah ada, dan bagaimana teori yang ada mendukung atau menjelaskan fenomena yang diteliti.

Contoh Judul Penelitian Sosial di Sekolah, Lingkungan Masyarakat, dan dalam Kehidupan Sehari-hari

3. Kerangka Konseptual-Empiris

Kerangka konseptual-empiris merupakan gabungan antara teori dan observasi empiris.

Dalam kerangka ini, peneliti menggunakan teori yang ada dan menghubungkannya dengan data yang telah dikumpulkan untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena.

Hal ini membantu dalam menguji teori yang ada juga dalam mengembangkan teori baru berdasarkan pengamatan empiris.

Halaman:

Advertisement