Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif beserta Cara Membuatnya yang Benar
Penelitian kuantitatif mengutamakan angka dan data sehingga hasil penelitian akan menjadi lebih objektif. Sebelum melakukan penelitian kuantitatif, kamu perlu membuat kerangka berpikir. Simak contohnya di sini!
3. Hubungan Antara Variabel-variabel
Tentukan hubungan antara variabel-variabel yang telah kamu identifikasi.
Apakah kamu mengharapkan ada hubungan sebab-akibat di antara mereka, ataukah kamu hanya mengharapkan adanya hubungan korelasional?
4. Buat Hipotesis
Berdasarkan hubungan antara variabel-variabel yang telah kamu tentukan, buatlah hipotesis penelitian.
Hipotesis haruslah pernyataan yang dapat diuji secara empiris dan menggambarkan hubungan yang diharapkan antara variabel-variabel.
5. Kembangkan Model Konseptual
Gunakan informasi dari langkah-langkah sebelumnya untuk mengembangkan model konseptual atau diagram yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel dalam penelitianmu.
Model ini membantumu memvisualisasikan hubungan yang diusulkan dan dapat menjadi panduan selama proses penelitian.
6. Lakukan Pemeriksaan Literatur
Pastikan untuk memeriksa literatur yang relevan dengan penelitianmu untuk memastikan bahwa kerangka berpikirmu didasarkan pada teori-teori yang ada dan penelitian sebelumnya yang relevan.
7. Validasi dan Revisi
Setelah kamu menyusun kerangka berpikir awal, lakukan validasi dengan berkonsultasi dengan rekan sejawat atau pakar dalam bidang tersebut.
Terima masukan dan kritik mereka, dan revisi kerangka berpikirmu sesuai dengan umpan balik yang kamu terima.
8. Implementasikan dalam Desain Penelitian
Setelah kamu memiliki kerangka berpikir, gunakan sebagai dasar untuk merancang desain penelitianmu, termasuk pemilihan instrumen pengukuran, teknik sampling, dan metode analisis data.
Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif
Berikut tiga contoh kerangka berpikir penelitian kuantitatif diberbagai bidang penelitian yang bisa kamu jadikan referensi:
Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif Bagian 1
Judul: Pengaruh Pola Makan terhadap Risiko Penyakit Jantung
Penyakit jantung adalah sebab kematian yang paling mematikan dan sering dialami oleh manusia. Pola makan dianggap memiliki pengaruh yang signifikan terhadap risiko penyakit jantung.
Masalahnya tidak semua orang memiliki pola makan yang sehat dan baik bagi kesehatan jantung.
Penelitian ini akan melakukan studi observasional untuk mengumpulkan data mengenai jenis pola makan dan prevalensi penyakit jantung.
Penelitian ini kemudian akan menganalisis hubungan antara keduanya menggunakan teknik statistik.
Temuan ini dapat digunakan untuk merancang intervensi nutrisi yang efektif untuk mencegah penyakit jantung.
Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kuantitatif Bagian 2
Judul: Dampak Kebijakan Pendidikan Inklusif terhadap Hasil Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus
Pendidikan inklusif bertujuan untuk mengintegrasikan siswa berkebutuhan khusus dalam sistem pendidikan mainstream, namun masalahnya masih ada perdebatan mengenai efektivitasnya.
Melalui penelitian kuantitatif, peneliti akan mengukur dan membandingkan hasil belajar siswa berkebutuhan khusus di lingkungan inklusif dan non-inklusif.
Penelitian tersebut akan menggunakan alat ukur seperti nilai akademik dan keterampilan sosial. Data yang diperoleh akan membantu evaluasi efektivitas pendidikan inklusif.

