Advertisement
Source : https://www.pexels.com/@maumascaro/

Contoh Konflik Antar Kelas Sosial di Masyarakat dan Cara Penyelesaiannya

Pastinya kamu sudah pernah mendengar tentang konflik antar kelas sosial. Berikut ini adalah penjelasan dan contohnya.

22 November 2022 Fajar Laksana

Berikut ini contoh konflik antar kelas sosial yang ada di Indonesia dan juga cara mengatasinya. 

Untuk memahami konflik antar kelas sosial kamu perlu tahu dahulu pengertian kelas sosial di dalam suatu masyarakat.

Sederhananya, kelas sosial ini merupakan golongan dari masyarakat yang memiliki status tertentu atau sejumlah kekayaan.  

12 Contoh Konflik Terbuka dan Tertutup di Lingkungan Sosial Masyarakat

Deskripsi Singkat Kelas Sosial 

Suatu materi yang berbentuk kekayaan menjadi salah satu tolak ukur dari kelas sosial. Tolak ukur kelas sosial yang lainnya adalah status sosial misalnya berasal dari keturunan bangsawan.

Bisa juga status politik seperti misalnya berasal dari keluarga pemegang kekuasaan dari suatu wilayah tertentu. 

Dikutip dari buku Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok tahun 1982, Mulyanto Sumardi dan Hans-Dieter Evers membagi kelas sosial ini menjadi tiga jenis.

Kelas-kelas ini terdiri dari kelas atas atau upper class, kelas menengah atau middle class, dan juga kelas bawah atau lower class. Seperti contoh konflik antar kelas sosial. 

Teoritikus lain seperti Karl Marx membagi kelas sosial ini menjadi dua yakni kelas borjuis atau kelas pemilik modal dan kelas proletar atau golongan buruh.

Segala pertentangan yang terjadi diantara kelas-kelas sosial ini kemudian dikenal sebagai konflik sosial antar kelas. 

Pembagian dari kelas sosial ini diwujudkan dalam lapisan kelas yang bertingkat atau hierarkis.

Pada umumnya, suatu kelompok yang memiliki kedudukan lebih tinggi di dalam kelas sosial memiliki kesempatan yang lebih mudah untuk mengakses Kekuasaan dan juga sumber daya dalam suatu masyarakat tersebut. 

Pengertian Konflik Antar Kelas Sosial 

Berikut ini beberapa penjelasan pengertian konflik dari beberapa ahli, antara lain: 

  • Taquiri dan Davis. Menurut mereka konflik adalah warisan kehidupan sosial yang dapat terjadi dari berbagai keadaan dimana disebabkan karena adanya kebangkitan keadaan ketidaksepakatan, pertentangan, dan kontroversi di antara dua pihak atau lebih, serta terjadi secara terus-menerus atau berkelanjutan. 
  • Lewi A. Coser. Menurutnya konflik adalah perjuangan tuntutan atau nilai diatas status. Konflik ini tidak dapat terpisahkan dari masyarakat dan akan selalu ada. Bila ada masyarakat maka akan muncul konflik. 
  • Soerjono Soekanto. Konflik ini merupakan suatu keadaan pertentangan antara dua pihak yang saling berusaha untuk memenuhi tujuan dengan cara menentang pihak yang lainnya atau pihak lawan. 

Halaman:

Advertisement