Contoh Konflik Antar Kelas Sosial di Masyarakat dan Cara Penyelesaiannya
Pastinya kamu sudah pernah mendengar tentang konflik antar kelas sosial. Berikut ini adalah penjelasan dan contohnya.
Dalam buku yang berjudul Sosiologi: Suatu Pengantar tahun 2014, Soerjono Soekanto mengatakan bahwa pengertian beserta contoh konflik sosial antar kelas merupakan konflik yang muncul karena adanya perbedaan kepentingan antara kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat.
Kepentingan ini bisa berupa kepentingan martabat, ekonomi, kekuasaan, politik, dan lain sebagainya.
Ketika hadir suatu ketimpangan dan juga ketidakpuasan dari salah satu pihak atas pihak lain hal ini riskan menjadi pemantik munculnya konflik sosial antar kelas. Seperti contoh konflik antar kelas sosial.
Macam-macam Konflik
Konflik ini sendiri memiliki jenis yang bermacam-macam, berikut ini jenis-jenis konflik:
1. Konflik antar Kelas Sosial
Konflik yang dapat dikenali dengan konflik vertikal ini adalah konflik yang dapat terjadi karena adanya benturan kebutuhan dan kepentingan antara dua kelas yang berbeda.
Contohnya yaitu demo buruh yang meminta kenaikan upah kepada perusahaan tempat mereka bekerja.
2. Konflik Individual
Konflik yang terjadi karena adanya benturan dua kepentingan dari dua individu yang berbeda.
Hal ini bisa terjadi karena setiap orang memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Contohnya seperti seorang anak yang berebut mainan dengan kakaknya.
3. Konflik antar Kelompok Sosial
Konflik ini bisa juga dikenal sebagai konflik horizontal, dimana konflik ini dapat terjadi karena adanya benturan dua kepentingan dari dua kelompok sosial yang berbeda. Contohnya kasus bentrok di Lampung pada tahun 2012.
4. Konflik Rasial
Konflik ini dapat terjadi karena adanya benturan dari dua ras yang berbeda mengenai suatu isu.
Pemicu konflik ini karena ada timpangnya kondisi sosial ekonomi yang berdampak ke ketimpangan sosial di masyarakat. Contohnya seperti kasus Timor Timur, DOM Aceh, dan Malari.
5. Konflik Politik
Konflik yang dapat muncul karena adanya kepentingan untuk meraih suatu kekuasaan dengan cara menumbangkan kekuasaan pemerintahan sebelumnya. Contohnya seperti tumbangnya Orde Lama dan diganti oleh Orde Baru.
6. Konflik Internasional
Konflik yang terakhir ini dapat terjadi karena adanya benturan antar Negara yang memiliki kaitan kepentingan masing-masing Negaranya. Contohnya adalah Sengketa Selat Ambalat antara Malaysia dan Indonesia.
Halaman:

