22 Contoh Konflik Nasional di Indonesia Terbaru dan Penjelasannya
Pada umumnya, konflik yang terjadi diawali dengan adanya perbedaan pendapat, baik antara dua pihak atau lebih.
Konflik yang terjadi di Indonesia juga disebut dengan konflik nasional.
Konflik ini seringkali disebabkan oleh masalah intern dari pihak yang berkaitan.
Selain itu, juga bisa disebabkan oleh adanya masalah ekstern yang berasal dari pihak luar. Simak beberapa contoh konflik nasional di bawah ini. 📖✨
Daftar Isi
- Inilah 22 Contoh Konflik Nasional di Indonesia Terbaru
- 1. Konflik Penolakan Revisi UU KPK dan KUHP
- 2. Konflik Penolakan RUU Omnibus Law
- 3. Konflik 2 Desember (2 1 2)
- 4. Konflik KKB di Papua
- 5. Konflik Naturalisasi Sungai Ciliwung
- 6. Konflik Sosial di Aceh
- 7. Konflik Buruh PT. AFI
- 8. Konflik di Jawa Tengah
- 9. Konflik di Mesuji
- 10. Konflik di Jawa Barat
- 11. Konflik PSSI
- 12. Konflik di Lampung
- 13. Konflik di Sampit
- 14. Konflik Diskriminasi Sosial di Yogyakarta
- 15. Konflik Wamena Papua
- 16. Konflik Mareje
- 17. Konflik Haruku
- 18. Konflik Pangan di NTT
- 19. Konflik Tambang di Halmahera
- 20. Konflik Wadas, Purworejo
- 21. Konflik Papua Tengah (Intan Jaya dan Puncak Jaya)
- 22. Konflik Agraria di Karawang
Inilah 22 Contoh Konflik Nasional di Indonesia Terbaru

Umumnya, konflik akan terjadi di Indonesia akibat perbedaan yang ada di dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari perbedaan budaya, fisik, kepentingan, nilai, kebutuhan, emosi, serta pola-pola perilaku antar individu maupun kelompok yang ada pada masyarakat.
Beragam perbedaan tersebut bisa memuncak sehingga menjadi sebuah konflik sosial. Saat sistem sosial masyarakatnya tidak bisa mengakomodasi perbedaan yang ada dalam masyarakat tersebut.
Munculnya konflik memang tidak bisa dihindari dari dinamika kehidupan sosial saat ini.
Dalam teori konflik tersebut, kondisi masyarakat yang sifatnya plural memang akan menyebabkan ketidakseimbangan distribusi kekuasaan atau authority.
Sehingga, akan selalu ada kelompok sosial yang saling berkompetisi agar bisa merebut pengaruh yang ada dalam lingkungan suatu masyarakat.
Dari adanya persaingan tersebut, kemudian akan muncul kelompok yang merasa berkuasa atas kelompok yang lain. Kelompok yang merasa paling berkuasa tersebut merupakan kelompok elit.
Nantinya bisa membuat sebuah peraturan yang bersifat mementingkan kelompoknya sendiri.
Peraturan yang dibuat oleh kelompok yang berkuasa tersebut seringkali berupa hukum yang bersifat mengikat kelompok sosial lainnya agar tetap patuh.
Persaingan yang terjadi di antara kedua atau lebih kelompok tersebut nantinya bisa mengakibatkan terjadinya konflik sosial di dalam masyarakat.
Tentu saja, peristiwa konflik di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor.
Terdapat berbagai contoh konflik nasional yang terjadi di Indonesia, mulai dari skala kecil atau antar individu hingga mencapai skala besar atau antar golongan.
Berikut ini adalah beberapa konflik nasional yang terjadi di Indonesia.
1. Konflik Penolakan Revisi UU KPK dan KUHP
DPR sebelumnya telah membuat rancangan undang-undang namun terkesan melemahkan kinerja KPK. Selain itu, ada juga pasal yang tidak disebutkan.
Sebab, pasal tersebut terlalu mengatur urusan yang sudah diatur oleh norma-norma yang ada pada masyarakat.
Oleh karena itu, beberapa mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan pendapatnya akan kejanggalan revisi UU KPK oleh DPR.
2. Konflik Penolakan RUU Omnibus Law
RUU Omnibus Law atau undang-undang cipta kerja termasuk salah satu hal yang cukup kontroversi. Kebijakan tersebut dinilai merugikan pihak pekerja dan karyawan.
Hal tersebut menyebabkan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) melakukan penolakan terhadap RUU Omnibus Law.
3. Konflik 2 Desember (2 1 2)
Konflik yang terjadi pada 2 Desember 2016 yang lebih dikenal sebagai Aksi 212, bahkan turut diikuti oleh sejumlah tokoh agama dan banyak massa.
Terjadinya konflik ini untuk menuntut Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dikenal Ahok terhadap pidatonya waktu lalu yang dianggap menistakan agama.
4. Konflik KKB di Papua
Contoh konflik Nasional di Indonesia lainnya yakni konflik KKB di Papua. Tidak bisa dipungkiri bahwa tanah Papua termasuk salah satu tempat yang indah.
Namun, terjadi insiden penembakan di Papua oleh sejumlah kelompok kriminal bersenjata terhadap karyawan PT. Freeport Indonesia.
5. Konflik Naturalisasi Sungai Ciliwung
Provinsi DKI Jakarta adalah kawasan yang rawan mengalami banjir. Bahkan, tiap musim penghujan beberapa daerah yang tergenang air cukup tinggi, terlebih daerah pinggiran sungai.
Oleh karena itu, salah satu solusi yang dilakukan dengan menjalankan program naturalisasi atau pelebaran sungai ciliwung agar bisa mengatasi banjir di daerah tersebut.
Namun, program tersebut mendapat protes keras dari sejumlah warga pinggiran sungai. Hal ini karena akan melakukan penggusuran lahan untuk merealisasikan program tersebut.
6. Konflik Sosial di Aceh
Aceh adalah salah satu provinsi di Indonesia yang mendukung cadangan sumber daya alam yang melimpah, khususnya yakni minyak.
Hal tersebut memicu keinginan dari beberapa masyarakat Aceh untuk memisahkan diri dari Indonesia dan mendirikan negara merdeka.
7. Konflik Buruh PT. AFI
Sejumlah karyawan melakukan aksi demonstrasi terhadap PT. Alpen Food Indonesia atau yang masyarakat kenal dengan produknya “Aice”.
Hal ini karena para karyawan merasa mendapatkan perlakuan tidak adil dan semena-mena oleh PT AFI. Mulai dari penurunan upah, shift malam, kontaminasi lingkungan, hingga pemutusan hubungan kerja.
Halaman:


