Advertisement
Source : canva.com/truecreatives

50 Contoh Konjungsi Penegasan beserta Fungsi dan Ciri-Cirinya Lengkap

Konjungsi seperti bahkan, apalagi, dan yaitu termasuk konjungsi penegasan. Kenali ciri-ciri dan fungsinya lewat 50 contoh kalimat berikut.

20 Juli 2026 Nadia Kamila

3. Memberikan penjelasan atau perincian

Kata yaitu, yakni, dan misalnya digunakan untuk merinci atau mencontohkan hal yang sudah disebutkan secara umum sebelumnya.

4. Menunjukkan penguatan bertahap

Beberapa konjungsi penegasan dipakai untuk menyusun informasi secara berjenjang, dari yang sifatnya biasa menuju yang lebih ekstrem atau signifikan.

Jenis-Jenis Kata Konjungsi Penegasan

Berdasarkan fungsinya, kata-kata konjungsi penegasan bisa dikelompokkan sebagai berikut:

  • Penegasan kuat: bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun
  • Perincian atau penjelasan: yaitu, yakni, misalnya, umpama
  • Penyimpulan atau ringkasan: ringkasnya, akhirnya, singkatnya

Semua kata di atas memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu menegaskan atau meringkas, namun konteks penggunaannya berbeda-beda tergantung jenis kalimat yang ingin disusun.

Perbedaan Konjungsi Penegasan dengan Jenis Konjungsi Lain

Banyak orang yang tertukar mengenai penempatan konjungsi penegasan jenis konjungsi lain karena sama-sama dapat muncul di awal maupun di tengah kalimat. Padahal, masing-masing konjungsi memiliki fungsi yang berbeda, contohnya:

1. Konjungsi Penegasan

Konjungsi penegasan digunakan untuk memperkuat, menegaskan, atau merangkum informasi yang telah disampaikan sebelumnya. Contoh konjungsi penegasan antara lain bahkan, apalagi, yaitu, dan ringkasnya.

2. Konjungsi Penerang

Konjungsi penerang berfungsi menjelaskan atau memberikan keterangan lebih lanjut terhadap suatu informasi. Kata yang sering digunakan adalah ialah dan yaitu ketika berperan sebagai penjelas atau definisi.

3. Konjungsi Konsesif

Konjungsi konsesif digunakan untuk menyatakan pertentangan antara dua keadaan, tetapi hasil atau peristiwa tetap terjadi. Contohnya adalah meskipun, biarpun, dan walaupun.

Perbedaan utama ketiga jenis konjungsi tersebut terletak pada fungsinya. Konjungsi penegasan bertujuan memperkuat atau menegaskan makna suatu pernyataan, konjungsi penerang berfungsi memberikan penjelasan atau definisi, sedangkan konjungsi konsesif menunjukkan adanya kondisi yang bertentangan, tetapi tidak menghalangi terjadinya suatu peristiwa.

Kesimpulan

Konjungsi penegasan merupakan salah satu jenis konjungsi yang berperan penting untuk memperkuat, merinci, atau meringkas pernyataan dalam sebuah kalimat maupun paragraf. 

Dengan memahami ciri-ciri, fungsi, dan jenis katanya, penulisan kalimat akan menjadi lebih runtut, jelas, dan mudah dipahami pembaca. 

Semoga 50 contoh konjungsi penegasan di artikel ini bisa kamu jadikan referensi untuk berlatih menyusun kalimat dengan konjungsi penegasan secara tepat sesuai konteksnya.

Referensi:


Halaman:

Advertisement