9 Contoh Konjungsi Urutan dalam Kalimat Beserta Ciri-cirinya Lengkap
Konjungsi urutan adalah konjungsi yang menjelaskan tentang urutan suatu kejadian atau kronologi kejadian. Baca uraian lengkapnya di sini.
9. Pada Akhirnya
Contoh konjungsi urutan adalah “pada akhirnya” yang menjelaskan akhir dari sebuah kejadian atau peristiwa.
Kalimat yang satu ini menunjukkan bahwa kalimat tersebut terjadi karena kalimat yang lain. Mirip dengan sebab dan akibat.
Klausa muncul di awal kalimat setelah seluruh kalimat diakhiri dengan titik. Misalnya, Pada akhirnya, kenyataan akan menemukan jalannya. Namun, pada akhirnya, dia kembali ke kota untuk ibunya.
Contoh tersebut menjelaskan sebuah peristiwa menggunakan kata hubung “pada akhirnya” yang menjelaskan mengenai akhir sebuah peristiwa.
Untuk menjelaskan sebab atau akibat dari sebuah peristiwa atau kronologi dengan lebih jelas sesuai dengan waktu.
Ciri-ciri Konjungsi Urutan
Sebelum mengetahui contoh konjungsi urutan, ada baiknya Anda mempelajari ciri-ciri konjungsi urutan agar tidak salah lagi.
Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa ciri-ciri yang menandakan sebuah kalimat yang mengandung konjungsi kronologis atau urutan.
1. Menyatukan Klausa
Konjungsi ini hanya terjadi pada kalimat dengan dua klausa lengkap. Konjungsi dapat berada di tengah kalimat setelah tanda baca atau di awal kalimat.
Sehingga makna antar kalimat akan lebih jelas sesuai dengan waktu kejadiannya, sehingga kalimat lebih tersusun.
Jenis konjungsi urutan ini cukup banyak ditemukan pada kalimat yang menyatakan tentang urutan peristiwa sesuai dengan fungsinya.
Yaitu sebagai kata yang menyatukan kalimat itu sendiri, dan biasanya ditandai dengan kalimat tertentu.
2. Klausanya Utuh
Contoh konjungsi urutan biasanya menggunakan klausa yang utuh pada setiap kalimat yang mengandung konjungsi urutan.
Contoh klausa konjungsi kronologis memiliki sifat yang unik, yaitu klausa tersebut memiliki bentuk yang sempurna, sehingga mudah untuk dimengerti.
Bentuk kalimat ini bisa memiliki kronologi yang sama atau berbeda dengan kalimat lainnya, fungsi konjungsi menjelaskan kalimat.
Dengan Adanya konjungsi urutan sebagai kata penghubung akan membuat kalimat tersebut jauh lebih utuh bentuknya.
3. Memiliki Banyak Bentuk
Meski klausanya utuh, bentuk klausanya sangat bebas, kalimat dapat mengandung sebab dan akibat.
Yaitu waktu yang menjelaskan suatu peristiwa dengan menempatkan informasi yang menjadi informasi tambahan di antara kalimat.
Biasanya akan diikuti oleh waktu yang menerangkan terjadinya suatu peristiwa atau kejadian, dan menggunakan keterangan tempat.
Konjungsi urutan ini akan menjelaskan urutan kejadian beserta waktu dan tempat kejadian dalam sebuah kalimat utuh.
4. Menggunakan Koma
Contoh konjungsi urutan biasanya akan menggunakan tanda koma pada kalimatnya untuk menjelaskan sebuah kejadian.
Jika konjungsi kronologis berada di tengah, kalimat harus diapit koma dan ditempatkan sebelum kalimat lain yang menjelaskan konjungsi urutan.
Sementara itu untuk contoh konjungsi urutan yang diletakan di depan tidak perlu menggunakan tanda koma di dalam kalimat tersebut.
Jadi penggunaan tanda koma pada konjungsi urutan hanya ketika konjungsi urutan berada di tengah kalimat saja.
Halaman:


