Contoh Makna Kias yang Terdapat dalam Teks Cerita Novel Sejarah

Apakah kamu pernah membaca terkait dengan penggunaan makna kias dalam teks bahasa Indonesia? Simak penjelasan dan contoh makna kias yang terdapat dalam teks cerita novel sejarah yang ada di bawah ini.

25 Agustus 2024 Fatma

Contoh peribahasa yaitu bertepuk sebelah tangan yang artinya hanya ada pada satu pihak saja.

Contoh Makna Kias dalam Teks Cerita Novel Sejarah

Berikut ini merupakan beberapa contoh makna kias yang terdapat dalam teks cerita novel sejarah diantaranya:

  1. Di antara pada Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ada Ibu Ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang dapat berpikir dengan begitu tenang. (Terpukul hatinya memiliki makna sangat sedih)
  2. Mampukah Cakradana menjadi tulang punggung untuk mendampingi istrinya dalam menyelenggarakan pemerintahan? (Tulang punggung  memiliki makna sebagai sandaran atau sumber kekuatan)
  3. Di sebelahnya, Gajah Mada tiba-tiba membeku. (Membeku memiliki makna sedang diam saja)
  4. Ia tahu dengan benar bahwa Tholib Sungkar Az-Zubaid adalah kucing hitam di waktu malam dan burung merak di siang hari. (Kucing hitam di waktu malam dan burung merak di siang hari memiliki makna bahwa orang yang menakutkan secara fisik tetapi memiliki hati yang baik)
  5. Setidaknya kini peluru sudah tidak lagi menghujani diriku. (Menghujani memiliki makna yaitu terkena dengan bertubi-tubi)
  6. Ada ratusan korban jiwa yang berguguran hanya untuk dapat menumpas beberapa orang Londo. (Berguguran memiliki makna yaitu tewas, meninggal dunia, maupun juga terbunuh)
  7. Namun karena Ronggo Lawe yang pernah menjadi tulang punggungnya saat waktu beliau masih berjuang dahulu. (Tulang punggung memiliki makna yaitu menjadi penopang ekonomi)

Contoh Kutipan Makna Kias dalam Teks Cerita Novel Sejarah

Masih ada beberapa contoh makna kias yang terdapat dalam teks cerita novel sejarah lainnya yang perlu untuk kamu ketahui.

Berikut ini merupakan beberapa kutipan dari contoh makna kias yang terdapat dalam teks cerita novel sejarah diantaranya:

  1. Bau kemenyan menyebar dan menyapa hidup siapapun tanpa adanya kecuali.
  2. Majapahit memang dapat berada di dalam kekuasaannya dan kekuasaan mana yang merupakan lebih tinggi dibandingkan dengan kekuasaan oleh seorang raja.
  3. Dalam hati kecilnya yang merupakan bayangan Sang Adipati  yang jelas memberanikan istrinya, antara sebentar mengawang dan mengancam untuk hendak merobek-robek hatinya.

Penutup

Nah, itu tadi merupakan beberapa contoh makna kias yang terdapat dalam teks cerita novel sejarah yang bisa kamu pahami dengan lebih baik.

Dalam pembahasan mengenai contoh yang ada di atas, sudah lengkap pula dengan pengertian hingga apa saja tata bahasa yang biasa digunakan dalam teks cerita novel sejarah itu sendiri.

Tidak hanya hadir dengan makna kias, tetapi masih ada banyak hal seputar teks cerita novel sejarah yang perlu untuk kamu ketahui.

Kamu dapat membaca dan mempelajari seputar teks cerita novel sejarah hingga contohnya yang lengkap dan terbaru hanya ada di situs blog Mamikos.

Close