19 Contoh Organisasi Internasional yang Diikuti Indonesia Beserta Penjelasannya
Apakah kamu tahu bahwa Indonesia mengikuti berbagai organisasi internasional? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
16. United Nations Industrial Development Organization (UNIDO)

Dibentuk pada 17 November 1966, UNIDO adalah lembaga PBB yang berfokus pada isu-industri dan pengembangan ekonomi.
UNIDO bekerja untuk meningkatkan keberlanjutan ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang.
Pada tahun 1967, Indonesia menjadi anggota UNIDO. Melalui keterlibatannya dengan UNIDO, Indonesia menerima dukungan dalam bentuk berbagai proyek kerjasama teknis.
Fokus utamanya melibatkan peningkatan kemampuan teknologi industri, perbaikan kualitas lingkungan, upaya pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
17. World Intellectual Property Organization (WIPO)

Indonesia bergabung dengan salah satu contoh organisasi internasional ini di tahun 1979.
Bahkan sejak 2017, Indonesia menjadi koordinator negara-negara Asia Pasipik di seliruh komite WIPO.
WIPO adalah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berfokus pada perlindungan dan pengelolaan hak kekayaan intelektual (HKI) di tingkat global yang dibentuk di tahun 1967.
Anggota WIPO melibatkan negara-negara yang bersedia untuk bekerja sama dalam pengembangan dan penerapan sistem HKI.
Pada Januari 2022, WIPO memiliki 193 negara anggota.
18. International Labour Organization (ILO)

ILO adalah sebuah lembaga PBB yang berfokus pada isu ketenagakerjaan dan norma-norma buruh.
Tujuannya adalah mempromosikan pekerjaan yang layak, hak-hak pekerja, dan perlindungan sosial.
Indonesia bergabung dengan ILO tahun 1950 dan telah berperan aktif sebagai anggota deputi Dewan Pengurus ILO pada periode 2011-2014, 2014-2017, dan 2017-2021.
Sebagai anggota tetap Dewan Pengurus ILO periode 2021-2024, Indonesia memiliki hak suara dalam pemilihan Direktur Jenderal ILO untuk periode 2022-2027.
19. Codex Alimentarius (Codex)

Codex adalah komisi internasional yang dibentuk oleh FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian) dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia).
Fokusnya adalah mengembangkan standar pangan internasional dan pedoman untuk memastikan keamanan dan kualitas pangan.
Anggota Codex melibatkan negara-negara yang aktif dalam perdagangan internasional dan berkepentingan dalam memastikan keamanan pangan global.
Pada Januari 2022 terdapat 188 negara anggota, termasuk Indonesia yang bergabung di 1971, dan satu anggota organisasi yakni Uni Eropa.
Penutup
Itulah tadi beberapa contoh organisasi internasional yang juga diikuti oleh Indonesia sebagai negara yang mendukung hubungan internasional.
Perlu diingat bahwa anggota dari contoh-contoh organisasi internasional di atas bisa saja terus berubah, sesuai dengan keputusan negara masing-masing.


