28 Contoh Penggunaan Konjungsi Penjelasan dalam Kalimat beserta Fungsi dan Ciri-Cirinya
Simak contoh penggunaan konjungsi penjelasan dalam kalimat beserta fungsi, ciri-ciri, dan jenisnya agar lebih mudah memahami bahasa Indonesia.
4. Menjawab pertanyaan “apa”
Klausa yang dimulai dengan konjungsi penjelas selalu menjawab isi informasi yang ditanyakan oleh predikat pada bagian induk kalimat.
5. Posisi berada di tengah kalimat
Posisi konjungsi penjelasan biasanya ditulis setelah klausa induk karena fungsinya menyambungkan induk kalimat dengan bagian penjelas.
6. Tidak mengubah struktur subjek-predikat klausa utama
Adanya konjungsi penjelas tidak mengubah struktur subjek dan predikat dari klausa utama karena hanya menjembatani penjelasan tambahan.
Contoh Penggunaan Konjungsi Penjelasan dalam Kalimat
Kini saatnya kamu menerapkan konsep penggunaan konjungsi penjelas pada kalimat. Simak penjelasan setiap kalimatnya satu per satu berdasarkan kata yang digunakan:
1. Kata “Bahwa” (Konjungsi Penjelas Utama)
Kata “bahwa” merupakan konjungsi penjelasan yang paling sering digunakan, terutama untuk menyampaikan kutipan tidak langsung atau menegaskan fakta. Contoh:
- Pak guru menjelaskan bahwa materi yang diujikan saat PAS akan dibagikan melalui website sekolah.
- Ayah mengatakan bahwa beliau akan bertugas di luar kota minggu depan.
- Kita perlu menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukanlah tugas pemerintah saja.
- Komite sekolah mengumumkan berita bahwa akan ada kenaikan biaya SPP mulai semester depan.
- Dokter menyampaikan bahwa pasien yang berada di kamar nomor 7 tidak boleh diganggu pasca operasi.
2. Kata “Yaitu” dan “Yakni” (Konjungsi Penjelas Rincian)
Penggunaan kata “yaitu” dan “yakni” merupakan konjungsi apositif yang dipakai untuk merinci objek atau memberi contoh pernyataan sebelumnya. Namun, penggunaan kata ini wajib didahului tanda koma. Contoh:
- Ada tiga warna primer yang perlu kamu ketahui, yaitu merah, kuning, dan biru.
- Penyebab tanah longsor di Desa Haruarumbe sudah diketahui, yaitu penebangan pohon secara liar di bagian pegunungan.
- Kakakku memiliki satu kegemaran yang jarang diketahui orang, yaitu mengoleksi pulpen bekas yang bentuknya unik.
- Perusahaan itu membuka dua macam lowongan pekerjaan, yaitu marketing dan logistik.
- Ada alasan kuat di balik keputusan ayah untuk menyekolahkanku di luar negeri, yaitu kondisi tanah air yang tidak baik-baik saja.
- Masjid yang baru dibangun itu punya dua program unggulan untuk jamaah, yakni tadarus setelah maghrib dan shalat dhuha berjamaah.
- Ada satu hal yang perlu diperbaiki agar hubungan ini tetap terjaga, yakni kepercayaan satu sama lain.
- Kawasan wisata yang baru dibangun tersebut dikenal karena jumlah wahananya, yakni belasan komedi putar dan ratusan ayunan.
- Pertemuan itu membahas tiga agenda utama, yakni perubahan status pengurus, kondisi keuangan, dan target jangka panjang.
- Pimpinan perusahaan memiliki program unggulan yang wajib dijalankan, yakni bakti sosial ke rumah ibadah.
3. Kata “Artinya” (Konjungsi Penjelas Implikasi atau Kesimpulan)
Konjungsi “artinya” dipakai untuk menjelaskan makna atau konsekuensi pernyataan yang disebutkan sebelumnya.
- Keuntungan perusahaan merosot tajam, artinya ada banyak hal yang perlu dibenahi.
- Proyek penting kontraktor ini ditunda, artinya para investor harus menunggu berita selanjutnya sebelum berinvestasi.
- Peminat buku saat masa pra-pesan terus naik, artinya ketertarikan masyarakat pada isi buku sangat kuat.
- Nilai rapor kakak turun drastis, artinya ia perlu belajar lebih giat.
- Permintaan bumbu dapur di restoran yang baru dibangun terus meningkat, artinya restoran tersebut ramai dan memiliki banyak pelanggan.
Contoh Penggunaan Konjungsi Penjelasan dalam Berbagai Jenis Teks
Selain bisa menemukan konjungsi penjelasan pada kalimat-kalimat lepas, kamu juga bisa menemukan konjungsi ini pada berbagai jenis teks, seperti:
1. Teks Berita
Konjungsi penjelasan yang umumnya dipakai pada teks berita adalah “bahwa”. Fungsinya adalah untuk melaporkan pernyataan narasumber secara tidak langsung, sehingga jurnalis bisa terbantu menyampaikan informasi tanpa harus mengutip kata per kata. Contoh:
- Pihak maskapai melakukan klarifikasi bahwa insiden yang melibatkan dua pesawat di bandara terjadi karena kelalaian teknisi.
- Kementerian Luar Negeri mengingatkan warga negara Indonesia bahwa mereka tidak boleh melebihi batas waktu izin tinggal (overstay) di negara tujuan.
Halaman:

