28 Contoh Penggunaan Konjungsi Penjelasan dalam Kalimat beserta Fungsi dan Ciri-Cirinya
Simak contoh penggunaan konjungsi penjelasan dalam kalimat beserta fungsi, ciri-ciri, dan jenisnya agar lebih mudah memahami bahasa Indonesia.
2. Teks Ulasan atau Review
Jika kamu pernah membaca suatu ulasan, pada struktur teks tersebut kamu bisa menemukan konjungsi penjelas pada bagian orientasi atau isinya untuk menjabarkan identitas hingga rincian karya yang sedang diulas, misalnya judul, genre, hingga keunggulan dan kelemahan karya. Contoh:
- Buku karya Lemony Snicket ini menceritakan bahwa kehidupan tiga bersaudara Baudelaire selalu diincar oleh tokoh antagonis bernama Count Olaf.
- Sutradara menegaskan bahwa pengambilan film di lokasi yang tandus bertujuan agar adegan yang diambil bisa lebih hidup.
3. Teks Eksposisi dan Argumentasi
Konjungsi penjelasan juga bisa digunakan pada teks eksposisi dan argumentasi. Kata seperti “yakni” dan “yaitu” kerap dipakai untuk merinci poin-poin argumen atau menjabarkan data pendukung, sehingga pembaca mudah mengikuti alur pemikiran penulis. Contoh:
- Ada dua faktor yang menyebabkan kemiskinan di ibu kota sulit diatasi, yakni jumlah lapangan kerja yang terbatas dan sumber daya manusia yang masih kurang.
- Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang aktif berolahraga dan latihan otot memiliki risiko osteoporosis lebih rendah dibandingkan perempuan yang tidak banyak bergerak.
4. Karya Ilmiah
Pada penulisan karya ilmiah seperti makalah, karya tulis, skripsi, tesis, jurnal, dan sebagainya, konjungsi penjelasan juga banyak digunakan, seperti kata “bahwa”. Kata tersebut dipakai untuk menyampaikan hipotesis, asumsi, bahkan penemuan riset.
Selain kata tersebut, ada pula konjungsi penjelasan seperti “yakni” dan “yaitu” yang digunakan pada bagian variabel penelitian. Contoh:
- Peneliti mengajukan hipotesis bahwa penggunaan gawai untuk balita berpengaruh pada rentang fokus dan keaktifannya saat memasuki fase sekolah.
- Penelitian ini fokus pada dua objek utama, yaitu peningkatan biaya produksi dan efisiensi waktu.
Penutup
Setelah membaca contoh penggunaan konjugasi pada kalimat-kalimat di atas beserta memahami definisinya, apakah kamu sudah semakin paham?
Jangan sampai tertukar antara penggunaan konjungsi penjelas dan jenis konjungsi yang lainnya.
Setelah kamu benar-benar paham konjungsi dan bisa menerapkannya, maka kamu tidak akan kesulitan saat diminta menulis berita, tulisan ilmiah, atau konten blog. Selain itu, pembaca pun bisa memahami apa yang kamu tulis.
Untuk meningkatkan pemahaman terkait konjungsi, dapatkan artikel lainnya di blog Mamikos. Selamat belajar! 📚💬
FAQ
Konjungsi penjelasan adalah kata hubung yang berfungsi merinci atau menerangkan bagian kalimat sebelumnya agar informasinya lebih jelas, seperti bahwa, yaitu, yakni, dan adalah.
Beberapa contohnya adalah bahwa, yaitu, yakni, adalah, ialah, dan artinya.
Ya, keduanya merujuk pada kelompok kata hubung yang sama, hanya berbeda penyebutan tergantung sumber referensi yang digunakan.
Umumnya berada di tengah kalimat, setelah klausa induk, karena fungsinya menyambungkan klausa utama dengan bagian yang menjelaskannya.
Sebaiknya dihindari karena fungsinya menyambungkan klausa induk dengan bagian penjelas, konjungsi ini idealnya berada di tengah kalimat, bukan mengawali sebuah kalimat baru.
Referensi:
Konjungsi Penjelas: Pengertian dan Contoh Kalimatnya [Daring]. Tautan: https://www.kompas.com/skola/read/2022/07/01/070000569/konjungsi-penjelas–pengertian-dan-contoh-kalimatnya
Taufiqurrahman, Febri, dkk. 2020. Penggunaan Konjungsi sebagai Representasi Penalaran: Sebuah Kajian Korpus Bahasa di Bidang Pendidikan. Jurnal Pesona 6 (1): 1-19, diakses dari https://ejournal.umpri.ac.id/index.php/pesona/article/view/1352
Halaman:
