Advertisement
Source : Canva.com/@Hyward

Contoh Penyajian Data beserta Jenis, Fungsi, dan Cara Penggunaannya

Kamu yang sedang belajar matematika terutama tentang data dan statistika wajib menyimak contoh penyajian data beserta jenis, fungsi dan cara penggunaannya berikut ini!

14 Agustus 2024 Citra

1. Diagram Batang

contoh diagram batang
lmsspada.kemdikbud.go.id

Menurut Buku Siswa kelas VII Matematika yang diterbitkan Kemendikbud, salah satu cara untuk menampilkan data dengan sederhana yaitu memakai diagram batang.

Diagram batang pada umumnya digunakan pada data-data yang bersifat kategorik, di mana data-data itu dikumpulkan dalam beberapa grup lalu dihitung frekuensi tiap grupnya.

Sebelum membuat diagram batang, pada umumnya kita harus menyusun tabel frekuensi dulu untuk memudahkan pembuatan diagram batang.

Diagram batang pada umumnya memuat keterangan sebagai berikut:

  1. Judul
  2. Label yang ada pada sumbu x maupun y dengan perbandingan skala yang konsisten
  3. Lebar tiap batang harus sama
  4. Terdapat jarak antar batang

Kekurangan dan Kelebihan

Menurut laman resmi Kemdikbud LMSSPADA berikut kekurangan dan kelebihan dari diagram batang:

a. Kelebihan

Diagram batang merupakan bentuk penyajian data yang paling sederhana dan paling umum digunakan oleh kebanyakan orang.

b. Kekurangan

  1. Lewat penyajian diagram batang kita hanya bisa melihat data yang telah dikelompokkan atas atribut serta kategori tertentu saja.
  2. Diagram batang tidak bisa menampilkan datum dari tiap informasi atau objek yang didapatkan.

2. Diagram Garis

contoh diagram garis
lmsspada.kemdikbud.go.id

Dalam menyusun diagram garis kamu membutuhkan bantuan tabel untuk menyusun koordinat titik-titik yang nantinya akan dihubungkan untuk membuat garis.

Koordinat titik-titik yang diperlukan bisa kita dapatkan dengan mengelompokkan data-data yang kita peroleh.

Titik yang dihubungkan ini akan menggambarkan kesinambungan data satu dan lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan

Berikut kelebihan dan kekurangan diagram garis:

a. Kelebihan

Diagram garis pada umumnya biasa digunakan untuk memperkirakan data berdasar pola-pola tertentu

b. Kekurangan

  1. Diagram garis digunakan untuk data yang berkala sehingga tidak bisa digunakan untuk data jenis lain.
  2. Dalam membaca diagram garis diperlukan ketelitian lebih ketimbang membaca tabel.
9 Contoh Statistika Deskriptif beserta Penjelasannya Lengkap

3. Diagram Lingkaran

contoh diagram lingkaran
lmsspada.kemdikbud.go.id

Diagram Lingkaran berupa lingkaran yang dibagi menjadi sudut-sudut bagian. Setiap bagian akan mewakili kategori data yang sudah lebih dulu diubah ke dalam derajat atau persen.

Menurut kanal Youtube Portal Edukasi kita bisa mencari persen yang digambarkan diagram batang dengan rumus berikut:

Persentase = f/Total x 100%

Diagram lingkaran cocok untuk memvisualisasikan data yang berbentuk kategori atau berupa persentase.

Kelebihan dan Kekurangan

Berikut kelebihan dan dan kekurangan diagram lingkaran:

a. Kelebihan

  1. Besar lingkaran tidak terlalu besar
  2. Diagram ini sangat cocok untuk memvisualisasikan dan membandingkan proporsi dari suatu data

b. Kelemahan

Diagram lingkaran tidak bisa menunjukkan berapa frekuensi dari sekumpulan data.

Halaman:

Advertisement