10 Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Energi Gerak serta Penjelasannya
Dalam artikel kali ini, Mamikos akan memberikan contoh sekaligus penjelasan tentang perubahan energi kimia menjadi energi gerak.
10 Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Energi Gerak serta Penjelasannya – Dalam pelajaran IPA, kamu pasti mengetahui bahwa energi kimia bisa berubah menjadi energi gerak.
Namun, apa sebenarnya yang membuat hal itu terjadi? Jangan khawatir, Mamikos akan memberikan penjelasan lengkap beserta contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak hanya untukmu!
Jadi, silakan simak artikel berikut ini!
Daftar Isi
Definisi Energi

Energi berasal dari kata Yunani, yaitu ergon (=kerja). Jadi, energi dapat diartikan sebagai pemicu kerja atau suatu zat yang memicu terjadinya suatu pekerjaan.
Pekerjaan yang dimaksud di sini adalah benda, alat, sistem atau manusia yang bergerak untuk mencapai suatu perubahan.
Energi dapat pula diartikan sebagai bahan bakar untuk menciptakan suatu pergerakan, baik pada barang maupun makhluk hidup.
Definisi Energi Kimia
Energi memiliki beragam jenis dan macam. Salah satunya adalah energi kimia.
Energi kimia adalah suatu energi atau pemicu kerja yang sumbernya berasal dari senyawa kimia. Senyawa kimia ini merupakan bentuk interaksi antar atom atau molekul.
Ketika suatu atom berinteraksi, maka terciptalah energi kimia.
Definisi Energi Gerak
Energi gerak adalah energi yang tercipta ketika suatu benda berpindah atau bergerak dan membuat perubahan.
Benda yang berpindah atau bergerak ini dapat disebabkan oleh berbagai macam hal dari sumber yang beragam pula. Salah satunya dari energi kimia.
Ketika suatu atom berinteraksi dan menciptakan energi kimia, hal ini memicu pergerakan benda atau makhluk sehingga mereka berpindah dan berubah.
Inilah yang disebut perubahan energi kimia menjadi energi gerak.
Contoh Perubahan Energi Kimia Menjadi Energi Gerak
Untuk lebih memahami penjelasan di atas, mari simak contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak berikut ini:
1. Aktivitas Manusia

Aktivitas manusia merupakan salah satu contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak yang bisa kamu temukan setiap hari.
Energi kimia yang digunakan untuk memicu pergerakan atau aktivitas manusia adalah proses pengolahan makanan di dalam tubuh.
Tubuh manusia memiliki berbagai zat kimia yang berfungsi untuk mengolah makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Hasil pengolahan ini nantinya akan diubah menjadi “bahan bakar” yang membuat tubuhmu bertenaga dan mampu melakukan beragam jenis aktivitas. Mulai dari belajar, berlari, berbicara, tertawa, hingga mandi.
Hal yang sama juga terjadi pada hewan. Mereka memiliki zat kimia khusus di dalam tubuh yang bisa mengolah makanan menjadi “bahan bakar” untuk bergerak dan beraktivitas.
2. Fotosintesis Tumbuhan

Tak berbeda jauh dengan manusia dan hewan, tumbuhan juga memiliki zat kimia yang mampu membuatnya bergerak.
Zat kimia ini berasal dari proses fotosintesis, alias pengolahan makanan bagi tumbuhan. Dan karena proses ini, tumbuhan pun bisa bergerak.
Tapi bergerak yang dimaksudkan bukan seperti pergerakan manusia atau hewan ya. Melainkan pergerakan saat si tumbuhan tumbuh dan berkembang.
Misalnya, tunas pohon yang lama kelamaan menjadi besar, atau sulur-suluran yang bisa bergerak ke segala arah dan menempel pada bebatuan atau batang-batang pohon lain. Atau juga akar yang tumbuh besar dan panjang.
3. Kendaraan Bermotor

Contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak selanjutnya adalah kendaraan bermotor yang bergerak karena bahan bakar.
Bahan bakar dalam konteks ini adalah bensin.
Saat kamu mengisi bensin dan menyalakan mesin mobil atau motor, secara otomatis zat kimia dalam bensin akan terpicu. Hal ini pun menyebabkan motor atau mobil dalam bergerak.
Hampir semua transportasi membutuhkan bensin untuk menjalankan mesinnya. Bensin merupakan energi kimia, saat dimasukkan ke dalam kendaraan bensin akan berubah menjadi energi gerak dan energi panas.
4. Mainan dan Barang-barang Dengan Baterai

Contoh selanjutnya adalah mainan dengan baterai. Zat kimia yang terkandung pada baterai dapat memicu pergerakan.
Itu sebabnya baterai dapat disebut sebagai “bahan bakar” bagi mainan untuk bergerak atau menyala.
Baterai juga bisa digunakan untuk jam dinding atau arloji. Ketika kamu memasang baterai pada jam tersebut, secara otomatis jarum jam akan langsung bergerak dan berdetik.
Sama halnya dengan remot televisi, AC atau remot kontrol lainnya. Semua menjadi berfungsi dan mampu membuat perubahan atau pergerakan saat sudah dipakaikan baterai.
5. Kembang Api

Contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak selanjutnya adalah kembang api.
Kembang api sendiri terdiri dari bubuk yang mengandung zat-zat kimia. Ketika zat-zat ini terpapar panas, maka ia membuat wadahnya bergerak.
Itu sebabnya kembang api bisa bergerak atau melaju ke langit saat sudah disulut api. Ketika sumbu yang membuat wadah kembang api bergerak sudah habis, maka kembang api pun akan meledak.
6. Roket

Hal yang sedikit mirip dengan fenomena kembang api adalah roket. Perbedaannya terletak sumber zat kimia yang menjadi pendorong roket.
Jika kembang api menggunakan zat-zat kimia dalam bentuk bubuk, roket menggunakan zat kimia dalam bentuk hidrogen cair.
Bahan bakar ini ketika terpapar dengan panas mampu mendorong roket hingga ke luar planet. Nantinya, setelah roket berhasil keluar planet, secara otomatis pendorong ini akan melepaskan diri.
Hampir mirip dengan kembang api yang meledak bukan?
7. Pesawat

Contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak yang bisa kamu temukan di sekitar selanjutnya adalah pesawat terbang.
Bahan bakar pesawat juga merupakan zat kimia yang disebut avtur dan avgas. Bahan bakar ini tidak jauh berbeda kegunaannya dengan bensin motor dan mobil.
Karena, bahan bakar ini berfungsi menjadi penggerak bagi pesawat agar bisa terbang tinggi.
8. Kereta Uap

Selanjutnya adalah energi kimia yang dihasilkan dari pembakaran batu bara. Batu bara sendiri mengandung karbon padat, senyawa hidrokarbon, total Sulfur, senyawa Hidrogen, dan senyawa lainnya.
Ketika batu bara terbakar, maka zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat membuat serangkaian kereta berjalan dengan kecepatan penuh.
Itulah yang menjadi contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak selanjutnya.
9. Balon Hidrogen

Zat kimia yang bisa berubah menjadi energi gerak adalah hidrogen. Ketika kamu memasukkan gas hidrogen ke dalam balon, maka balon itu bisa bergerak dan melayang.
Hal yang sama juga terjadi pada balon terbang. Gas yang digunakan untuk menerbangkan balon besar itu adalah gas helium dan hidrogen.
Keduanya merupakan zat kimia yang ketika terpapar panas dapat menghasilkan energi gerak.
10. Gergaji mesin

Contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak yang terakhir adalah gergaji mesin.
Untuk menggunakan gergaji mesin, kamu terlebih dahulu harus mengisinya dengan oli dan bahan bakar bensin.
Setelah itu kamu harus meratakannya dengan cara mengguncangkan gergaji mesin. Barulah kamu bisa menyalakan mesinnya dengan menarik tali starter beberapa kali.
Bahan bakar bensin dan oli itulah yang membuat gergaji mesin dapat bergerak dan berfungsi dengan baik.
Itulah 10 contoh perubahan energi kimia menjadi energi gerak beserta penjelasannya. Apakah kamu bisa menyebutkan contoh-contoh lain yang ada di sekitarmu?
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




