6 Contoh Reaksi Eksoterm dan Endoterm Kehidupan Sehari-hari beserta Pengertiannya
Temukan berbagai contoh peristiwa eksoterm dan endoterm yang terjadi di tengah kehidupan sehari-hari.
6 Contoh Reaksi Eksoterm dan Endoterm Kehidupan Sehari-hari
Setelah memahami pengertian dari reaksi eksoterm dan endoterm, sekarang mari beranjak meninjau beberapa contoh reaksi eksoterm dan endoterm.
Di bawah ini terdapat 3 contoh reaksi eksoterm dan 3 contoh reaksi endoterm, sehingga totalnya terdapat 6 contoh reaksi eksoterm dan endoterm.
Dilengkapi juga dengan ulasan dari setiap contoh reaksi kimia eksoterm dan endoterm.
Contoh Reaksi Eksoterm
1. Proses Pembakaran Kayu
Contoh pertama dalam contoh reaksi eksoterm dan endoterm adalah pembakaran kayu sebagai contoh eksoterm.
Pembakaran kayu merupakan contoh reaksi eksoterm, yaitu reaksi yang melepaskan energi dalam bentuk panas dan cahaya.
Kayu terdiri dari senyawa organik seperti selulosa yang bereaksi dengan oksigen dari udara. Adapun proses semacam ini dikenal sebagai oksidasi.
Ketika kayu dipanaskan, energi panas awal memecah ikatan molekul kayu, melepaskan gas-gas seperti karbon dioksida, uap air), dan senyawa lainnya.
Reaksi kimia utama dari pembakaran kayu adalah:
C₆H₁₀O₅ + O₂ → CO₂ + H₂O + Energi
Reaksi tersebut melepaskan sejumlah besar energi karena ikatan-ikatan baru yang terbentuk dalam produk reaksi antara karbondioksida dan air lebih rapat dibanding ikatan dalam molekul kayu dan oksigen yang dipecah.
Energi lalu dilepaskan dalam bentuk panas, yang menyebabkan peningkatan suhu di sekitar area pembakaran.
Pembakaran kayu termasuk ke dalam reaksi eksoterm karena lebih banyak energi dilepaskan daripada yang diperlukan untuk memulai reaksi.
Panas yang dihasilkan juga mempertahankan reaksi agar terus berlanjut.
Oleh karenanya, kayu terus terbakar sampai semua bahan bakar habis, menghasilkan abu sebagai sisa padat dan melepaskan energi ke lingkungan.
2. Reaksi NaOH (Natrium Hidroksida) dengan HCl (Asam Klorida)
Reaksi antara natrium hidroksida (NaOH) dan asam klorida (HCl) adalah salah satu contoh reaksi eksoterm.
Reaksi tersebut dikenal sebagai reaksi netralisasi, yakni ketika basa (NaOH) bereaksi dengan asam (HCl) untuk menghasilkan air dan garam.
Dalam reaksi yang terjadi , ion hidroksida (OH⁻) dari NaOH bereaksi dengan ion hidrogen (H⁺) dari HCl untuk membentuk air (H₂O).
Halaman:

