Kumpulan Contoh Soal Bilangan Berpangkat beserta Jawabannya Lengkap
Ini sebenarnya adalah materi fundamental yang nantinya akan dipakai untuk penerapan logaritma sampai kalkulus.
4. Sifat perpangkatanÂ
Lalu bagaimana jika bilangan berpangkat itu kita pangkatkan lagi sifat mana yang digunakan.
Ternyata saat kondisinya seperti itu kamu bisa mengalikan perpangkatannya menggunakan sifat berikut.
Rumus : (ca)b = ca x b
Membuktikannya juga bisa menggunakan contoh soal bilangan berpangkat (22)2 = 2 4.
Kamu dapat juga mengalikan dua sebanyak 4 kali seperti sifatnya untuk membuktikan bahwa metode ini benar.
Sifat Dalam Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
Kemudian pada sebuah soal terapan kamu juga tentu akan menemukan bentuk seperti ini misalnya (b x c)n.Â
Ini masuk dalam sifat perkalian bilangan bulat yang akan kami jelaskan pada poin berikut ini.
1. Sifat pangkat dari perkalian bilanganÂ
Dalam contoh soal bilangan berpangkat materi terapan hal ini jelas akan sering ditemukan.
Tenang saja karena kamu bisa menerapkan sifatnya sesuai dengan metode sederhana berikut ini.
Rumus : (a x b)c = ac x bc
Kita dapat membuktikannya dengan mengalikan ab sebanyak c kali menggunakan rumus tersebut.Â
Misalnya (2 x 3)2 = 6 x 6 karena kita akan mengalikan 6 sebanyak dua kali menggunakan sifat dasarnya.
Metode seperti ini paling sederhana digunakan dalam perhitungan matematis terutama saat mengukur variabel tertentu.
Tidak perlu bingung karena sebenarnya cukup sederhana saat tahu bagaimana rumusnya.
2. Sifat pangkat dari pembagian bilanganÂ
Kemudian kita juga akan sering menemukan contoh soal bilangan berpangkat dengan menggunakan sistem pembagian. Bagaimana pengerjaannya, sederhana cukup menggunakan rumus berikut ini.
Rumus : (n : m)l = nl : ml
Kita dapat membuktikannya dengan melakukan pembagian n : m sebanyak l kali. Jadi ini nanti akan cukup sederhana pengerjaannya apabila menggunakan rumus sederhana tadi sebagai acuan.
Perlu kamu ketahui bahwa dalam contoh soal bilangan berpangkat kita juga dapat menemukan kombinasi.
Misalnya antara satu sifat dengan lainnya akan masuk dalam satu komponen pengerjaan.
Oleh sebab itu memahami semua sifat baik dasar maupun terapan ini harus dijadikan prioritas.
Tidak hanya contoh soalnya saja yang penting namun bagaimana metode pemecahan permasalahannya.
Halaman:

