Advertisement
Source : Canva/Ana Florescu's Images

9 Contoh Soal Hukum Kekekalan Massa dan Jawabannya dengan Rumus, Yuk Pelajari!

Hukum Lavoisier menjelaskan tentang massa zat yang tidak berubah selama reaksi berlansung. Pelajari penjelasan dan cotoh soalnya di artikel berikut!

20 Januari 2026 Lintang Filia

2. Dalam sebuah eksperimen laboratorium, 0,15 gram logam magnesium dibakar di lingkungan beroksigen. Setelah reaksi selesai, terbentuk serbuk magnesium oksida (MgO) dengan massa total 0,25 gram. Hitunglah berapa massa gas oksigen yang ikut bereaksi dalam proses pembakaran tersebut!

Pembahasan:

Reaksi dapat dituliskan: Magnesium (Mg)+Oksigen (O2)→Magnesium Oksida (MgO)

Massa Mg + Massa O2 = Massa MgO

0,15 gram + Massa O2 = 0,25 gram

Massa O2 = 0,25 gram – 0,15 gram

Jawaban: Massa gas oksigen yang bereaksi adalah 0,10 gram.

3. Seorang siswa mereaksikan sejumlah gas hidrogen dengan 25 gram gas oksigen untuk membentuk air. Setelah reaksi berhenti, ternyata terbentuk 28 gram air dan masih terdapat sisa gas oksigen sebanyak 3 gram yang tidak bereaksi. Berapakah massa awal gas hidrogen yang digunakan?

Pembahasan:

Prinsipnya: Total Massa Awal = Total Massa Akhir

Total Massa Akhir = Massa Air + Massa Sisa Oksigen = 28 gram + 3 gram = 31 gram.

Total Massa Awal = Massa Hidrogen + Massa Oksigen Awal

31 gram = Massa Hidrogen + 25 gram

Massa Hidrogen = 31 gram – 25 gram

Jawaban: Massa awal gas hidrogen adalah 6 gram.

30 Contoh Soal Penyetaraan Reaksi Kimia dan Jawabannya Kelas 10 SMA

4. Sepotong pita magnesium bermassa 4 gram direaksikan dengan 20 gram larutan asam klorida (HCl) di dalam sebuah botol yang tertutup rapat. Reaksi tersebut menghasilkan larutan magnesium klorida dan gas hidrogen. Jika massa larutan magnesium klorida yang terbentuk adalah 23,6 gram, tentukan massa gas hidrogen yang dihasilkan!

Pembahasan:

Meskipun salah satu produknya berupa gas, karena reaksi dilakukan di wadah tertutup, gas tersebut tidak akan hilang. Maka berlaku:

Total Massa Reaktan: Massa Mg + Massa HCl = 4 gram + 20 gram = 24 gram.

Total Massa Produk: Massa MgCl2 + Massa H2.

24 gram = 23,6 gram + Massa H2.

Massa H2 = 24 gram – 23,6 gram = 0,4 gram.

Jawaban: Massa gas hidrogen yang terbentuk adalah 0,4 gram.

5. Sebuah paku besi dengan massa 10 gram diletakkan di tempat terbuka hingga mengalami perkaratan. Setelah beberapa waktu, massa paku yang telah berkarat tersebut ditimbang kembali dan ternyata massanya berubah menjadi 14 gram. Jelaskan mengapa hal ini terjadi berdasarkan Hukum Lavoisier dan hitung massa oksigen yang bereaksi!

Pembahasan:

Perkaratan adalah reaksi antara besi Fe dengan oksigen O2 dari udara yang membentuk karat besi Fe2O3.

Massa awal (besi saja) = 10 gram.

Massa akhir (besi + oksigen yang terikat) = 14 gram.

Pertambahan massa terjadi karena oksigen dari udara ikut bereaksi dan “masuk” ke dalam struktur molekul karat.

Massa Oksigen = Massa Karat – Massa Besi Awal = 14 gram – 10 gram = 4 gram.

Jawaban: Massa oksigen yang bereaksi adalah 4 gram. Hal ini tetap mematuhi Hukum Lavoisier karena jika oksigen di udara sekitar juga ditimbang sebelum bereaksi, total massanya akan tetap sama.

6. Dalam sebuah uji laboratorium, 50 gram padatan kalsium karbonat CaCO3 dipanaskan dalam ruang hampa yang tertutup rapat hingga terurai seluruhnya menjadi kalsium oksida CaO dan gas karbon dioksida CO2.

Jika setelah pemanasan terbentuk 28 gram kalsium oksida, tentukan berapa volume gas karbon dioksida yang dihasilkan jika diketahui massa jenis gas tersebut adalah 1,98 kgm3!

Pembahasan:

Gunakan Prinsip Lavoisier: Massa sebelum pemanasan = Massa sesudah pemanasan.

50 gram CaCO3 = 28 gram CaO + Massa CO2.

Massa CO2 = 50 gram – 28 gram = 22 gram.

Konversi ke Volume: Karena yang ditanya adalah volume, kita gunakan rumus massa jenis ρ=mV.

22 gram = 0,022 kg.

V=mρ=0,022 kg1,98 kg/m3≈0,0111 m3

Jawaban: Massa gas yang dihasilkan adalah 22 gram

Halaman:

Advertisement