Advertisement
Source : canva.com/@VITALIIBORKOVSKYI

Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup dan Pembahasannya

Mau makin paham cara penggunaan dan perhitungan jangka sorong dan mikrometer sekrup? Pelajari contoh soalnya di sini!

10 Juli 2025 Uyo Yahya

Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup dan Pembahasannya – Dalam mata pelajaran Fisika atau IPA, jangka sorong dan mikrometer sekrup termasuk materi yang dibahas.📏🔩

Kedua alat pengukuran ini memiliki cara penggunaan yang berbeda karena memang tujuan penciptaannya pun memang berbeda.

Agar makin paham materi akan kedua alat pengukuran ini, kamu bisa mempelajari contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup lengkap dengan pembahasannya di artikel ini! Yuk, baca hingga tuntas!👇

Yuk, Pelajari Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup dan Pembahasannya Di Sini!

Contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup dan pembahasannya
canva.com/@VITALIIBORKOVSKYI

Berikut ini beberapa kumpulan contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup yang lengkap dengan langkah-langkah penyelesaiannya:

Kumpulan Contoh Soal Jangka Sorong dengan Penyelesaiannya

Pelajari contoh-contoh soal mengenai penggunaan jangka sorong di bawah ini. Bila ditelaah dengan benar, setiap soalnya memiliki tujuan penggunaan berbeda dari sebuah jangka sorong.

Contoh Soal 1

Ani mengukur diameter luar sebuah pipa menggunakan jangka sorong. Saat diukur, skala utama pada jangka sorong menunjukkan angka 3,5 cm dan skala nonius nya berimpit pada angka 7. Berapa ketebalan pipa tersebut?

Penyelesaian:

  1. Skala utamanya menunjukan 3,5 cm.
  2. Skala nonius berimpit pada angka 7. Nilai ini harus dikalikan dengan ketelitian jangka sorong (umumnya 0,01 cm atau 0,1 mm). Jadi, 7 x 0,01 cm = 0,07 cm.
  3. Terakhir, jumlahkan hasil pengukuran:

Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 3,5 cm + 0,07 cm = 3,57 cm

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa ketebalan pipa tersebut adalah 3,57 cm.

Contoh Soal 2

Nisa membawa jangka sorong untuk mengukur ketebalan balok dan mendapati jangka sorong tersebut menunjukan skala utama 12 mm, dan skala nonius yang berimpit ada pada angka 3. Berapa ketebalan balok kayu yang Nisa ukur?

Penyelesaian:

  1. Baca dulu skala utamanya. Pada soal ini skala utamanya adalah 12 mm.
  2. Skala nonius yang berimpit adalah 3. Dari sini, kalikan dengan ketelitian jangka sorong (0,01 cm = 0,1 mm). Jadi, 3 x 0,1 mm = 0,3 mm.
  3. Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 12 mm + 0,3 mm = 12,3 mm

Maka, kesimpulannya ketebalan balok kayu yang Nisa ukur adalah 12,3 mm.

15 Contoh Soal Satuan Panjang Kelas 4 SD dan Pembahasannya Lengkap

Contoh Soal 3 

Sebuah lubang diukur kedalamannya menggunakan jangka sorong. Skala utama menunjukkan angka 2,8 cm dan skala nonius berimpit pada angka 9. Hitunglah berapa kedalaman lubang tersebut?

Penyelesaian:

  1. Skala utama menunjukan angka 2,8 cm.
  2. Skala nonius yang berimpit adalah 9. Kalikan dengan ketelitian jangka sorong (0,01 cm). Jadi, 9 x 0,01 cm = 0,09 cm.
  3. Hitunglah hasil pengukuran:

Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 2,8 cm + 0,09 cm = 2,89 cm

Jadi, kedalaman lubang tersebut adalah 2,89 cm.

Contoh Soal 4

Skala utama sebuah jangka sorong terbaca 4 cm dan garis ke 6 pada skala nonius berimpit dengan salah satu garis pada skala utama. Berapakah hasil pengukurannya?

Penyelesaian:

  1. Angka pada skala utama yang terletak tepat sebelum angka 0 skala nonius adalah 4 cm.
  2. Skala nonius berimpit pada garis ke 6. Maka, kalikan dengan ketelitian jangka sorong (0,01 cm). Jadi, 6 x 0,01 cm = 0,06 cm.
  3. Jumlahkan hasil pengukuran:

Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 4 cm + 0,06 cm = 4,06 cm

Kesimpulannya, pengukuran dari benda tersebut adalah 4,06 cm.

Halaman:

Advertisement