Advertisement
Source : canva.com/@VITALIIBORKOVSKYI

Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup dan Pembahasannya

Mau makin paham cara penggunaan dan perhitungan jangka sorong dan mikrometer sekrup? Pelajari contoh soalnya di sini!

10 Juli 2025 Uyo Yahya

Contoh Soal 5

Sebuah benda yang diukur Edwin menggunakan jangka sorong menunjukkan hasil pengukuran adalah 53,4 mm. Berapakah nilai hasil pengukuran tersebut bila dikonversi ke ke centimeter?

Penyelesaian:

Kita tahu bahwa 1 cm = 10 mm. Maka, untuk mengonversi milimeter ke centimeter, kita bagi nilai dalam milimeter dengan 10.

Hasil konversi = 53,4 mm / 10 = 5,34 cm

Nah, itulah hasil konversi dari mm ke cm. 53,4 mm = 5,34 cm.

Contoh Penyelesaian Bentuk Sederhana dari Akar 27, 45, 50, 72, 125, dan 605

Kumpulan Contoh Soal Mikrometer Sekrup dengan Penyelesaiannya

Telaahlah dengan seksama masing-masing soal mengenai mikrometer sekrup di bawah ini. Bila kamu baca dengan baik, maka akan terlihat bahwa mikrometer sekrup mengukur benda-benda yang ukurannya amat kecil karena tingkat ketelitiannya yang detail.

Contoh Soal 6

Pak Adnan membaca sebuah mikrometer sekrup untuk mengukur ketebalan sebuah plat logam. Skala utamanya menunjukkan angka 5,5 mm dan garis pada skala nonius yang berimpit dengan garis tengah skala utama adalah angka 23. Ketebalan plat logam tersebut yang diukur Pak Adnan adalahโ€ฆ?

Penyelesaian:

Cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup tidaklah jauh berbeda.ย 

  1. Skala utama terbaca 5,5 mm.ย 
  2. Skala nonius (skala putar) yang berimpit dengan garis horizontal adalah 23. Ketelitian mikrometer sekrup umumnya adalah 0,01 mm. Jadi, 23 x 0,01 mm = 0,23 mm.
  3. Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 5,5 mm + 0,23 mm = 5,73 mm

Jadi, plat logam yang Pak Adnan ukur memiliki ketebalan 5,73 mm.

Contoh Soal 7

Kawat pengait tirai di kelas diukur menggunakan mikrometer sekrup oleh salah satu murid. Skala utama menunjukkan 3 mm, dan skala nonius berimpit pada angka 40. Berapakah diameter kawat tersebut?

Penyelesaian:

  1. Skala utama yang terbaca menunjukkan angka 3 mm.
  2. Skala nonius berimpit pada angka 40. Kalikan dengan ketelitian mikrometer sekrup (0,01 mm). Jadi, 40 x 0,01 mm = 0,40 mm.
  3. Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 3 mm + 0,40 mm = 3,40 mm

Jadi, ketebalan kawat yang Pak Dedi ukur di kelas adalah 3,40 mm.

20 Contoh Soal Matematika Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Jawabannya

Contoh Soal 8

Sebuah benda diukur dengan sebuah mikrometer sekrup. Hasil pengukuran mikrometer sekrup tersebut menunjukkan skala utama 0,5 mm, dan skala nonius berimpit pada angka 15. Berapa hasil pengukuran benda tersebut?

Penyelesaian:

  1. Skala utama yang terbaca ada pada angka 0,5 mm.
  2. Skala nonius berimpit adalah 15. Jadi, 15 x 0,01 mm = 0,15 mm.
  3. Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 0,5 mm + 0,15 mm = 0,65 mm

Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran benda tersebut adalah 0,65 mm.

Contoh Soal 9

Sebuah benda berukuran kecil diukur menggunakan alat mikrometer sekrup. Skala utama menunjukkan angka 7 mm dan skala nonius berimpit pada angka 5. Tentukan hasil pengukuran benda tersebut!

Penyelesaian:

  1. Skala utama terbaca 7 mm.
  2. Skala nonius berimpit pada 5. Oleh karena itu, kalikan dengan tingkat ketelitian mikrometer sekrup (0,01 mm) sehingga akan didapat 5 x 0,01 mm = 0,05 mm.
  3. Hasil pengukuran = Skala utama + ( Skala nonius x tingkat ketelitian )

Hasil pengukuran = 7 mm + 0,05 mm = 7,05 mm

Jadi, hasil pengukuran dari benda berukuran kecil tersebut adalah 7,05 mm.

Halaman:

Advertisement