Advertisement
Source : Canva/@Nordroden

Contoh Soal Kenaikan Titik Didih dengan Rumus beserta Jawabannya untuk Referensi Belajar

Agar kamu semakin paham dengan materi yang sudah dipelajari di sekolah, yuk, coba kerjakan berbagai contoh soal di artikel ini.

12 Agustus 2025 Lintang Filia

Contoh Soal Kenaikan Titik Didih dengan Rumus beserta Jawabannya untuk Referensi Belajar – Belajar tentang kenaikan titik didih sepertinya kurang lengkap jika tidak langsung mengerjakan contoh soal.

Padahal, menerapkan pemahaman rumus akan lebih mudah jika langsung dipraktikkan ke dalam langkah-langkah pengerjaan, lho. 📝

Oleh karena itu, Mamikos sudah menyiapkan berbagai contoh soal kenaikan titik didih dengan rumus beserta jawabannya yang bisa kamu pelajari di rumah. 📖 ⚗️

Apa yang Dimaksud dengan Kenaikan Titik Didih?

Canva/@Nordroden

Titik didih adalah suhu ketika tekanan uap jenuh suatu cairan sama dengan tekanan udara luar. Pada kondisi ini, cairan akan mulai berubah menjadi uap di seluruh bagiannya, bukan hanya di permukaan.

Nah, contoh yang paling umum dan sering dijumpai dalam kegiatan sehari-hari adalah air yang mendidih pada suhu 100°C pada tekanan 1 atm.

Dalam larutan Kimia, dikenal juga istilah kenaikan titik didih (boiling point elevation), yaitu peristiwa meningkatnya suhu titik didih pelarut murni setelah ditambahkan zat terlarut non-volatil.

Fenomena tersebut termasuk ke dalam sifat koligatif larutan, lho, yang berarti besar perubahan titik didihnya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut, bukan jenisnya.

Kenaikan titik didih biasanya dilambangkan dengan ΔTb dan dihitung menggunakan rumus tertentu berdasarkan konsentrasi larutan.

Contoh-Contoh Soal Ikatan Ion dalam Kimia beserta Penyelesaiannya

Rumus Kenaikan Titik Didih

Selanjutnya setelah memahami pengertian titik didih dan kenaikan titik didih, sekarang saatnya membahas cara menghitungnya.

Dalam ilmu kimia, kenaikan titik didih tidak terjadi secara acak, melainkan mengikuti hubungan matematis tertentu yang dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

ΔTb = Kb × m

Keterangan:

  • ΔTb = kenaikan titik didih (°C)
  • Kb = konstanta kenaikan titik didih molal (°C·kg/mol), nilainya berbeda-beda untuk setiap pelarut
  • m = molalitas larutan (mol/kg pelarut)

Nah, jika ingin mengetahui titik didih larutan setelah ditambahkan zat terlarut, maka digunakan rumus:

Tb = Tb⁰ + ΔTb

Keterangan tambahan:

  • Tb = titik didih larutan (°C)
  • Tb⁰ = titik didih pelarut murni (°C)

Rumus di atas menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah partikel zat terlarut non-volatil dalam pelarut, maka titik didih larutan juga akan semakin meningkat.

50 Contoh Soal Molaritas dan Jawabannya dalam Ilmu Kimia untuk Bahan Belajar

Contoh Soal Kenaikan Titik Didih dengan Rumus beserta Jawabannya

Dari rumus di atas, coba terapkan dengan mengerjakan contoh soal kenaikan titik didih di bagian ini. Contoh soal kenaikan titk didih dengan rumus beserta jawabannya ini terdiri dari 15 nomor.

Sambil mengerjakan, kamu juga bisa memperhatikan pembahasan agar semakin paham, ya. Yuk, langsung saja kerjakan berbagai soal berikut.

Contoh Soal Kenaikan Titik Didih dengan Rumus beserta Jawabannya – Bagian 1

1. Seorang siswa melarutkan 20 gram NaCl (Mr = 58,5) ke dalam 200 gram air. Jika Kb air = 0,512°C·kg/mol dan titik didih air murni 100°C, tentukan titik didih larutan tersebut!

Pembahasan:

Mol NaCl = 20 / 58,5 = 0,341 mol

Molalitas (m) = 0,341 / 0,200 = 1,705 mol/kg

ΔTb = Kb × m = 0,512 × 1,705 = 0,873°C

Titik didih larutan = 100 + 0,873 = 100,873°C

Halaman:

Advertisement