15 Contoh Soal Perkalian dan Pembagian Pecahan beserta Pembahasannya
Pelajari contoh soal perkalian dan pembagian pecahan beserta pembahasannya secara lengkap untuk memahami cara menghitung pecahan dengan mudah dan tepat.
Soal 12
Pemilik warung sembako membagi 3 1/2 kg gula ke dalam 8 kantong sama besar. Seorang pembeli mengatakan bahwa setiap kantong akan berisi 7/16 kg gula. Apakah yang dikatakan pembeli tersebut benar? Buktikan dengan perhitungan.
Jawaban:
Ubah 3 1/2 menjadi pecahan biasa: 7/2
7/2 : 8 = 7/2 × 1/8 = 7/16 kg
Apa yang dikatakan pembeli tersebut benar karena hasil pembagiannya memang menghasilkan 7/16 kg gula per kantong.
Soal 13
Produsen kerudung menjual satu jenis kain motif dengan harga per meter yang sama. Silvia membeli 2,4 meter kain, sedangkan Rani membeli 2 3/5 meter kain jenis yang sama. Apakah benar jika total kain yang dibeli kedua pembeli tersebut adalah 5 meter? Buktikan dengan perhitungan.
Jawaban:
Ubah semua ke bentuk pecahan biasa dengan penyebut sama
2,4 = 12/5
2 3/5 = 13/5
Total = 12/5 + 13/5 = 25/5 = 5 meter
Pernyataan tersebut benar, karena total kain yang dibeli kedua pembeli tepat 5 meter.
Soal 14
Sebuah drum berisi 24 liter minyak. Minyak tersebut dipindahkan ke dalam botol-botol kecil berukuran 3/4 liter per botol hingga semua botol terisi penuh. Setelah proses pengisian selesai, ternyata 1/8 dari jumlah botol tersebut bocor sehingga seluruh minyak di dalamnya harus dibuang. Berapa liter minyak yang masih aman dan tidak terbuang?
Jawaban:
Cari jumlah botol yang terisi
24 : 3/4 = 24 × 4/3 = 32 botol
Cari jumlah botol yang bocor
1/8 × 32 = 4 botol
Cari jumlah botol yang masih utuh (tidak bocor)
32 – 4 = 28 botol
Hitung total minyak yang aman dari botol-botol yang tidak bocor
28 × 3/4 = 21 liter
Jadi, minyak yang masih tersisa dan aman (tidak terbuang) adalah 21 liter.
Soal 15
Terdapat sebuah bilangan yang jika dikalikan 2/3 kemudian hasilnya dibagi 5/6, maka hasil akhirnya adalah 16. Berapakah bilangan tersebut?
Jawaban:
Misalkan bilangan tersebut adalah a, maka persamaannya:
a × 2/3 : 5/6 = 16
a × 2/3 × 6/5 = 16
a × 12/15 = 16
a × 4/5 = 16
a = 16 × 5/4
a = 20
Jadi, bilangan yang dimaksud adalah 20.
Untuk membuktikannya: 20 × 2/3 = 40/3
kemudian 40/3 : 5/6 = 40/3 × 6/5 = 240/15 = 16
Kesalahan Umum Saat Mengerjakan Soal Pecahan
Jangan sampai kamu melakukan kesalahan saat mengerjakan soal-soal pecahan berikut ini, ya:
- Pertama, menyamakan penyebut dulu sebelum mengalikan atau membagi. Padahal, langkah ini hanya perlu dilakukan untuk operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, bukan perkalian dan pembagian
- Kedua, lupa membalik pecahan pembagi saat mengerjakan soal pembagian, sehingga hasil akhirnya salah
- Ketiga, langsung mengalikan atau membagi pecahan campuran tanpa mengubah pecahan menjadi pecahan biasa terlebih dahulu
- Keempat, lupa menyederhanakan hasil akhir ke bentuk pecahan paling sederhana. Seringkali pada soal-soal ujian diperlukan jawaban yang sudah disederhanakan.
Tips Belajar Perkalian dan Pembagian Pecahan
Materi tentang pecahan sebenarnya mudah jika kamu sudah paham konsepnya. Simak cara-cara berikut untuk membantu proses belajarmu:
- Kuasai konsep pecahan senilai dan penyederhanaan pecahan sebelum memasuki materi operasi hitungan yang lebih rumit
- Biasakan mengerjakan soal dari yang paling sederhana dan mudah, kemudian meningkat ke soal cerita pecahan
- Pakailah media visual seperti potongan kertas atau gambar lingkaran untuk memudahkan pemahaman konsep pembagian pecahan secara konkret. Cara ini bisa dilakukan untuk materi jenjang SD yang membutuhkan visualisasi
- Kenali pola soal dengan latihan variasi soal secara rutin, mulai dari soal terkait pecahan biasa, campuran, dan desimal
Penutup
Setelah mencoba mengerjakan contoh soal perkalian dan pembagian pecahan di atas, apakah kamu bisa menyelesaikannya?
Teruslah berlatih agar terbiasa dalam menghadapi soal-soal serupa. Jika masih kesulitan, mulailah dengan mengerjakan soal yang mudah kemudian meningkat ke soal-soal HOTS.
Dapatkan berbagai soal latihan matematika untuk jenjang SD hingga kuliah di blog Mamikos. Selamat belajar!
FAQ
Tidak. Berbeda dengan penjumlahan dan pengurangan, perkalian pecahan tidak mengharuskan penyebut disamakan lebih dulu.
Ubah bilangan bulat menjadi bentuk pecahan dengan penyebut 1, kemudian balik pecahan pembagi dan ubah operasinya menjadi perkalian.
Karena membagi dengan pecahan yang nilainya kurang dari 1 sama artinya dengan mengalikan dengan kebalikannya yang nilainya lebih dari 1, sehingga hasilnya membesar. Misalnya 10 : 2/3 memberikan hasil 15 yang lebih besar dari 10.
Ya, wajib. Pecahan campuran perlu diubah ke bentuk pecahan biasa terlebih dahulu agar proses perkalian atau pembagian bisa dilakukan dengan benar.
Referensi:
Contoh Soal Perkalian dan Pembagian Bilangan Pecahan [Daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231115155503-569-1024654/contoh-soal-perkalian-dan-pembagian-bilangan-pecahan.
Halaman:


