Advertisement
Source : Canva/@Boy Wirat

10 Contoh Sumber Energi Terbarukan beserta Ciri-ciri, Manfaat dan Penjelasannya dalam Ilmu Fisika

Tahukah kamu bahwa sumber energi terbarukan tidak hanya matahari dan angin? Yuk, pelajari berbagai contoh lainnya di artikel ini!

27 Agustus 2024 Lintang Filia

2. Energi Gelombang (Wave Energy)

Seperti namanya, energi ini dihasilkan dari pergerakan gelombang laut dengan menggunakan perangkat yang ditempatkan di permukaan laut.

Perangkat tersebut mengubah energi dari gelombang menjadi listrik. Seperti energi pasang surut, teknologi ini juga masih berkembang, tetapi memiliki potensi besar terutama di daerah dengan aktivitas gelombang yang kuat.

3. Energi Hidrogen (Hydrogen Energy)

Hidrogen bisa dihasilkan melalui proses elektrolisis air, di mana air dipisahkan menjadi hidrogen dan oksigen menggunakan listrik.

Hidrogen yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan bakar yang bersih dan karena ketika dibakar hidrogen hanya menghasilkan air sebagai produk sampingan.

4. Energi Panas Laut (Ocean Thermal Energy Conversion – OTEC)

Energi panas laut bisa menjadi salah satu sumber energi yang dapat diperbarui dengan teknologi yang memanfaatkan perbedaan suhu antara permukaan laut hangat dan air laut dalam yang dingin untuk menghasilkan listrik.

Sebenarnya OTEC ini akan sangat berpotensi terutama di daerah-daerah tropis yang dikelilingi oleh lautan, meskipun teknologi tersebut masih pada tahap penelitian dan pengembangan.

5. Energi Bioetanol dan Biodiesel

Bioetanol dan biodiesel merupakan bahan bakar yang dihasilkan dari tanaman seperti jagung, tebu, atau minyak nabati. Bioetanol bisa digunakan sebagai campuran untuk bahan bakar bensin, sementara biodiesel digunakan sebagai alternatif untuk solar.

Hambatan Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan

Meskipun berbagai sumber energi terbarukan dirasa lebih ramah lingkungan dan hemat biaya untuk jangka panjang, ternyata masih banyak hambatan atau kendala yang dialami dalam proses pemanfaatannya, lho.

Hambatan tersebut membuat berbagai daerah atau negara tidak maksimal bahkan belum mencoba untuk memanfaatkan sumber energi tersebut. Berikut adalah beberapa hambatan yang sering dihadapi:

1. Memerlukan Biaya Awal yang Tinggi untuk Memulai

Salah satu kendala terbesar adalah biaya awal yang cukup mahal. Misalnya, memasang panel surya di rumah atau membangun turbin angin membutuhkan investasi yang besar di awal.

Walaupun dalam jangka panjang bisa hemat, banyak orang atau perusahaan yang kesulitan untuk menyediakan dana awal ini.

Halaman:

Advertisement