Contoh-contoh Teks Persuasi Iklan Beserta Strukturnya dalam Bahasa Indonesia
Pada artikel kali ini, Mamikos akan memberikan ulasan mengenai teks persuasi iklan beserta strukturnya.
Jenis-jenis Teks Persuasi
Sama halnya dengan jenis teks lainnya, teks persuasi dibagi menjadi beberapa jenis.
Jenis teks ini dibagi berdasarkan tujuan dari teks tersebut. Berikut jenis teks persuasi :
1. Teks Persuasi Pendidikan
Jenis teks yang digunakan oleh orang-orang yang berkecimpung pada bidang pendidikan untuk memajukan dunia pendidikan serta digunakan untuk tujuan tertentu sesuai dengan harapan penulis.
2. Teks Persuasi Politik
Sesuai dengan namanya, teks ini tentu berhubungan dengan politik. Biasanya digunakan oleh orang-orang yang bergelut di dunia politik.
Dan digunakan untuk kegiatan kampanye bisanya pada baliho agar mempengaruhi orang-orang untuk memilihnya ketika masa pemilihan.
3. Teks Persuasi Propaganda
Jenis teks persuasi propaganda bertujuan agar pembaca mau dan sadar untuk melakukan sesuatu. Biasanya digunakan untuk meyakinkan pembaca untuk menganut suatu paham tertentu.
4. Teks Persuasi Iklan
Kalian mungkin sudah tidak asing dengan jenis teks persuasi iklan, pasalnya jenis teks ini paling sering digunakan dan banyak ditemukan di kehidupan sehari-hari.
Biasanya perusahaan-perusahaan menggunakan jenis teks ini untuk keperluan iklan agar pembaca mau membeli produk yang diiklankan.
Struktur Teks Persuasi
Membuat sebuah teks persuasi tidaklah sembarangan, karena teks ini bertujuan mengajak pembaca. Teks persuasi memerlukan struktur teks. Berikut struktur teks persuasi:
1. Pengenalan Isu
Pada bagian pengenalan isu penulis akan memberikan sebuah pengantar terkait sebuah permasalahan ataupun topik yang akan dibahas pada teks.
2. Pemaparan Argumen
Setelah pengantar atau pengenalan isu, kemudian penulis akan memaparkan beberapa argumen yang berkaitan dengan topik yang dibahas.
Agar pembaca semakin yakin biasanya penulis akan memasukkan sejumlah fakta dan data pada bagian ini.
3. Ajakan
Setelah menyampaikan pengenalan isu dan argumen dari penulis, pada akhirnya penulis akan memberikan suatu kalimat ajakan kepada pembaca. Bagian ini merupakan bagian inti pada tesk persuasi.
4. Penegasan Kembali
Setelah pernyataan ajakan, selanjutnya penulis akan menegaskan kembali pernyataan yang sudah disampaikan sebelumnya. Argumen penegasan kembali bertujuan memperkuat ajakan sebelumnya.
Contoh Teks Persuasi Iklan
Agar lebih memahami teks persuasi, berikut Mamikos bagikan contoh teks persuasi iklan beserta strukturnya :
Contoh Iklan Shampo Rejoice
Pengenalan Isu : “Jadi tiap hari gue disuruh kerja-kerja, stres banget gue, butuh healing.”
Argumen : “Tapi, namanya juga hidup nggak selamanya smooth, cuman rambut yang smoth.”
Kalimat Ajakan : “Hidup memang penuh drama tapi rambut nggak perlu pakai drama.”
Penegasan Kembali : “Rejoice 3 in 1, Simpel gak pake drama. Anti kusut, ternutrisi dan tahan lama.”
Meskipun dalam iklan shampo Rejoice tidak ada kata persuasi seperti “Ayo”, namun penonton iklan akan dibuat tertarik dengan argumen iklan pada penegasan kembali.
Halaman:


