8 Contoh Kalimat Negasi Bahasa Indonesia dalam Logika Matematika
Dalam materi logika matematika, kamu akan menemukan berbagai istilah, salah satunya adalah negasi. Supaya kamu bisa lebih mudah memahami negasi dalam logika matematika, simak deretan contoh kalimatnya dalam artikel ini.
Terdapat 5 perangkai dasar proposisi dalam logika matematika, antara lain ingkaran atau negasi, konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi.
Untuk bisa menarik suatu kesimpulan yang benar dari suatu proposisi, tentunya kamu harus memahami terlebih dahulu setiap perangkai dasarnya.
Permisalan ingkaran atau negasi adalah sebagai berikut:
- Jika (p) bernilai benar (B), maka ingkarannya (~p) bernilai salah (S).
- Jika (p) bernilai salah (S), maka ingkarannya (~p) bernilai benar (B).
Contoh Kalimat Negasi dalam Logika Matematika
Untuk lebih memahami lagi tentang contoh negasi dalam logika matematika, berikut adalah contoh kalimat lengkap dengan pembahasannya.
Contoh Kalimat Negasi dalam Logika Matematika 1
Negasi dari “Semua siswa di sekolah menganggap matematika sulit” adalah …
Jawaban:
Negasi adalah ingkaran atau kebalikan dari suatu pernyataan. Sehingga, negasi pertanyaan di atas adalah:
- Tidak semua siswa di sekolah menganggap matematika sulit.
- Beberapa siswa di sekolah menganggap matematika tidak sulit.
Contoh Kalimat Negasi dalam Logika Matematika 2
Negasi dari pernyataan “Gaji pegawai negeri naik dan semua harga barang naik” adalah … Jawaban:
Melansir dari Mathematics LibreTexts, negasi mengubah nilai kebenaran suatu proposisi atau pernyataan.
Jika suatu pernyataan bernilai benar, maka negasinya akan bernilai salah.
Pernyataan di atas adalah proposisi majemuk dalam bentuk konjungsi (∧) karena menggunakan kata “dan”. Kalimat tersebut memiliki bentuk: p: p∧q ~p: ~p∧~q Sehingga, negasi pernyataan tersebut adalah:
- Gaji pegawai negeri tidak naik dan ada harga barang yang tidak naik.
Contoh Kalimat Negasi dalam Logika Matematika 3
Negasi dari pernyataan “Semua pasien berharap sehat dan dapat beraktivitas kembali” adalah … Jawaban:
Sama seperti contoh 1, pernyataan di atas merupakan konjungsi karena merupakan kalimat majemuk yang disambung oleh kata “dan”. p: p∧q ~p: ~p∧~q. Sehingga, negasi pernyataan tersebut adalah:
- Beberapa pasien tidak berharap sehat dan tidak dapat beraktivitas kembali.
Halaman:

