200 Kata-kata Sindiran Kena Mental Halus tapi Menyakitkan, Tinggal Copas
Buat kamu yang tidak berani speak up, tentunya kata-kata sindiran halus bisa menjadi alternatif untuk menyatakan kekesalan kepada seseorang.
42. “Aku nggak ada orang yang rela melihat sahabatnya dari hidupnya terluka, kecuali yang nggak punya pikiran.”
43. “Manusia diberikan kemampuan untuk berpikir, sedang hewan tidak.”
44. “Terus putar matamu. Mungkin kamu akan menemukan otak di belakang sana.”
45. “Bercerminlah dahulu sebelum kamu membuat cermin orang lain.”
46. “Itu orang yang bermuka dua, coba disumbangin satu dengan orang yang suka cari muka. Omonganmu kayak balon warna-warni, tapi sayang, isinya angin doang.”
47. “Perbedaan teman dan musuh sangat tipis. Ada saatnya dia mendukung berbagai hal yang kamu lakukan, tapi bisa saja dia menusuk dari belakang, bahkan menghancurkanmu.”
48. “Dasar gak tahu berterima kasih! Makanya hidupnya bisa menderita seperti itu.”
49. “Awas aja, apa yang dia lakukan sekarang bakal berbuah karma di kemudian hari.”
50. “Kalau sudah berbicara tentang perasaan, sahabat pun berisiko jadi pelaku tikung menikung.”
(2) Deretan Kata-kata Sindiran Bagian II
51. “Bahkan kayu yang berada di sungai selama puluhan tahun pun tak akan berubah menjadi buaya.”
52. “Kata ‘teman’ adalah label yang bisa dicoba siapa saja. Dan kaulah yang menentukan siapa yang paling pantas memakainya.”
53. “Sekali-kali bolehlah menjadi orang yang jahat karena menjadi orang baik terus malah dimanfaatin sama teman sendiri.”
54. “Saya tidak menyindir. Saya hanya cerdas di luar pemahamanmu.”
55. “Kamu terdengar lebih baik dengan mulut tertutup.”
56. “Aku yakin pasti kamu nggak mampu berpikir sejauh itu.”
57. “Otakmu tidak sebesar mulutmu.”
58. “Orang yang otaknya kosong paling banyak bicaranya.”
59. “Aku tidak sedang menghinamu, aku sedang mendeskripsikan dirimu.”
60. “Terus aja ngomong, aku nguap kalau aku tertarik.”
61. “Ada tujuh miliar orang di dunia ini. Kenapa kamu biarkan salah satu dari mereka menghancurkan hidupmu?”
62. “Oh, menderita? Makanya, jangan bikin susah orang.”
63. “Hati-hati dengan mereka yang tak pernah sesuai antara ucapan dan tindakan.”
64. “Silahkan ngomongin gue sepuasnya, gue hanya senyum saja karena gue tahu karena akan ada yang membalas.”
65. “Tak seorang pun mempercayai pembohong. Sekalipun dia menceritakan kebenaran.”
66. “Teman datang dan pergi, tapi aku tidak menyangka kamu juga.”

