47 Contoh Majas Berbagai Jenis dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Sebenarnya apakah majas itu? Mengapa majas penting digunakan dalam percakapan dan tulisan? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

25 Agustus 2024 Lailla

2. Majas Pertentangan

Contoh majas berbagai jenis selanjutnya adalah majas pertentangan. Majas pertentangan mencakup seluruh jenis majas yang menggunakan kata kiasan bertentangan dengan fakta sesungguhnya.

Majas Litotes

Majas litotes merupakan majas dengan gaya bahasa melebih-lebihkan atau hiperbola, tetapi dipersempit pada makna untuk merendahkan diri.

Contoh Majas Litotes:

1. Jangan sungkan untuk mampir ke gubuk kami apabila Anda memiliki waktu luang.

2. Silahkan mencicipi makanan sederhana yang kami sajikan.

3. Ayah membeli mobil butut dengan seluruh uang yang dimilikinya.

Majas Paradoks

Majas paradoks mengungkapkan situasi menggunakan kata yang sifatnya berkebalikan dengan aslinya.

Contoh Majas Paradoks:

1. Gadis itu merasa kesepian di tengah pesta yang begitu ramai.

2. Para petani kelaparan di lumbung padi.

3. Sari menangis meskipun ia melihat semua orang di sekitarnya tertawa.

Majas Antitesis

Majas antitesis merupakan majas dengan perpaduan kata yang artinya berkebalikan atau bertentangan.

Contoh Majas Antitesis:

1. Baik buruk perbuatannya akan mendapatkan balasan suatu saat nanti.

2. Jangan pernah menilai seseorang hanya melihat benar salah perbuatannya.

3. Memasrahkan hidup mati kepada Tuhan akan membuat hidup semakin tenang.

3. Majas Sindiran

Majas sindiran merupakan majas yang menggunakan kata kiasan untuk menyindir keadaan atau seseorang. Majas sindiran dibedakan menjadi beberapa macam.

Majas Ironi

Contoh majas berbagai jenis nomor tiga berupa majas ironi.

Majas ironi merupakan jenis majas sindiran yang menggunakan kata-kata bertentangan dengan fakta. Pada majas ironi, bagian awal kalimat seakan-akan memuji tetapi sebenarnya sedang menyindir.

Contoh Majas Ironi:

1. Rajin sekali, jam sembilan baru bangun.

2. Sudah berapa hari tidak mandi? Kok badanmu sangat harum.

3. Bicaranya sangat santun sampai berani membentak orang tua.

4. Dietnya sukses karena badannya sekarang naik drastis.

Majas Sinisme

Majas sinisme adalah majas yang menyampaikan sindiran secara langsung pada objek yang dimaksud.

Contoh Majas Sinisme:

1. Gulingmu sangat bau, seperti tidak pernah dicuci.

2. Badannya gemuk sekali seperti orang yang kelebihan gizi.

3. Paman itu terlalu baik, sampai-sampai semua barangnya dibagikan pada orang lain.

4. Majas Penegasan

Contoh majas berbagai jenis selanjutnya adalah majas penegasan.

Majas penegasan merupakan jenis majas untuk membuat pembaca atau pendengar setuju pada kalimat yang akan atau sedang diutarakan.

Majas Pleonasme

Majas pleonasme merupakan majas yang menggunakan kata bermakna sama untuk menegaskan sesuatu.

Contoh Majas Pleonasme:

1. Majulah ke depan agar orang-orang bisa menyaksikan penampilanmu.

2. Turunkan tangan ke bawah setelah menjawab soal yang diberikan guru.

3. Jangan berharap bisa mundur ke masa lalu karena kamu sedang hidup di masa kini.

Close