Materi Bola Basket Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya
Bola basket adalah salah satu bab materi dalam mapel PJOK. Yuk, pelajari di rumah!
c. Overhead Pass (Operan di Atas Kepala)

Overhead pass adalah teknik mengoper bola yang dilakukan dari atas kepala, biasanya menggunakan satu atau dua tangan dan sering digunakan ketika pemain ingin memberikan umpan jarak jauh atau saat ingin mengoper bola melewati lawan yang berdiri cukup tinggi.
Berikut langkah-langkah dasar melakukan overhead pass:
- Ambil posisi berdiri yang mantap, kaki dibuka selebar bahu, satu kaki agak maju.
- Pegang bola pakai satu tangan, yang satu lagi bantu jaga keseimbangan.
- Tarik berat badan ke belakang dulu, baru ayunkan tangan ke depan atas.
- Lepas bola pas tangan udah lurus biar operannya lebih akurat.
- Terakhir, langkahkan kaki belakang ke depan supaya posisi tetap stabil.
d. Behind the Back Pass (Operan Belakang Punggung)
Operan belakang punggung atau behind the back pass jadi salah satu teknik yang memiliki gerakan unik karena bola dilempar dari belakang tubuh tanpa melihat langsung arah target.
Ikuti beberapa cara berikut untuk dapat melakukan operan belakang punggung:
- Lakukan posisi siap, badan agak merendah, kaki dibuka selebar bahu.
- Pegang bola dengan satu tangan dominan, tangan satunya bantu jaga keseimbangan.
- Posisikan bola di pinggang atau sedikit ke belakang tubuh.
- Ayunkan tangan ke belakang melewati punggung dengan gerakan cepat.
- Lepaskan bola di sisi belakang tubuh menuju rekan satu tim.
- Pastikan operan tetap terarah meskipun tanpa melihat langsung target.
e. Baseball Pass (Operan Baseball)

Sesuai dengan namanya, baseball pass dilakukan dengan satu tangan seperti lemparan dalam permainan baseball..
Berikut cara melakukan baseball pass:
- Ambil posisi siap, satu kaki di depan dan badan sedikit condong ke belakang.
- Pegang bola dengan satu tangan, tangan lainnya bisa membantu menjaga keseimbangan.
- Ayunkan tangan ke belakang terlebih dahulu untuk mengambil ancang-ancang.
- Lempar bola ke depan atas dengan kuat dan arahkan ke rekan satu tim.
- Ikuti arah lemparan dengan gerakan tubuh agar lebih stabil dan akurat.
2. Teknik Menggiring Bola (Dribble)
Setelah mempelajari berbagai teknik mengoper bola, kini saatnya memahami satu keterampilan penting lainnya dalam permainan bola basket, yaitu menggiring bola atau dribble.
Dalam praktiknya, dribble punya banyak variasi yang bisa digunakan sesuai kebutuhan di lapangan. Berikut beberapa jenis teknik menggiring bola yang umum digunakan dalam pertandingan:
a. Crossover Move

Crossover adalah teknik dribble menyilang dari satu tangan ke tangan lainnya. Bola dipantulkan dari kiri ke kanan atau sebaliknya dengan cepat.
Gerakan ini sering digunakan untuk mengecoh lawan di area pertahanan mereka. Jika berhasil, bisa membuat lawan kehilangan keseimbangan, atau yang biasa disebut ankle break.
b. Between the Legs Dribble
Pada teknik ini, bola digiring dengan memantulkannya melewati sela-sela kaki, dari satu tangan ke tangan lainnya. Awalnya mungkin cukup sulit, tapi jika terus dilatih, teknik ini bisa jadi trik ampuh untuk menghindari hadangan lawan, lho.
c. Reserve Dribble
Reserve dribble adalah teknik di mana pemain menggiring bola mengelilingi tubuh secara horizontal. Gerakan ini membutuhkan konsentrasi tinggi dan kemampuan mengontrol bola secara maksimal.
d. Behind the Back Dribble
Teknik dribble ini mirip dengan crossover, tapi bola dipantulkan dari belakang tubuh. Pemain akan membelakangi bola saat melakukan gerakan ini, sehingga lebih sulit dibaca lawan. Namun, butuh kontrol bola yang baik dan latihan konsisten untuk menguasainya.
e. High Dribble / Speed Dribble
Selanjutnya cara menggiring bola berikut ini digunakan saat pemain melakukan serangan cepat atau fast break. Bola digiring dengan pantulan tinggi sambil berlari secepat mungkin menuju area lawan.
3. Teknik Pivot

Teknik dasar bola basket selanjutnya disebut dengan pivot yang merupakan gerakan memutar tubuh dengan menggunakan salah satu kaki sebagai poros atau tumpuan, sementara kaki lainnya bergerak untuk mencari posisi yang lebih aman atau strategis.
Saat melakukan pivot, bola tetap dipegang dengan kedua tangan dan tidak boleh menyentuh lantai. Teknik ini biasanya dilakukan setelah pemain menerima operan, terutama saat sedang dijaga ketat oleh lawan. Tujuannya adalah untuk melindungi bola, membuka ruang, atau mencari rekan tim yang bebas.
Dalam aturan permainan bola basket, pemain yang memegang bola tidak boleh bergerak bebas tanpa dribble bukan? Oleh karena itu, pivot menjadi solusi agar pemain tetap bisa bergerak tanpa melakukan pelanggaran.
4. Teknik Menembak Bola (Shooting)
Untuk mendapatkan poin, maka bola harus ditembakkan atau dimasukkan ke dalam ring. Oleh karena itu, teknik menembak bola atau shooting sangat diperlukan.
Terdapat beberapa jenis shooting yang bisa dipilih pemain tergantung situasi di lapangan. Berikut penjelasannya:
a. Set Shoot
Set shoot adalah teknik tembakan yang dilakukan tanpa lompatan. Biasanya digunakan saat pemain dalam posisi bebas dan tidak mendapat tekanan dari lawan.
Gerakannya cenderung tenang, yaitu berdiri dengan posisi seimbang, bola diangkat ke atas kepala, lalu dilepaskan dengan dorongan dari pergelangan tangan.
Halaman:

