55 Contoh Majas Metafora beserta Penjelasannya, Pengertian dan Ciri-cirinya Lengkap
Berbagai jenis majas yang digunakan memiliki tujuan penggunaan dalam kalimat masing-masing.
2. Daya tarik karya sastra
Pemakaian majas jenis metafora juga bisa membuat sebuah karya sastra terlihat memiliki rangkaian kata yang lebih hidup dan menarik sehingga lebih memiliki daya tarik untuk disimak.
Banyak yang menggunakan majas jenis metafora untuk membuat karya sastra tersebut lebih dinikmati banyak orang.
3. Untuk mempermudah pemahaman pembaca
Penggunaan majas jenis metafora juga bertujuan untuk membuat ide dan konsep yang dimiliki oleh seorang penulis menjadi lebih mudah untuk dipahami pembaca.
Jika penulis kerap menggunakan kata atau ungkapan yang rumit sekalipun, majas jenis metafora juga akan sangat membantu pembaca untuk memahami isi karya sastra dengan baik dan benar.
4. Memberikan pengetahuan baru
Dan penggunaan majas metafora juga bisa memberikan pengetahuan baru bagi pembaca terutama tentang penulisan kalimat yang ada di dalam karya sastra tersebut.
Adapun untuk ciri majas jenis metafora ada beberapa yang bisa Kita kenali dengan mudah.
Ciri yang pertama adalah dimana majas ini tak menggunakan kata penghubung dalam kelompok kata atau kalimat di dalamnya. Kata perbandingan yang dipakai biasanya berbentuk kiasan secara langsung.
Ciri yang kedua adalah penggunaan majas ini membuat perbandingan sebuah objek atau kondisi dalam kalimat secara langsung tanpa menggunakan kata perbandingan.
Menggunakan kata atau frasa yang bersifat kiasan untuk membandingkan atau menyamakan suatu kondisi dengan kondisi lainnya.
Jika Anda menemukan satu teks yang memiliki ciri yang disebutkan di atas maka Anda baru saja membaca teks kalimat yang memiliki majas jenis metafora di dalamnya.
Para ahli bahasa sendiri menetapkan majas jenis metafora menjadi ratunya majas di dalam bahasa Indonesia.
Penyebabnya adalah karena ada banyak sekali majas yang bentukan awalnya berasal dari majas jenis metafora.
Jenis Majas Metafora dan Contoh Kalimat dalam Karya Sastra
Jenis majas metafora ini terbagi menjadi dua jenis, hal ini diketahui secara umum dalam pengetahuan bahasa Indonesia.
1. Metafora in Prasetia
Jenis yang pertama adalah metafora in Prasetia. Yaitu jenis majas yang digunakan dalam sebuah kalimat dimana tujuan penggunaannya adalah agar supaya makna yang terkandung dalam kalimat bisa lebih eksplisit.
Penggunaan majas dalam kalimat ini biasanya memiliki struktur dimana objek yang hendak dibandingkan bersamaan dengan objek perbandingannya.
Contoh : Kinanti adalah kembang desa yang berhasil mencuri perhatian banyak lelaki di desa Sukamaju.
Kata kembang desa adalah majas jenis metafora yang memiliki arti gadis yang paling cantik di desa tersebut.
Halaman:

