Ada Perubahan! Ini 4 Perbedaan TKA SMA 2025 dan 2026, Mulai Jumlah Soal Hingga Durasi Pengerjaan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA 2026 menghadirkan skema ujian yang lebih ramah siswa karena durasi pengerjaan jauh lebih lapang.
D. Hari Keempat: Dua Mata Pelajaran Pilihan
- Jumlah Soal: Masing-masing 25 Soal per mata pelajaran pilihan.
- Durasi Pengerjaan: 60 Menit per mata pelajaran pilihan (Total 120 Menit untuk 2 Mapel).
- Uraian Perubahan: Pilihan mata pelajaran disesuaikan dengan minat, bakat, serta program keahlian/jurusan lanjutan siswa (Saintek, Soshum, Bahasa, atau Kejuruan/SMK).
3. Ekosistem dan Variasi Mata Pelajaran Pilihan
- TKA 2025: Pilihan mata pelajaran terbatas pada skema umum SMA (sekitar 19 mata pelajaran seperti Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dsb.).
- TKA 2026: Daftar mapel pilihan diperluas secara masif hingga 69 Mata Pelajaran. Hal ini mencakup mata pelajaran muatan lokal khusus, mata pelajaran keahlian vokasi/SMK, hingga bahasa asing spesifik, untuk memastikan kesetaraan bagi seluruh lini pendidikan menengah.
4. Perubahan Bentuk Soal dan Pendekatan Penilaian
- Lebih Sedikit Pilihan Ganda Konvensional: TKA tahun 2026 semakin meminimalkan soal bentuk pilihan ganda tunggal (A, B, C, D, E).
- Dominasi Soal Kompleks: Soal akan lebih banyak menggunakan bentuk Pilihan Ganda Kompleks (memilih lebih dari satu jawaban benar), Menjodohkan, dan Isian/Jawaban Singkat.
- Penggunaan Stimulus Kontekstual: Setiap butir soal akan diawali oleh stimulus berbasis data, grafik, tabel, atau artikel isu terkini untuk mengukur tingkat literasi dan numerasi tingkat tinggi.
Tambahan Lain Tentang Pelaksanaan TKA
Selain perubahan struktur jadwal, durasi, dan jumlah soal, ada beberapa hal krusial lain mengenai pelaksanaan TKA SMA 2026 yang penting untuk diketahui, di antaranya:
1. Fungsi dan Kedudukan Nilai TKA 2026
- Bukan Syarat Kelulusan Sekolah: TKA tidak menentukan lulus atau tidaknya seorang siswa. Kelulusan siswa sepenuhnya menjadi kewenangan sekolah berdasarkan penilain harian, rapor, dan kriteria sekolah.
- Pengganti/Pelengkap Asesmen Nasional (AN): TKA menjadi potret capaian akademik individu, sekaligus menyediakan data standar secara nasional untuk peta mutu pendidikan.
- Dipertimbangkan untuk Seleksi Masuk PTN: Nilai TKA dirancang memiliki kesetaraan standar nasional, sehingga beberapa PTN dan jalur seleksi nasional (seperti jalur prestasi/SNBP atau jalur mandiri) dapat menggunakannya sebagai acuan portofolio akademik siswa yang bersangkutan.
2. Ketentuan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan
Linearitas Jurusan Kuliah / Karir: Karena pilihan mata pelajaran meluas hingga 69 mapel (termasuk mapel vokasi dan bahasa asing), maka siswa diimbau memilih 2 mapel pilihan yang sejalan dengan program studi perguruan tinggi yang ingin dituju.
Pemilihan mapel dilakukan saat pendaftaran TKA melalui sistem pendataan resmi sekolah (Dapodik/EMIS) dan secara umum tidak dapat diubah menjelang hari pelaksanaan ujian.
3. Ketentuan Teknis Pelaksanaan (Mode dan Perangkat)
Ujian nanti akan dilaksanakan secara digital menggunakan aplikasi khusus dari Pusmendik (mirip dengan sistem ANBK).
Untuk mapel Matematika, penggunaan kalkulator fisik tetap dilarang. Namun, pada beberapa tipe soal numerasi kompleks tertentu, aplikasi ujian dapat menyediakan kalkulator sederhana di dalam layar sistem (bergantung pada ketentuan butir soal).
4. Sistem Penilaian (Bukan Skor Minus)
Penilaian tidak lagi sekadar menghitung berapa jumlah soal yang benar, melainkan memperhitungkan bobot tingkat kesulitan tiap butir soal. Jawaban salah atau tidak diisi mendapat nilai 0 (tidak mengurangi nilai dari jawaban yang benar). Oleh karenanya, siswa disarankan tetap mengisi semua soal yang ada.
5. Tata Tertib dan Sesi Susulan
Bagi siswa yang sakit (harus dibuktikan dengan surat dokter resmi) atau mengalami kendala force majeure saat hari pengerjaan, pemerintah menyediakan jadwal TKA Susulan.
Sistem mencatat waktu pengerjaan per bagian. Jika waktu untuk satu mata pelajaran/komponen (misal: Bahasa Indonesia) selesai, maka sistem secara otomatis mengunci sesi tersebut dan berpindah ke instrumen berikutnya (misal: Survei Karakter).
Halaman:

