7 Proses Pengolahan Minyak Bumi dari Mentah hingga Siap Digunakan
Minyak bumi merupakan energi fosil yang sampai saat ini masih menjadi penyokong utama energi di bumi. Yuk, simak proses pengolahan dari bahan mentah hingga dapat kita manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari!
8. Industri Kimia
Minyak bumi digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai produk kimia, termasuk deterjen, sabun, kosmetik, dan produk rumah tangga lainnya.
9. Ekspor dan Sumber Pemasukan Negara
Minyak bumi adalah komoditas yang sangat laku di kancah perdagangan internasional.
Ekspor minyak bumi dapat menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak negara dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mereka.
Proses Pengolahan Minyak Bumi
Mari kita pelajari proses pengolahan minyak bumi dari bahan mentah hingga menjadi produk yang dapat kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Destilasi
Destilasi adalah tahap pertama dalam proses pengolahan minyak bumi di kilang minyak. Proses ini melibatkan pemanasan minyak mentah dalam kolom destilasi atau distilasi fraksional.
Pemanasan dimulai dari suhu sekitar 350°C hingga 400°C (662°F hingga 752°F) di bagian atas kolom destilasi dan suhu turun seiring dengan penurunan tinggi di dalam kolom.
Pada bagian atas kolom, gas alam terkondensasi, sedangkan fraksi-fraksi yang lebih berat seperti nafta, kerosin dan bahan bakar diesel dipisahkan pada tingkat yang lebih rendah.
2. Cracking
Proses cracking adalah metode yang digunakan untuk memecah molekul-molekul berat dalam minyak bumi menjadi molekul yang lebih ringan.
Proses pengolahan minyak bumi ini biasanya dilakukan dengan dua cara: cracking termal dan cracking katalitik. Cracking termal melibatkan pemanasan minyak bumi pada suhu tinggi tanpa katalis.
Cracking termal melibatkan suhu yang sangat tinggi, biasanya di atas 425°C (797°F). Cracking katalitik memerlukan suhu yang lebih rendah, sekitar 425°C hingga 600°C (797°F hingga 1112°F).
Cracking katalitik, di sisi lain, menggunakan katalis untuk mempercepat reaksi pemecahan. Hasil dari proses cracking berupa bensin, bahan bakar jet, dan senyawa lainnya.
3. Reforming
Proses reforming adalah langkah penting dalam proses pengolahan minyak bumi yang bertujuan meningkatkan angka oktan bensin.
Dalam reforming, senyawa aromatik dan naphthenic diubah menjadi senyawa yang lebih oktan tinggi.
Proses pengolahan minyak bumi dilakukan dengan memasukkan hidrogen ke dalam campuran reaksi menggunakan katalis.
Proses reforming berlangsung pada suhu sekitar 480°C hingga 540°C (896°F hingga 1004°F) dan memerlukan tekanan tinggi.
Hasilnya adalah bensin yang memiliki angka oktan yang lebih tinggi yang hasilnya dapat menghindari ketukan mesin yang merusak dan meningkatkan efisiensi mesin kendaraan.
