Advertisement
Source : goodnewsfromindonesia.id

Rangkuman Sejarah Kerajaan Pajajaran, Sumber, Letak, Raja, Sampai Masa Keruntuhanya

Sejarah kerajaan Pajajaran dimulai pada 932 Masehi di Tatar Pasundan, wilayah barat Pulau Jawa. Yuk baca pembahasan lengkap mengenai sejarah kerajaan Pajajaran dalam artikel ini.

20 November 2023 Bella Carla

5. Perdamaian antara Kerajaan Pajajaran dan Kerajaan Cirebon

Kerajaan Pajajaran dan kerajaan Cirebon yang saling memperebutkan kekuasaan tersebut memutuskan untuk berdamai pada tahun 1531 Masehi dan saling mengakui keberadaan masing-masing.

Perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah pihak dan Surawisesa mengambil kesempatan untuk memperbaiki kerajaannya.

6. Kekayaan Maritim Pajajaran Menurun

Pasca terambil alihnya wilayah utara Pantai Jawa, kekayaan Pajajaran di bidang maritim mulai menurun.

Mengingat, wilayah utara Pantai Jawa tersebut merupakan pusat industri maritim kerajaan.

7. Keruntuhan di Tahun 1579

Keruntuhan kerajaan Pajajaran benar-benar terjadi pada tahun 1579. Setelah mendapat serangan Cirebon sebelumnya, kekuatan Pajajaran mulai melemah dan hanya tersisa 1000 pasukan yang setia pada Surawisesa.

Kehadiran kerajaan baru berbasis Islam di wilayah Sunda, yaitu Kesultanan Banten membuat Pajajaran terpontang-panting.

Dipimpin oleh Maulana Yusuf, Kesultanan Banten memang sengaja mengincar Pajajaran karena bercorak Hindu-Budha dan lokasi keduanya yang saling berbatasan.

Peperangan yang terjadi antara Pajajaran dan Kesultanan Banten menyebabkan keberadaan Pajajaran hilang tanpa sisa pada tahun 1579 Masehi.

Para bangsawan yang sebelumnya memegang kepercayaan kepada kerajaan Pajajaran pun akhirnya perlahan-lahan mulai menganut agama Islam.

5 Kerajaan Maritim Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya

Peninggalan Kerajaan Pajajaran

Nah, berikut adalah beberapa peninggalan dari kerajaan Pajajaran yang perlu kamu ketahui.

1. Prasasti Perjanjian Sunda Portugal

Prasasti Perjanjian Sunda Portugis
https://wikimedia.org/

Merupakan prasasti berbentuk tugu batu, Prasasti Perjanjian Sunda Portugis ditemukan pada tahun 1918 di Batavia, yang kini menjadi DKI Jakarta.

Prasasti ini merupakan prasasti yang menjadi tanda perjanjian antara Kerajaan Sunda dengan Kerajaan Portugis yang dibuat oleh utusan dagang Kerajaan Portugis dari Malaka.

2. Prasasti Cikapundung

Prasasti Cikapundung
https://www.kompasiana.com/karenabersepedaitubaik9690

Prasasti Cikapundung juga merupakan salah satu peninggalan dari kerajaan Pajajaran.

Prasasti ini ditemukan di Sungai Cikapundung, Kota Bandung, pada tanggal 8 Oktober 2010.

Berdasarkan aksara Sunda kuno yang tertera, prasasti dengn panjang 178 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 55 cm ini berasal dari abad ke-14.

3. Prasasti Pasir Datar

Salah satu peninggalan Kerajaan Pajajaran ini ditemukan pada tahun 1872 di perkebunan kopi daerah Pasir Datar, Desa Cisande, Kabupaten Sukabumi.

Karena ditemukan di daerah Pasir Datar, maka prasasti yang terbuat dari material batu alam ini diberi nama Prasasti Pasir Datar.

Prasasti ini disimpan di Museum Nasional. Namun, prasasti ini masih belum dikaji isinya, sehingga belum dapat ditemukan di internet.

Halaman:

Advertisement