Resep Bahan Bubur Asyura Spesial di Hari 10 Muharram yang Enak Dilengkapi Sejarah dan Maknanya
Setiap tanggal 10 Muharram, biasanya ada hidangan spesial yang disebut bubur Asyura yang isinya berbagai macam campuran kacang, umbi, dan sayur.
Cara membuat:
- Beras yang sudah dicuci bersih dicampurkan dengan santan dan garam, lalu masak dengan api sedang hingga setengah matang.
- Masukkan potongan ubi, jagung, dan kacang tanah. Masak terus hingga benar-benar matang dan teksturnya menjadi bubur kental.
- Bubur siap disajikan dengan makanan pendamping seperti opor ayam, sambal goreng kentang, abon daging, perkedel kentang, dan lainnya.
Sejarah dan Makna Bubur Asyura
Asal-usul Bubur Asyura secara tradisional mengarah pada peristiwa pasca-banjir besar yang melanda kaum Nabi Nuh AS. Berdasarkan riwayat, ketika bahtera Nabi Nuh akhirnya berlabuh di Bukit Judi pada hari kesepuluh bulan Muharram, persediaan makanan di dalam kapal sudah menipis.
Dalam kondisi serba terbatas tersebut, Nabi Nuh AS memerintahkan umatnya untuk mengumpulkan sisa-sisa bahan makanan yang ada, mulai dari kacang-kacangan, hingga biji-bijian seperti gandum dan beras, untuk kemudian dimasak bersama dalam satu kuali besar agar cukup dibagikan kepada seluruh penumpang yang selamat.
Secara filosofis, tindakan mencampurkan berbagai jenis bahan makanan tersebut menjadi simbol persatuan dan rasa syukur atas keselamatan dari bencana besar.
Karena bahan yang terkumpul berasal dari sisa-sisa yang berbeda jenis dan ukuran, maka terciptalah tekstur bubur yang unik, nikmat dan kaya akan rasa.
Tradisi membuat bubur tersebut kemudian diwariskan secara turun-temurun oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia sebagai bentuk penghormatan terhadap mukjizat di masa itu.
Di wilayah berbeda, resep bubur Asyura tetap beradaptasi dengan komoditas lokal, sehingga muncul variasi jumlah bahan secara spesifik, seperti penggunaan bahan-bahan dengan bilangan tertentu untuk melambangkan keberkahan.
Di Indonesia, tradisi membuat Bubur Asyura mengalami akulturasi budaya yang kental, di mana bahan-bahan lokal seperti santan, kunyit, dan sayur-sayuran tropis masuk ke dalam komposisi utama.
Kehadiran bubur Asyura yang dibuat setiap tanggal 10 Muharram bukan sekadar ritual kuliner semata, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi melalui tradisi gotong royong saat memasaknya di masjid atau surau di dekat rumah.
Penutup
Demikianlah bahasan lengkap resep masakan bubur Asyura yang enak beserta penjelasan sejarah dan maknanya di artikel ini harus Mamikos sudahi dulu sampai di sini. 🫛🧅🥣
Semoga info resep bahan bubur Asyura yang enak dan mudah dibuat di sini bermanfaat untuk kamu semua.
Referensi:
5 Resep Bubur Asyura yang Enak untuk 10 Muharram & Apa Maknanya? [Daring]. Tautan: tirto.id/resep-bubur-asyura-yang-enak-untuk-10-muharram-dan-apa-maknanya-gNmb
Halaman:
