Contoh Soal Suhu dan Kalor Kelas 11 beserta Jawabannya
Suhu dan kalor merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran Fisika kelas 11. Untuk memahaminya lebih lanjut, yuk kerjakan contoh soal berikut!
Contoh soal suhu dan kalor 2
Jelaskan perbedaan antara kalor laten dan kalor sensibel!
Jawaban: Kalor sensibel adalah kalor yang diperlukan atau dilepaskan oleh suatu zat untuk mengubah suhunya tanpa mengubah fase.
Ini berarti kalor sensibel terkait dengan perubahan suhu yang dapat diukur secara langsung. Contoh kalor sensibel adalah saat memanaskan air dari suhu kamar hingga mendidih.
Sementara itu, kalor laten adalah kalor yang diperlukan atau dilepaskan oleh suatu zat untuk mengubah fasa (misalnya, dari padat ke cair atau dari cair ke gas) tanpa mengubah suhunya pada saat perubahan fasa terjadi.
Kalor laten terkait dengan perubahan wujud suatu zat dan tidak memengaruhi suhu pada saat itu. Contoh kalor laten adalah saat melelehkan es menjadi air.
Selama proses ini, suhu es tetap 0°C meskipun energi panas ditambahkan, karena energi digunakan untuk mengubah fase (dari padat menjadi cairan) daripada meningkatkan suhu.
Jadi, perbedaan utama antara kalor laten dan kalor sensibel adalah bahwa kalor sensibel berhubungan dengan perubahan suhu, sementara kalor laten berhubungan dengan perubahan fase tanpa perubahan suhu.
Contoh soal suhu dan kalor 3
Sebanyak 100 gram air yang memiliki suhu 70°C dialirkan ke atas sepotong balok es yang suhunya 0°C, sehingga seluruh es melebur.
Dengan memanfaatkan nilai kalor lebur es sebesar 0,5 kkal/kg dan kalor jenis air sebesar 1 kkal/kg°C, kita dapat menentukan jumlah massa es yang melebur. Berapakah massa es yang melebur dalam proses ini?
Jawaban: Kalor yang diperlukan untuk mencairkan air pada suhu 70°C hingga suhu 0°C adalah 100 gram x 70°C x 1 kkal/kg°C = 7000 kkal.
Jika seluruh kalor ini digunakan untuk mencairkan es, maka massa es yang melebur dapat dihitung dengan rumus:
Kalor lebur es = massa es x kalor lebur es
7000 kkal = massa es x 0,5 kkal/kg
massa es = 14000 gram atau 14 kg.
Maka, massa es yang melebur dalam proses di atas ialah 14 kg.
Contoh soal suhu dan kalor 4
Suhu udara di dalam ruangan adalah 95°F. Konversikan suhu ini ke dalam satuan Kelvin!
Jawaban: Untuk mengonversi suhu dari Fahrenheit (°F) menjadi Kelvin (K), kamu dapat menggunakan rumus berikut:
Kelvin (K) = (Fahrenheit (°F) – 32) x 5/9 + 273.15.
Sebagai contoh, jika suhu udara dalam ruangan adalah 95°F, kamu dapat menghitungnya sebagai berikut:
Kelvin (K) = (95°F – 32) x 5/9 + 273.15 = (63) x 5/9 + 273.15 = 35°C + 273.15 = 308.15 K.
Jadi, suhu udara dalam ruangan adalah sekitar 308.15 Kelvin.
Halaman:

