<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-buku-besar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-buku-besar/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 09:33:16 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/cara-membuat-buku-besar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi beserta Cara Membuatnya yang Benar</title>
            <category>Akuntansi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-bentuk-buku-besar-akuntansi-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 31 Oct 2023 02:19:42 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Ririn</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-bentuk-buku-besar-akuntansi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Ada beberapa jenis bentuk buku akuntansi. Mamikos akan membahas bentuk bukunya dan cara membuatnya. simak, ya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-bentuk-buku-besar-akuntansi-pljr/">4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi beserta Cara Membuatnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi beserta Cara Membuatnya yang Benar — Dalam dunia akuntansi, buku besar memegang peranan krusial sebagai sarana untuk merekam semua transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu entitas bisnis.</p>



<p>Memiliki buku besar yang terstruktur dengan baik tidak hanya memudahkan proses pelaporan keuangan, tetapi juga membantu dalam analisis dan pengambilan keputusan bisnis.</p>



<p>Untuk itu, dalam artikel ini, kita akan mempelajari berbagai contoh bentuk buku besar akuntansi dan langkah-langkah mendetail dalam menyusunnya dengan benar. Simak terus, ya!</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Definisi dan Poin Penting Buku Besar Akuntansi</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1.jpg" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203637" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Pexels/@Pixabay</figcaption></figure></div>



<p>Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai contoh bentuk buku besar akuntansi, maka akan lebih baik kalau kita pahami dulu definisinya. Apa itu buku besar akuntansi?</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Definisi</strong></h3>



<p>Buku besar akuntansi, seringkali hanya disebut buku besar, adalah catatan akuntansi yang menyajikan ringkasan dari semua akun dalam sistem akuntansi suatu organisasi. </p>



<p>Setiap transaksi yang terjadi dalam bisnis dicatat di dalam buku besar, dan ini menjadi dasar untuk menyusun <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-laporan-keuangan-akuntansi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">laporan keuangan</a>.</p>



<p>Buku besar adalah komponen inti dari sistem akuntansi dan berfungsi untuk menyediakan gambaran umum tentang posisi keuangan bisnis. </p>



<p>Ketika dilakukan dengan benar, buku besar akan memberikan informasi yang akurat dan <em>up-to-date</em> tentang kondisi keuangan sebuah organisasi.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/macam-macam-buku-besar-dalam-akuntansi-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/macam-macam-buku-besar-dalam-akuntansi-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Macam-macam-Buku-Besar-500x345.jpg" alt="Macam-macam Buku Besar dalam Akuntansi Beserta Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Macam-macam Buku Besar dalam Akuntansi Beserta Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Poin-Poin Penting dalam Buku Besar Akuntansi</strong></h3>



<p>Sebelum kita membahas mengenai contoh bentuk buku besar akuntansi, maka ada baiknya kalau kita pahami dulu poin-poin yang ada di dalam buku besar.</p>



<p>Berikut adalah beberapa poin penting tentang buku besar akuntansi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Struktur Buku Besar</strong></h4>



<p>Buku besar terdiri dari berbagai halaman, dan setiap halaman didedikasikan untuk satu akun tertentu. Sebagai contoh, bisa ada halaman khusus untuk &#8220;Kas,&#8221; &#8220;Piutang Usaha,&#8221; &#8220;Perlengkapan,&#8221; dan seterusnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Fungsi Utama</strong></h4>



<p>Buku besar bertindak sebagai pusat informasi bagi semua transaksi yang terjadi dalam bisnis. Ia mengkonsolidasikan semua entri jurnal ke dalam akun-akun tertentu, sehingga kita bisa melihat saldo akhir dari setiap akun.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Entri Jurnal ke Buku Besar</strong></h4>



<p>Setelah transaksi dicatat di dalam jurnal umum (dalam bentuk entri jurnal), entri tersebut kemudian diposting (ditransfer) ke akun yang relevan di dalam buku besar.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Saldo Akun</strong></h4>



<p>Di akhir periode akuntansi, setiap akun di buku besar akan memiliki saldo (bisa debit atau kredit, tergantung pada jenis akunnya). </p>



<p>Saldo ini akan digunakan untuk membuat neraca saldo, yang selanjutnya digunakan untuk menyusun laporan keuangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Jenis Akun</strong></h4>



<p>Ada lima jenis akun utama dalam buku besar, yakni: Aktiva (aset), Kewajiban (liabilitas), Modal (ekuitas pemilik), Pendapatan, dan Biaya. </p>



<p>Setiap akun memiliki sisi debit dan kredit, dan norma debit kredit berbeda-beda untuk masing-masing jenis akun.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya Rekonsiliasi</strong></h4>



<p>Untuk memastikan keakuratan catatan, penting bagi bisnis untuk rutin melakukan rekonsiliasi buku besar, khususnya untuk akun-akun seperti kas dan bank.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Buku Besar Pembantu</strong></h4>



<p>Dalam organisasi yang lebih besar dengan banyak transaksi, mungkin ada buku besar pembantu yang digunakan untuk mendetailkan informasi dari akun tertentu dalam buku besar utama.</p>



<p>Sebagai contoh, buku besar pembantu piutang bisa digunakan untuk melacak setiap pelanggan dan jumlah yang mereka hutang.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong><em>Software </em>Akuntansi</strong></h4>



<p>Dengan perkembangan teknologi, banyak organisasi sekarang menggunakan <em>software </em>akuntansi untuk mengotomatisasi proses entri jurnal dan pemostingan ke buku besar. </p>



<p>Adanya <em>software</em> ini mempermudah dan mempercepat proses akuntansi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Struktur dan Bentuk<strong><em> </em></strong>Buku Besar Akuntansi</h2>



<p>Di segmen ini, kita akan membahas mengenai contoh bentuk buku besar akuntansi. </p>



<p>Untuk membahas contoh bentuk buku besar akuntansi maka kita akan menguraikan jenis-jenis buku besar akuntansi seperti di bawah ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.</strong> <strong>Buku Akuntansi Bentuk T</strong></h3>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi yang pertama adalah buku akuntansi bentuk T. Buku akuntansi bentuk T merujuk pada representasi visual dari akun dalam akuntansi yang menyerupai huruf &#8220;T&#8221;.</p>



<p>Model ini kerap dipilih oleh banyak pihak. Buku besar jenis ini berfungsi untuk analisis transaksi dan memberikan gambaran tentang cara kerja akun. </p>



<p>Bentuk buku ini adalah cara tradisional dan sederhana untuk memvisualisasikan dan mencatat entri debit dan kredit untuk akun tertentu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kelebihan Buku Akuntansi Bentuk T</strong></h4>



<ul><li><strong>Sederhana dan Mudah Dipahami</strong></li></ul>



<p>&nbsp;Bentuk T memberikan visualisasi yang jelas tentang bagaimana transaksi mempengaruhi suatu akun.</p>



<!--nextpage-->



<ul><li><strong>Pengenalan Dasar Akuntansi</strong></li></ul>



<p>Bagi mereka yang baru belajar akuntansi, bentuk T memberikan pengenalan yang baik ke konsep debit dan kredit.</p>



<p>Meskipun bentuk T adalah alat yang berguna, terutama untuk pemula, banyak perusahaan modern menggunakan <em>software</em> akuntansi yang memudahkan pemrosesan entri jurnal dan pemostingan ke buku besar.</p>



<p>Hal ini menyebabkan penggunaan bentuk T secara manual menjadi jarang. Namun, untuk keperluan pendidikan atau pemahaman konsep dasar, bentuk T tetap relevan.</p>



<p><strong>Struktur Buku Akuntansi Bentuk T</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="680" height="331" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Bentuk-T.png" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203599" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Bentuk-T.png 680w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Bentuk-T-500x243.png 500w" sizes="(max-width: 680px) 100vw, 680px" /><figcaption>wallstreetmojo/@Ashish Kumar Srivastav</figcaption></figure></div>



<p><strong>Contoh Buku Besar Akuntansi Bentuk T</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="1000" height="601" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-contoh-bentuk-T.png" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203603" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-contoh-bentuk-T.png 1000w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-contoh-bentuk-T-500x301.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-contoh-bentuk-T-768x462.png 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption>@lumenlearning</figcaption></figure></div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2.</strong> <strong>Buku Besar Staffel</strong></h3>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi yang berikutnya adalah bentuk staffel. Keunikan dari buku besar ini terletak pada desain halamannya serta kolom saldo yang ada.</p>



<p>Ada dua jenis buku besar staffel, yaitu yang memiliki tiga kolom dengan satu kolom saldo, dan yang lainnya memiliki empat kolom dengan dua kolom saldo. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-dari-jurnal-umum-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-dari-jurnal-umum-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/11/Cara-Membuat-Buku-Besar-dari-Jurnal-Umum-Beserta-Contohnya-yang-Benar-500x333.jpg" alt="Cara Membuat Buku Besar dari Jurnal Umum Beserta Contohnya yang Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Membuat Buku Besar dari Jurnal Umum Beserta Contohnya yang Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi bentuk staffel akan diuraikan di bawah ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>A.</strong> <strong>Bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal</strong></h4>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi jenis Staffel yang pertama adalah Bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal. </p>



<p>Bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal adalah salah satu format buku besar yang biasa digunakan dalam sistem akuntansi.</p>



<p>Bentuk ini khususnya cocok untuk akuntansi yang menggunakan sistem pencatatan sederhana dan tidak memerlukan pemisahan antara debit dan kredit yang detail.</p>



<p><strong>Struktur Buku Akuntansi Bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal</strong></p>



<ul><li><strong>Tanggal:</strong> Kapan transaksi terjadi.</li><li><strong>Keterangan:</strong> Deskripsi singkat tentang transaksi.</li><li><strong>Ref. Jurnal:</strong> Referensi ke jurnal umum di mana entri asli dibuat.</li><li><strong>Mutasi Debit:</strong> Jumlah perubahan debit untuk transaksi.</li><li><strong>Mutasi Kredit:</strong> Jumlah perubahan kredit untuk transaksi.</li><li><strong>Saldo:</strong> Saldo akun setelah setiap transaksi, yang diperbarui berdasarkan mutasi debit atau kredit.</li></ul>



<p><strong>Struktur Buku Akuntansi Staffel Berkolom Saldo Tunggal</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="171" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Staffle-tunggal-1.png" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203605" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Staffle-tunggal-1.png 600w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Staffle-tunggal-1-500x143.png 500w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption>@financestrategists</figcaption></figure></div>



<p><strong>Contoh Buku Akuntansi Staffel Berkolom Saldo Tunggal</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="943" height="480" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffle-tunggal.jpg" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203611" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffle-tunggal.jpg 943w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffle-tunggal-500x255.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffle-tunggal-768x391.jpg 768w" sizes="(max-width: 943px) 100vw, 943px" /><figcaption>@double-entry-bookkeeping</figcaption></figure></div>



<p>Format ini memberikan gambaran singkat tentang aktivitas akun tanpa perlu menampilkan kolom saldo debit dan kredit secara terpisah. </p>



<p>Meskipun sederhana, Bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal efektif untuk bisnis atau kegiatan yang memiliki transaksi sederhana dan jumlah akun yang terbatas.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>B. Bentuk Staffel Berkolom Saldo Rangkap</strong></h4>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi jenis Staffel yang pertama adalah Bentuk Staffel Berkolom Saldo Rangkap. </p>



<p>Bentuk Staffel Berkolom Saldo Rangkap adalah format buku besar yang dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih mendetail tentang perubahan saldo debit dan kredit dari suatu akun.</p>



<p>Berbeda dengan bentuk Staffel Berkolom Saldo Tunggal, format ini memisahkan saldo debit dan kredit dalam kolom-kolom terpisah, memungkinkan pengguna untuk melihat saldo berjalan dari kedua sisi secara bersamaan.</p>



<p><strong>Struktur Buku Akuntansi Bentuk Staffel Berkolom Saldo Rangkap:</strong></p>



<ul><li><strong>Tanggal</strong>: Kapan transaksi terjadi.</li><li><strong>Keterangan</strong>: Deskripsi singkat tentang transaksi.</li><li><strong>Ref. Jurnal</strong>: Referensi ke jurnal umum di mana entri asli dibuat.</li><li><strong>Mutasi Debit</strong>: Jumlah perubahan debit untuk transaksi.</li><li><strong>Mutasi Kredit</strong>: Jumlah perubahan kredit untuk transaksi.</li><li><strong>Saldo Debit</strong>: Saldo debit yang berjalan setelah transaksi.</li><li><strong>Saldo Kredit</strong>: Saldo kredit yang berjalan setelah transaksi.</li><li><strong>Saldo</strong>: Saldo neto dari akun setelah setiap transaksi.</li></ul>



<p><strong>Contoh Buku Akuntansi Staffel Berkolom Saldo Rangkap</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="371" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffel-rangkap.png" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203612" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffel-rangkap.png 700w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-staffel-rangkap-500x265.png 500w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption>@financestrategists</figcaption></figure></div>



<p>Dalam format ini, kita dapat dengan mudah melihat saldo debit dan kredit setelah setiap transaksi dan bagaimana mereka mempengaruhi saldo neto akun.</p>



<p>Bentuk Staffel Berkolom Saldo Rangkap memberikan gambaran yang lebih mendetail tentang perubahan saldo dari waktu ke waktu. </p>



<p>Hal ini menjadikan buku besar jenis ini sebagai pilihan yang bagus untuk bisnis atau kegiatan dengan volume transaksi yang lebih besar atau untuk mereka yang ingin analisis yang lebih mendalam tentang aktivitas akun mereka.</p>



<p>&nbsp;Seperti format buku besar lainnya, keputusan untuk menggunakan format tertentu akan tergantung pada kebutuhan dan preferensi bisnis.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3.</strong> <strong>Struktur Buku Akuntansi Bentuk Skontro</strong></h3>



<p>Contoh bentuk buku besar akuntansi yang berikutnya adalah bentuk Skontro. Buku besar jenis skontro, dikenal juga dengan model dua kolom.</p>



<p>Meskipun memiliki kesamaan dengan buku besar model T, buku besar skontro menawarkan konten yang lebih rinci.</p>



<p>&nbsp;Buku besar jenis ini sering dipilih oleh perusahaan karena mampu menyajikan detail transaksi dengan jelas namun tetap mudah untuk digunakan.</p>



<ul><li><strong>Tanggal</strong>: Kapan transaksi terjadi.</li><li><strong>Keterangan</strong>: Deskripsi singkat tentang transaksi.</li><li><strong>Ref.</strong>: Referensi ke jurnal umum (opsional).</li><li><strong>Debit</strong>: Jumlah debit untuk transaksi.</li><li><strong>Kredit</strong>: Jumlah kredit untuk transaksi.</li><li><strong>Saldo Debit</strong>: Total saldo debit setelah transaksi.</li><li><strong>Saldo Kredit</strong>: Total saldo kredit setelah transaksi.</li><li><strong>Saldo Akhir</strong>: Saldo akun setelah transaksi. Ini biasanya adalah selisih antara saldo debit dan kredit.</li></ul>



<!--nextpage-->



<p><strong>Contoh </strong><strong>Buku Akuntansi Bentuk Skontro</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="588" height="760" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-skontro.png" alt="4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi Beserta Cara Membuatnya yang Benar" class="wp-image-203613" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-skontro.png 588w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-skontro-387x500.png 387w" sizes="(max-width: 588px) 100vw, 588px" /><figcaption>@mas-software</figcaption></figure></div>



<p>Dalam format skontro, kita dapat dengan mudah melihat saldo berjalan dari suatu akun setelah setiap transaksi. Ini memudahkan pengguna untuk melacak dan memahami perubahan saldo dari waktu ke waktu.</p>



<p>Meskipun bentuk skontro lebih terstruktur daripada bentuk T, keputusan untuk menggunakan salah satu tergantung pada preferensi pengguna dan kebutuhan bisnis.</p>



<p>Dengan adanya software akuntansi modern, banyak dari format buku besar manual ini sudah menjadi kurang umum, tetapi pemahaman dasarnya tetap penting bagi mereka yang belajar akuntansi. </p>



<p>Semoga contoh bentuk buku besar akuntansi yang dibahas cukup memberikan gambaran.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Buku Besar Akuntansi</strong></h2>



<p>Setelah kita membahas mengenai contoh bentuk buku besar akuntansi maka akan membahas cara membuat buku besarnya.</p>



<p>Membuat buku besar akuntansi melibatkan beberapa langkah dasar.</p>



<p>Sebelum masuk ke detail dan contoh buku besar akuntansi untuk pembahasan lebih lanjut, penting untuk memahami bahwa jika kamu telah menyusun jurnal umum maka semuanya akan jadi lebih mudah.</p>



<p>Hal ini dikarenakan buku besar memerlukan informasi dari jurnal tersebut. Untuk pemahaman lebih lanjut, kamu bisa mempelajarinya di contoh bentuk buku besar akuntansi di segmen sebelumnya, ya.</p>



<p>Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya mengenai contoh bentuk buku besar akuntansi, maka selanjutnya kita akan menguraikan cara membuat buku besar akuntansi terlebih dahulu.</p>



<p>Berikut adalah langkah-langkah dasar dalam membuat buku besar akuntansi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1.</strong> <strong>Pilih Akun yang Dibutuhkan</strong></h3>



<p>Dalam akuntansi, sebuah &#8220;akun&#8221; adalah satuan pencatatan yang digunakan untuk mengelompokkan transaksi-transaksi serupa. Pemilihan akun tergantung pada jenis transaksi yang umum terjadi dalam bisnis kamu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kas</strong></h4>



<p>Ini adalah akun yang mencatat semua transaksi yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas. </p>



<p>Semua penerimaan, seperti pendapatan dari penjualan, akan dicatat sebagai debit, sementara semua pengeluaran, seperti pembayaran kepada pemasok, akan dicatat sebagai kredit.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Piutang Usaha</strong></h4>



<p>Akun ini digunakan untuk mencatat jumlah uang yang pelanggan berutang kepada bisnis karena pembelian barang atau jasa secara kredit.</p>



<p>Jika bisnis kamu menjual barang kepada pelanggan dan memungkinkan mereka membayar kemudian, jumlah tersebut akan dicatat di sini.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Hutang Usaha</strong></h4>



<p>Akun ini adalah kebalikan dari Piutang Usaha. Ini mencatat jumlah uang yang bisnis kamu berutang kepada pemasok karena pembelian barang atau jasa yang belum dibayar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pendapatan</strong></h4>



<p>Semua pemasukan yang diterima bisnis, baik dari penjualan produk, penyediaan jasa, atau sumber pendapatan lainnya, dicatat di sini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Biaya Gaji</strong></h4>



<p>Akun ini khusus mencatat semua pengeluaran yang berkaitan dengan gaji dan upah karyawan.</p>



<p>Ada banyak akun lain yang mungkin perlu kamu pertimbangkan, tergantung pada kompleksitas bisnis kamu.</p>



<p>Contoh lain termasuk &#8220;Persediaan,&#8221; &#8220;Perlengkapan,&#8221; &#8220;Biaya Sewa,&#8221; &#8220;Akumulasi Penyusutan,&#8221; dan lainnya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-penyesuaian-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-penyesuaian-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Jurnal-Penyesuaian-Beserta-Cara-Membuatnya-Lengkap-500x333.png" alt="Contoh Jurnal Penyesuaian Beserta Cara Membuatnya Lengkap!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Jurnal Penyesuaian Beserta Cara Membuatnya Lengkap!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Buat Halaman untuk Setiap Akun</strong></h3>



<p>Seperti yang sudah kita lihat dalam contoh bentuk buku besar akuntansi, setelah menentukan akun-akun yang kamu perlukan, langkah berikutnya adalah menyediakan ruang khusus untuk masing-masing akun tersebut.</p>



<p>Ruang khusus itu bisa dalam format fisik (seperti buku besar tradisional) atau format digital (seperti dalam<em> spreadsheet</em> atau <em>software </em>akuntansi).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dalam Buku</strong></h4>



<p>Jika kamu menggunakan buku besar fisik, dedikasikan satu atau beberapa halaman untuk masing-masing akun.</p>



<p>Di atas halaman, tulis nama akun sebagai judul. Di bawahnya, kamu bisa membagi halaman menjadi kolom-kolom seperti &#8220;Tanggal,&#8221; &#8220;Keterangan,&#8221; &#8220;Debit,&#8221; &#8220;Kredit,&#8221; dan &#8220;Saldo.&#8221;</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dalam <em>Spreadsheet</em> atau Software</strong></h4>



<p>Jika kamu menggunakan software atau <em>spreadsheet digital</em>, kamu dapat membuat <em>tab </em>atau <em>sheet</em> terpisah untuk setiap akun. </p>



<p>Di setiap <em>sheet,</em> kamu akan memiliki baris-baris untuk entri dan kolom-kolom yang serupa dengan format buku fisik.</p>



<p>Hal ini seperti yang bisa kamu lihat di contoh bentuk buku besar akuntansi yang dibahas di segmen sebelumnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Ambil Data dari Jurnal Umum</strong></h3>



<p>Sebelum memahami proses ini, penting untuk mengetahui apa itu jurnal umum. Jurnal umum adalah buku pencatatan pertama yang mencatat setiap transaksi bisnis dalam urutan kronologis. </p>



<p>Setiap entri di jurnal umum disebut entri jurnal, dan biasanya terdiri dari tanggal, keterangan, jumlah debit, jumlah kredit, dan akun yang terpengaruh.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Proses Ambil Data</strong></h4>



<ul><li><strong><em>Review</em> Entri</strong></li></ul>



<p>&nbsp;Mulailah dengan melihat setiap entri jurnal yang telah kamu buat di jurnal umum. Ini akan memberi kamu gambaran tentang transaksi apa saja yang perlu diposting ke buku besar.</p>



<!--nextpage-->



<ul><li><strong>Identifikasi Akun Terkait</strong></li></ul>



<p>Setiap entri jurnal biasanya melibatkan setidaknya dua akun (sesuai dengan prinsip akuntansi kamu). </p>



<p>Misalnya, jika kamu telah mencatat penjualan barang secara kredit, entri jurnal mungkin melibatkan akun &#8220;Pendapatan&#8221; (kredit) dan &#8220;Piutang Usaha&#8221; (debit).</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Lakukan Pemostingan</strong></h3>



<p>Pemostingan adalah proses mentransfer informasi dari jurnal umum ke buku besar. </p>



<p>Setelah transaksi direkam di jurnal umum, mereka harus ditempatkan di akun yang relevan di buku besar untuk melihat gambaran kumulatif dari setiap transaksi yang berkaitan dengan akun tertentu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Proses Pemostingan</h4>



<ul><li><strong>Pilih Entri</strong></li></ul>



<p>Ambil entri pertama dari jurnal umum Kamu.</p>



<ul><li><strong>Tentukan Akun yang Terpengaruh</strong></li></ul>



<p>Seperti yang disebutkan sebelumnya, lihat akun yang terlibat dalam entri jurnal.</p>



<p>Misalnya, jika entri jurnal menunjukkan debit ke &#8220;Piutang Usaha&#8221; dan kredit ke &#8220;Pendapatan&#8221;, kamu akan mengunggah ke kedua akun ini di buku besar.</p>



<ul><li><strong><em>Transfer </em>Data</strong></li></ul>



<p>Pada halaman atau kolom buku besar untuk akun &#8220;Piutang Usaha&#8221;, masukkan tanggal <em>entri,</em> keterangan, dan jumlah debit. </p>



<p>Kemudian, di halaman atau kolom untuk &#8220;Pendapatan&#8221;, masukkan tanggal, keterangan, dan jumlah kredit.</p>



<ul><li> <strong>Ulangi untuk Semua <em>Entri</em></strong></li></ul>



<p>Lakukan proses yang sama untuk setiap entri di jurnal umum sampai semua entri telah diposting ke buku besar.</p>



<ul><li><strong>Cek Saldo</strong></li></ul>



<p>Setelah memposting entri, kamu dapat menghitung saldo untuk setiap akun di buku besar dengan menjumlahkan debit dan kredit. Ini akan memberikan gambaran tentang posisi setiap akun pada titik waktu tertentu.</p>



<p>Dengan pemostingan yang akurat dan tepat waktu, buku besar kamu akan menyediakan gambaran yang komprehensif dan <em>up-to-date</em> tentang keadaan keuangan bisnis kamu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Hitung Saldo untuk Setiap Akun</strong></h3>



<p>Setelah kamu memposting semua entri dari jurnal umum ke buku besar, penting untuk mengetahui saldo akhir dari setiap akun. </p>



<p>Saldo ini memberikan gambaran tentang nilai atau posisi akun pada titik waktu tertentu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Proses Menghitung Saldo</h4>



<ul><li><strong>Akun Aktiva dan Biaya</strong></li></ul>



<p>Untuk akun seperti aktiva (misalnya, Kas, Persediaan, Piutang Usaha) dan biaya (misalnya, Biaya Gaji, Biaya Sewa), saldo dihitung dengan mengurangkan total kredit dari total debit.</p>



<!--nextpage-->



<p>Jika debit melebihi kredit, akun tersebut memiliki saldo debit. Jika kredit melebihi debit, akun tersebut memiliki saldo kredit. Untuk gambaran lebih jelasnya kamu bisa lihat di contoh bentuk buku besar akuntansi di atas ya.</p>



<ul><li><strong>Akun Kewajiban, Modal, dan Pendapatan</strong></li></ul>



<p>Untuk akun seperti kewajiban (misalnya, Hutang Usaha), modal (misalnya, Modal Pemilik), dan pendapatan (misalnya, Pendapatan Penjualan), saldo dihitung dengan mengurangkan total debit dari total kredit.</p>



<p>&nbsp;Jika kredit melebihi debit, akun tersebut memiliki saldo kredit. Jika debit melebihi kredit, akun tersebut memiliki saldo debit.</p>



<ul><li><strong>Cek Saldo</strong></li></ul>



<p>Saldo untuk setiap akun biasanya dicatat di kolom paling kanan dari buku besar dan diperbarui setiap kali ada pemostingan baru ke akun tersebut</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6.</strong> <strong>Lakukan Rekonsiliasi</strong></h3>



<p>Rekonsiliasi adalah proses memeriksa dan memastikan bahwa catatan kamu akurat dan konsisten. Dalam konteks buku besar, hal ini sering berarti memastikan bahwa total debit sama dengan total kredit.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Proses Rekonsiliasi</strong></h4>



<ul><li><strong>Total Debit dan Kredit</strong></li></ul>



<p>Jumlahkan semua debit dan semua kredit di seluruh buku besar kamu. Ini harus seimbang atau sama, sesuai dengan prinsip dasar akuntansi kamu.</p>



<ul><li><strong>Identifikasi Ketidaksesuaian</strong>:</li></ul>



<p>Jika kamu menemukan bahwa total debit dan kredit tidak seimbang, ini mungkin menunjukkan bahwa ada kesalahan dalam pemostingan atau pencatatan entri. </p>



<p>Kamu mungkin perlu kembali melihat jurnal umum kamu atau memeriksa entri buku besar untuk menemukan kesalahan tersebut.</p>



<ul><li><strong>Koreksi Kesalahan</strong></li></ul>



<p>Jika kamu menemukan kesalahan, koreksi segera. Ini mungkin melibatkan membuat entri koreksi di jurnal umum dan kemudian mempostingnya ke buku besar.</p>



<ul><li><strong>Rekonsiliasi Berkala</strong></li></ul>



<p>Meskipun kamu mungkin melakukan rekonsiliasi setelah setiap periode akuntansi (misalnya, bulanan atau tahunan), baiknya untuk memeriksa keseimbangan buku besar kamu secara rutin untuk mendeteksi kesalahan sesegera mungkin.</p>



<p>Dengan melakukan rekonsiliasi secara rutin, kamu memastikan integritas dan akurasi catatan keuangan kamu, yang penting untuk pengambilan keputusan bisnis dan pelaporan keuangan yang tepat.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>7.</strong> <strong><em>Update</em> Secara Berkala</strong></h3>



<p>Mengupdate buku besar secara berkala adalah prinsip penting dalam akuntansi untuk memastikan bahwa catatan keuangan kamu selalu akurat dan mencerminkan aktivitas bisnis yang sebenarnya.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya <em>Update</em> Berkala</strong></h4>



<ul><li><strong>Catatan yang Akurat</strong></li></ul>



<p>Memposting entri ke buku besar segera setelah pencatatan di jurnal umum memastikan bahwa kamu tidak lupa atau melewatkan transaksi apa pun. </p>



<p>Ini sangat penting untuk menghindari ketidaksesuaian atau kesalahan dalam laporan keuangan kamu.</p>



<ul><li><strong>Kemudahan Pelacakan</strong></li></ul>



<p>Meng-<em>update</em> buku besar secara berkala memudahkan untuk melacak posisi keuangan kamu secara <em>real-time.</em> Ini membantu dalam pengambilan keputusan bisnis yang tepat waktu.</p>



<ul><li><strong>Persiapan untuk Audit atau Pemeriksaan</strong></li></ul>



<p>Memiliki catatan yang selalu <em>up-to-date</em> memudahkan jika bisnis kamu perlu menjalani audit atau pemeriksaan. Ini menunjukkan bahwa kamu memiliki sistem akuntansi yang terorganisir dengan baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8. Pertimbangkan Penggunaan<em> Software</em></strong></h3>



<p>Dalam era <em>digital</em> saat ini, banyak bisnis beralih dari sistem pencatatan manual ke <em>software </em>akuntansi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses akuntansi mereka.</p>



<p>Seperti yang kamu lihat dalam contoh bentuk buku besar akuntansi sebelumnya, pembuatannya menggunakan <em>software.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading">Keuntungan Menggunakan <em>Software</em> Akuntansi</h4>



<ul><li><strong>Otomatisasi Proses</strong></li></ul>



<p>Sebagian besar <em>software </em>akuntansi modern dapat otomatis memposting entri dari jurnal umum ke buku besar. Ini menghilangkan kebutuhan untuk <em>entri manual</em> kamu, mengurangi kemungkinan kesalahan.</p>



<ul><li><strong>Integrasi dengan Sistem Lain</strong></li></ul>



<p><em>Software</em> akuntansi sering kali dapat terintegrasi dengan sistem lain seperti sistem manajemen inventori, pembayaran gaji, atau <em>platform e-commerce.</em> Ini memudahkan sinkronisasi data di seluruh platform bisnis kamu.</p>



<ul><li> <strong>Laporan Keuangan</strong></li></ul>



<p>Banyak <em>software</em> akuntansi menawarkan fitur untuk menghasilkan laporan keuangan otomatis, seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.</p>



<ul><li><strong>Keamanan Data</strong></li></ul>



<p><em>Software </em>akuntansi biasanya memiliki fitur keamanan untuk melindungi data keuangan kamu dari akses yang tidak sah atau kehilangan data.</p>



<ul><li><strong>Kemudahan Akses</strong></li></ul>



<p>Sebagian besar <em>software </em>akuntansi kini berbasis cloud, yang memungkinkan kamu mengakses data keuangan kamu dari mana saja dan kapan saja, selama kamu memiliki koneksi internet.</p>



<p>Namun, penting untuk memilih <em>software </em>akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan dan ukuran bisnis kamu. </p>



<p>Selain itu, akan lebih baik kalau melakukan penelitian atau berkonsultasi dengan seorang akuntan sebelum memutuskan platform mana yang terbaik untuk bisnis kamu.</p>



<p>Semoga kamu bisa membuat buku besar versimu sendiri ya setelah memahami contoh bentuk buku besar akuntansi dan cara membuatnya.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Penutup</strong></h2>



<p>Mengerti berbagai contoh bentuk <a href="https://mamikos.com/info/contoh-buku-besar-pembantu-akuntansi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="buku besar akuntansi (opens in a new tab)">buku besar akuntansi</a> dan bagaimana cara menyusunnya dengan benar adalah keterampilan dasar yang penting bagi setiap akuntan dan pemilik bisnis.</p>



<p>Semoga informasi dalam artikel ini membantu kamu dalam mendalami dan menerapkan praktik akuntansi di sekolah. Selamat menyusun buku besar dengan efektif dan efisien!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-umum-beserta-cara-membuatnya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-umum-beserta-cara-membuatnya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/Contoh-Jurnal-Umum-beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-Lengkap-500x333.jpg" alt="Contoh Jurnal Umum beserta Cara Membuatnya yang Benar, Lengkap!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Jurnal Umum beserta Cara Membuatnya yang Benar, Lengkap!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-bentuk-buku-besar-akuntansi-pljr/">4 Contoh Bentuk Buku Besar Akuntansi beserta Cara Membuatnya yang Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1.jpg" length="89905" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/4-Contoh-Bentuk-Buku-Besar-Akuntansi-Beserta-Cara-Membuatnya-yang-Benar-1-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>﻿Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya yang Baik dan Benar, Terlengkap!</title>
            <category>Akuntansi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-pljr/</link>
            <pubDate>Fri, 27 Oct 2023 10:32:16 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Mamikos</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Buku besar sendiri adalah tahap catatan terakhir (book of final entry) dalam bidang akuntansi. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-pljr/">﻿Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya yang Baik dan Benar, Terlengkap!</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya yang Baik dan Benar, Terlengkap! &#8211; General ledger merupakan satu dari jenis buku besar akuntansi. </p>



<p>Buku ini menjadi bagian penting dari sebuah siklus <a rel="noreferrer noopener" aria-label="akuntansi (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/pengertian-akuntansi-pljr/" target="_blank">akuntansi</a>. Perlu diketahui bahwa catatan seperti ini berisi kumpulan data-data transaksi historis termuat di jurnal khusus dan umum, dalam cara membuat buku besar. </p>



<p>Buku besar sendiri adalah tahap catatan terakhir (book of final entry) dalam bidang akuntansi. </p>



<p>Sehingga kamu harus memahami cara membuat buku besar dari <a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/pengertian-jurnal-umum-pljr/" target="_blank">jurnal umum</a> dengan benar, serta memahami arti buku besar. Simak informasi selengkapnya mengenai buku besar di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pengertian dan Fungsi dari Buku Besar</strong></h2>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="640" height="427" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting.jpg" alt="Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya" class="wp-image-92766" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting.jpg 640w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting-500x334.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>unsplash.com/@benchaccounting </figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Pengertian</h3>



<p>Buku besar berarti sebuah buku yang mempunyai isi perkiraan tentang rangkuman dari pengaruh adanya transaksi keuangan akibat kewajiban, perubahan aktiva, maupun modal di dalam perusahaan. </p>



<p>Dalam pengertian lainnya, buku besar juda alat digunakan untuk mencatat berbagai perubahan.</p>



<p>Perubahan tersebut perlu dicatat di suatu akun karena terdapat transaksi keuangan. </p>



<p>Perusahaan memiliki buku besar dengan perkiraan jumlah berbeda antar satu dan yang lainnya. </p>



<p>Hal ini disebabkan karena terdapat beberapa faktor seperti keuangan, jenis kegiatan, &amp; informasi diperlukan perusahaan.</p>



<p>Selain itu ada juga faktor lainnya meliputi volume transaksi dan kekayaan perusahaan. </p>



<p>Aktivitas pencatatan buku besar sendiri disebut sebagai posting. Bisa dikatakan bahwa uku besar adalah pemindahan akun berasal dari jurnal uum. </p>



<p>Sehingga posting biasanya dilakukan setelah ada jurnal umum.</p>



<p>Akun-akun di dalam buku besar digolongkan menjadi 2, yaitu real account (akun ril) dan nominal account (akun nominal). </p>



<p>Akun riil sendiri akun yang ada pada neraca seperti modal, hutang, kewajiban, dan aktiva. </p>



<p>Sedangkan akun nominal biasanya terdapat di laporan laba rugi seperti pendapatan &amp; akun beban.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-penutup-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-penutup-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Contoh-Jurnal-Penutup-dan-Cara-Membuatnya-yang-Baik-dan-Benar-500x333.jpg" alt="﻿Contoh Jurnal Penutup dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Contoh Jurnal Penutup dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Kegunaan atau Fungsi</h3>



<ul><li>Sebagai alat untuk menggolongkan atau mengkategorikan data keuangan &amp; bisa mengetahui keadaan / jumlah rekening (akun) yang sebenarnya apakah terdapat perbedaan atau tidak</li><li>Digunakan sebagai alat untuk meringkas data-data transaksi yang telah dicatat dalam jurnal melalui cara membuat buku besar</li><li>Sebagai informasi atau bahan dalam menyusun laporan keuangan</li><li>Sebagai dasar dari penggolongan transaksi yang telah maupun tercatat di dalam sebuah jurnal</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Macam Buku Besar</strong></h2>



<h2 class="wp-block-heading">1. Buku Besar Umum (General Ledger)</h2>



<p>Buku besar umum merupakan buku yang berisi berbagai perkiraan yang tiap bagian berdiri sendiri. </p>



<p>Beberapa diantaranya berisi seperti periode tertentu seperti kas, piutang, modal, serta persediaan utang. </p>



<p>Buku besar jenis ini merupakan sebuah pedoman yang memiliki pengaruh dari transaksi pada perubahan modal dari perusahaan. </p>



<p>Termasuk aktiva serta kewajiban sebuah perusahaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Buku Besar Pembantu</h2>



<p>Buku besar pembantu biasanya banyak disebut sebagai buku tambahan. Di dalam buku besar pembantu terdapat rekening-rekening secara khusus mencatat utang usaha dan piutang secara detail. </p>



<p>Buku besar jenis ini terbagi menjadi 2 macam, yaitu:</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Buku Besar Pembantu Utang</h2>



<p>Buku besar pembantu utang sering juga disebut dengan nama lain buku utang. </p>



<p>Buku besar ini mencatat tentang tiap pemasok secara rinci, termasuk jumlah utang sekaligus dan mencatat siapa pemasok yang memberikan pinjaman kredit dalam Cara membuat buku besar akuntansi</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Buku besar piutang usaha</h2>



<p>Buku piutang khusus adalah nama lain dari buku besar piutang usaha, di dalamnya merinci dimana lokasi, berapa jumlah transaksi, dan langganan kredit. </p>



<p>Selain itu buku piutang khusus juga mencatat kepada siapa saja perusahaan melakukan transaksi mengenai penjualan menggunakan cara kredit.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/siklus-akuntansi-perusahaan-jasa-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/siklus-akuntansi-perusahaan-jasa-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/08/akuntansi-2-500x345.jpg" alt="﻿Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, Proses Pencatatan Transaksi dan Laporan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, Proses Pencatatan Transaksi dan Laporan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">5. Buku Besar Kreditur (Creditors Ledger)</h2>



<p>Buku besar kreditor satu ini hanya mengumpulkan berbagai informasi dari satu jurnal saja, yaitu jurnal pembelian. </p>



<p>Tujuan adanya buku besar kreditor agar dapat memberi pengetahuan tentang perusahaan berhutang kepada pemasok mana.</p>



<p>Jumlah uang yang dihutang tersebut pun butuh dihitung ketika kamu menerapkan cara membuat buku besar perusahaan dagang. </p>



<p>Bentuk buku besar ini bisa kamu pakai salah satunya disesuaikan dengan kebutuhan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">6. Buku Besar Debitur (Debitors Ledger)</h2>



<p>Secara garis besar, buku besar debitur sangat berbeda dengan buku besar perusahaa. Salah satu perbedaanya buku besar debitur hanya dapat mengumpulkan informasi dari jurnal atau catatan penjualan. </p>



<p>Pengumpulan informasi tersebut agar dapat memberi pengetahuan tentang pelanggan yang melakukan hutang di dalam bisnis &amp; berapa jumlahnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Bentuk Buku Besar</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading">Buku besar Berbentuk T</h3>



<p>Cara membuat buku besar bentuk T terbilang paling sederhana dan sangat sering digunakan ketika sedang membuat buku besar. </p>



<p>Perlu diketahui bahwa buku besar jenis ini dipakai untuk keperluan menjelaskan mekanisme pemakaian akun serta analisis transaksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Buku Besar dengan Bentuk Staffel</h3>



<p>Buku besar bentuk staffel ini mempunyai halaman berbentuk dan terdapat lajur saldo. </p>



<p>Buku besar bentuk staffel ternyata ada yang 3 kolom serta ada lajur saldo tunggal. </p>



<p>Selain itu, kamu juga bisa menerapkan cara membuat buku besar 4 kolom dengan lajur saldo rangkap.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Buku Besar Bentuk Skontro</h3>



<p>Bentuk buku besar terakhir yaitu skonto,merupakan buku besar dengan bentuk 2 kolom. </p>



<p>Buku besar skonto sendiri adalah bentuk T yang kemudian sudah lebih daripada versi tersebut saat sedang melakukan cara membuat buku besar.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Buku Besar </strong><strong>dengan Melakukan Posting dari Jurnal Menuju Buku Besar</strong></h2>



<p>Kamu perlu mengetahui tentang cara memindahkan data-data berasal dari jurnal umum menuju ke buku besar. Simak beberapa langkahnya di bawah ini:</p>



<ol><li>Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu pindahkan tanggal kejadian pada jurnal umum ke dalam kolom tanggal pada buku besar</li><li>Selanjutnya pindahkan juga jumlah kredit dan jumlah debe di dalam kolom kredit &amp; debet pada buku besar.</li><li>Langkah ke-3 adalah masukkan nomor halaman yang ada di dalam jurnal ke kolom referensi (bagian di buku besar)</li><li>Langkah terakhir yaitu pindahkan keterangan dan penjelasan singkat dari jurnal umum ke dalam buku besar tersebut</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-jurnal-ag/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-jurnal-ag/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Cara-Membuat-Jurnal-yang-Baik-dan-Benar-beserta-Contohnya-Lengkap-500x333.jpg" alt="Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar beserta Contohnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar beserta Contohnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Buku Besar</strong><strong> yang Benar dan Profesional</strong></h2>



<p>Kamu harus memperhatikan dengan benar cara-cara pembuatan buku besar, misalnya pada cara membuat buku besar di Excel. </p>



<p>Penggunaan microsoft Excel untuk keperluan pembuatan buku besar ini tentunya memakai rumus yang sering digunakan. Ikuti beberapa langkah selengkapnya di bawah:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tahap Persiapan</h3>



<p>Kamu dapat memulai proses pembuatan buku besar jika telah selesai mencatat seluruh transaksi yang ada di dalam buku jurnal, entah itu penjualan, transaksi pembelian, pengeluaran, atau penerimaan kas lainnya.</p>



<p>Selanjutnya kamu dapat memulai untuk membuat form untuk buku besar. Sedangkan untuk memindahkan dan menghitung saldo dari buku jurnal, maka dapat menggunakan rumus &amp; fitur dalam Excel. </p>



<p>Bentuk form buku besar sendiri terdiri atas pos, tanggal, kredit, saldo (debit dan kredit), serta debit.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tahap Pembuatan di Dalam Microsoft Excel</h3>



<p>Pada bagian paling atas berupa rekening atau nama akun, kamu bisa memilihnya langsung pada list yang sudah ada sebelumnya. Ikuti langkah-langkahnya di bawah ini untuk membuatnya:</p>



<ul><li>Pilih menu Data dan ketuk pilihan Data Validation</li><li>Kemudian klik Setting, kemudian pilih menu Validation Criteria dan klik Allow. Setelah itu klik untuk pilih List</li><li>Lalu klik Source dan ambil data-data berasal dari daftar rekening. Daftar rekening sendiri bisa kamu buat sheet sendiri atau dalam satu sheet dengan buku besar, dan beri nama COA (Chart of Account).</li></ul>



<p>Sedangkan untuk pembuatan list bisa berdasarkan akun, kode rekening, atau nama rekening. Kamu dapat memilihnya sesuai keinginan untuk penempatan / urutannya.<br></p>



<ul><li>Hitung penjumlahan transaksi rekening pada sisi debit dan kredit, serta hitn juga saldo rekening. Kemudian akan didapatkan saldo dengan cara menghitung selisih saldo yang ada pada debit dn kredit tersebut. Kamu pun hanya perlu menyesuaikan jenis akunnya saja.</li></ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-ilmiah-umum-skripsi-pendidikan-lengkap/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-ilmiah-umum-skripsi-pendidikan-lengkap/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/03/Jurnal-500x333.jpg" alt="11 Contoh Jurnal Ilmiah Umum, Skripsi, Pendidikan [Lengkap]" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">11 Contoh Jurnal Ilmiah Umum, Skripsi, Pendidikan [Lengkap]</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh dan </strong><strong>Cara Membuat Buku Besar</strong></h2>



<p>Misal ada sebuah perusahaan bernama PT. ABCDEF dengan Chart of Account atau CoA sebagai berikut:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="795" height="538" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-1.jpg" alt="" class="wp-image-92782" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-1.jpg 795w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-1-500x338.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-1-768x520.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></figure></div>



<p>Cara membuat buku besar bisa dipahami dari CoA terlebih dulu. </p>



<p>CoA pada tiap perusahaan secara garis besar berisi sama, namun ada sejumlah hal yang perlu diketahui, untuk hal tersebut bisa ditanyakan ke senior atau manajer keuangan perusahaan. </p>



<p>Selanjutnya dilakukan adalah melakukan perincian. Dengan contoh sebagai berikut:</p>



<ul><li>Pada tanggal 1 Desember 2021, PT ABCDEF melakukan transaksi penjualan pada dua klien dengan sistem kredit atau cicilan.&nbsp;</li><li>Pelanggan pertama melakukan pembelian PT ABCDEF dengan nilai barang sejumlah Rp 5.000.000.</li><li>Selanjutnya pelanggan kedua membeli produk PT ABCDEF dengan biaya sebesar Rp 4.500.000.&nbsp;</li><li>PT ABCDEF selanjutnya mengirim barang pesanan kedua dari pelanggan di tanggal 2 Desember 2018.</li></ul>



<p>Berikut entri cara membuat buku besar tersebut:</p>



<p>Jurnal Umum Bulan Desember 2021</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="770" height="384" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-2.jpg" alt="" class="wp-image-92783" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-2.jpg 770w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-2-500x249.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-2-768x383.jpg 768w" sizes="(max-width: 770px) 100vw, 770px" /></figure></div>



<ul><li>Pada tanggal 5 Desember 2021, PT ABCDEF membeli alat tulis kantor atau ATK secara kredit dengan harga atau nominal transaksi sejumlah Rp 2.500.000.</li><li>PT ABCDEF melakukan pelunasan utang dari pembelian alat tulis kantor atau ATK yang dilakukan pada 5 Desember 2021. Berikut rincian yang harus ditambahkan di dalam pembukuan.</li></ul>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="763" height="172" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-3.jpg" alt="" class="wp-image-92785" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-3.jpg 763w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-3-500x113.jpg 500w" sizes="(max-width: 763px) 100vw, 763px" /></figure></div>



<ul><li>Tanggal 15 Desember 2021, PT ABCDEF menerima uang pelunasan atas penjualan secara kredit yang dilakukan oleh pelanggan pertama di tanggal 1 Desember.</li><li>Ditambah PT ABCDEF melunasi utang atas pembelian ATK di tanggal 5 Desember 2021.</li></ul>



<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="269" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-4.jpg" alt="" class="wp-image-92786" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-4.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/contoh-buku-besar-4-500x175.jpg 500w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>



<p>Tahap berikutnya cara membuat buku besar dalam siklus akuntansi adalah mengunggah entri jurnal umum ke buku besar. </p>



<p>Awalnya, entri jurnal ke buku besar dilakukan manual atau tulis tangan. Namun karena kemajuan teknologi, ada aplikasi yang akan membantu untuk memudahkan. </p>



<p>Aplikasi ini bisa diunduh gratis di internet atau bahkan beberapa perusahaan sudah memiliki aplikasi khusus yang mereka buat. </p>



<p>Hal ini memudahkan pembukuan perusahaan agar arsip tersimpan rapi dan lebih aman daripada buku manual.</p>



<p>Artikel di atas belum menunjukkan secara jelas dan langsung berapa jumlah keuntungan atau kerugian sebuah perusahaan. </p>



<p>Contoh cara membuat buku besar di atas tidak sepenuhnya tertulis semua transaksi sebuah perusahaan. Namun secara garis besar bisa ditiru untuk menjadi contoh. </p>



<p>Buku Besar adalah catatan keuangan perusahaan yang dirangkum berdasarkan transaksi dari jurnal dan berisi nilai saldo debit serta kredit tiap akun perusahaan.&nbsp;</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Harga Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Harga Murah</a><br><br><a href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Medan Harga Murah</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p><br></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-buku-besar-pljr/">﻿Cara Membuat Buku Besar dan Contohnya yang Baik dan Benar, Terlengkap!</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting.jpg" length="12508" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/11/cara-membuat-buku-besar-@benchaccounting-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>