<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-jurnal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-jurnal/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 09:59:29 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-jurnal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 123 dan Cara Membuatnya yang Baik</title>
            <category>Tips Kerja</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-mooc-pppk-agenda-123-kry/</link>
            <pubDate>Thu, 30 Oct 2025 09:49:31 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-mooc-pppk-agenda-123-kry/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Masih bingung bagaimana membuat jurnal MOOC PPPK? Simak contohnya lengkap di artikel berikut ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-mooc-pppk-agenda-123-kry/">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 123 dan Cara Membuatnya yang Baik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Sedang membutuhkan contoh jurnal MOOC PPPK agenda 123? Salah satu tugas yang didapat dalam pelatihan MOOC bagi calon maupun pegawai PPPK adalah menyusun jurnal refleksi dari setiap agenda pembelajaran.</p>



<p>Melalui jurnal ini, peserta tidak hanya diminta untuk menuliskan kembali isi materi, tetapi juga menunjukkan pemahaman, sikap, dan rencana penerapan nilai-nilai yang dipelajari selama pelatihan. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p>Bagi yang sedang atau akan memulai mengerjakan tugas tersebut, Mamikos telah menyediakan contoh jurnal MOOC PPPK agenda 123 beserta cara membuatnya, yang bisa dijadikan panduan. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4bb.png" alt="💻" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Membuat Jurnal MOOC PPPK</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123.png" alt="contoh jurnal MOOC PPPK agenda 123" class="wp-image-310623" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123-720x480.png 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123-768x512.png 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/Aflo Images</figcaption></figure></div>


<p>Agar jurnal MOOC PPPK terlihat rapi, sistematis, dan mudah dipahami, maka jurnal yang dibuat harus mengikuti struktur dasar yang jelas. Berikut struktur jurnal MOOC PPPK dan cara membuatnya yang bisa jadi acuan saat kamu mulai menulis versimu sendiri.</p>



<p><strong>1. Tema atau Agenda Pelatihan</strong><br>Bagian pertama berisi judul atau nama agenda yang sedang kamu bahas. Sebutkan secara lengkap agar pembaca tahu topik yang kamu rangkum. Misalnya: <em>“Agenda I. Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara.”</em></p>



<p><strong>2. Rangkuman Materi</strong><br>Setelah mencantumkan agenda, lanjutkan dengan menuliskan inti dari materi yang kamu pelajari. Gunakan gaya bahasa sendiri, bukan menyalin dari modul. Pilih poin-poin yang menurutmu paling penting dan relevan dengan tugas sebagai ASN atau PPPK.</p>



<p><strong>3. Refleksi Pribadi</strong><br>Inilah bagian yang paling personal dan bernilai. Ceritakan apa yang kamu rasakan selama mengikuti pembelajaran, pemahaman baru apa yang kamu peroleh, serta bagaimana materi tersebut memengaruhi cara berpikirmu.</p>



<p>Misalnya, kamu bisa menulis tentang perubahan pandangan terhadap pelayanan publik, semangat bela negara, atau pentingnya integritas dalam bekerja. Semakin jujur dan otentik refleksinya, semakin kuat kesan jurnalmu.</p>



<p><strong>4. Rencana Tindak Lanjut (<em>Action Plan</em>)</strong><br>Terakhir, tuliskan langkah konkret yang akan kamu lakukan setelah memahami materi pelatihan. Bagian ini menunjukkan bahwa kamu tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga siap menerapkannya di dunia kerja.</p>



<p>Misalnya, <em>“Setelah memahami materi tentang Pelayanan Publik, saya berkomitmen untuk lebih aktif memberikan informasi yang jelas dan ramah kepada masyarakat.”</em></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-cek-nip-pppk-paruh-waktu-2025-via-mola-bkn-qna-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-cek-nip-pppk-paruh-waktu-2025-via-mola-bkn-qna-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/Cara-Cek-NIP-PPPK-Paruh-Waktu-2025-via-MOLA-BKN--720x480.png" alt="Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu 2025 via MOLA BKN" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu 2025 via MOLA BKN</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 123</h2>



<p>Selanjutnya, setelah tadi mempelajari struktur dan cara membuatnya, di bagian ini terdapat contoh jurnal MOOC PPPK agenda 123 lengkap sesuai dengan materi yang telah diberikan.</p>



<p>Seperti apa, yuk, simak contoh jurnal MOOC PPPK di bawah ini:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 1</h3>



<p>Agenda 1. Wawasan Kebangsaan dan Nilai-Nilai Bela Negara</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Wawasan Kebangsaan</h4>



<p>Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri sendiri dan lingkungannya dengan mengutamakan semangat persatuan dan kesatuan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Konsep ini menumbuhkan kesadaran bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI.</p>



<p>Menurut Prof. Muladi, Gubernur Lemhannas RI, wawasan kebangsaan menjadi pedoman dalam mengelola kehidupan bangsa agar setiap kebijakan dan tindakan tetap berpijak pada rasa cinta tanah air dan komitmen menjaga kesatuan wilayah Indonesia.</p>



<p>Perjalanan panjang bangsa Indonesia juga mencerminkan tumbuhnya semangat kebangsaan. Beberapa tonggak penting dalam sejarah nasional antara lain:</p>



<ul>
<li>20 Mei 1908, berdirinya Boedi Oetomo yang menjadi awal kebangkitan nasional.</li>



<li>25 Oktober 1908, terbentuknya Perhimpunan Indonesia di Belanda yang memperjuangkan kemerdekaan di tingkat internasional.</li>



<li>30 April 1926, digelarnya Kongres Pemuda I yang mempertemukan berbagai organisasi pemuda dari seluruh Nusantara.</li>



<li>27–28 Oktober 1928, diselenggarakannya Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda.</li>



<li>1 Maret 1945, dibentuknya BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.</li>



<li>7 Agustus 1945, berdirinya PPKI sebagai langkah akhir menuju proklamasi kemerdekaan.</li>
</ul>



<p>Selain itu, bangsa Indonesia juga memiliki empat konsensus dasar, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Bersama dengan bendera, bahasa, lambang negara, serta lagu kebangsaan, semuanya berfungsi sebagai simbol pemersatu dan identitas nasional.</p>



<p>Jika dalam pemerintahan,maka &nbsp;negara berfungsi untuk melayani, mengayomi, dan memberdayakan masyarakat. Tujuan utamanya adalah melindungi seluruh bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan berperan aktif menciptakan perdamaian dunia.</p>



<p>Semua itu mengarah pada cita-cita luhur untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Nilai-Nilai Bela Negara</h4>



<p>Bela negara merupakan tekad, sikap, dan tindakan warga negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa, yang dilandasi oleh rasa cinta kepada tanah air. Nilai-nilai ini bukan sekadar slogan, melainkan pedoman moral dan tindakan nyata yang harus dihayati setiap warga negara.</p>



<p>Lima nilai utama bela negara meliputi:</p>



<ol>
<li>Cinta tanah air</li>



<li>Kesadaran berbangsa dan bernegara</li>



<li>Kesetiaan pada Pancasila sebagai ideologi negara</li>



<li>Rela berkorban untuk bangsa dan negara</li>



<li>Kemampuan awal bela negara</li>
</ol>



<p>Implementasi nilai bela negara juga tampak dalam peran ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa. Tak heran, setiap tanggal 19 Desember diperingati sebagai Hari Bela Negara untuk meneguhkan semangat tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Analisis Isu Kontemporer</h4>



<p>Dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat, setiap warga negara perlu memiliki berbagai modal strategis, seperti:</p>



<ul>
<li>Modal intelektual</li>



<li>Modal emosional</li>



<li>Modal sosial</li>



<li>Modal ketabahan</li>



<li>Modal etika/moral</li>



<li>Modal kesehatan</li>
</ul>



<p>Beberapa isu kontemporer yang masih menjadi tantangan bangsa antara lain korupsi, penyalahgunaan narkoba, terorisme dan radikalisme, pencucian uang, perang proxy, hingga kejahatan di bidang komunikasi massa.</p>



<p>Pemahaman terhadap isu-isu tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran publik dan mencari solusi yang konstruktif.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-soal-pppk-penata-layanan-operasional-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-soal-pppk-penata-layanan-operasional-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/10/Contoh-Soal-PPPK-Penata-Layanan-Operasional-2024-500x333.jpg" alt="25 Contoh Soal PPPK Penata Layanan Operasional 2025 dan Materi Kisi-kisinya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">25 Contoh Soal PPPK Penata Layanan Operasional 2025 dan Materi Kisi-kisinya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">4. Kesiapsiagaan Bela Negara</h4>



<p>Kesiapsiagaan bela negara mencerminkan kondisi seseorang yang siap secara fisik, mental, dan sosial dalam menghadapi berbagai situasi. Sikap ini didasari rasa ikhlas, rela berkorban, dan cinta mendalam terhadap NKRI berdasarkan Pancasila serta UUD 1945.</p>



<p>Salah satu bentuk nyata dari kesiapsiagaan ini adalah Aksi Nasional Bela Negara, yaitu sinergi seluruh elemen bangsa untuk menghadapi berbagai ancaman dan tantangan dengan semangat persatuan.</p>



<p>Setiap individu diharapkan memiliki kesehatan jasmani dan mental yang baik, kesiapsiagaan moral, serta menjunjung tinggi etika dan etiket dalam menjalankan perannya sebagai warga negara.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 2</h3>



<p><strong>Agenda 2.Nilai-Nilai Dasar PNS</strong></p>



<h4 class="wp-block-heading">A. Berorientasi Pelayanan</h4>



<p>Salah satu nilai utama yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah berorientasi pada pelayanan. Prinsip ini menekankan bahwa tujuan akhir dari birokrasi pemerintah adalah memberikan layanan publik yang berkualitas dan memenuhi harapan masyarakat.</p>



<p>Hal ini sejalan dengan visi Reformasi Birokrasi 2010–2025 yang tertuang dalam <em>Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010</em>. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa arah reformasi birokrasi adalah mewujudkan pemerintahan berkelas dunia dengan pelayanan publik yang unggul, efisien, dan berintegritas.</p>



<p>Berdasarkan Undang-Undang tentang Pelayanan Publik, pelayanan publik diartikan sebagai serangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan, baik berupa barang, jasa, maupun pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara layanan.</p>



<p>ASN memiliki nilai dasar yang <em>berorientasi pelayanan</em> dan dapat diwujudkan melalui perilaku seperti:</p>



<ol>
<li>Menjunjung tinggi etika yang luhur,</li>



<li>Memiliki kemampuan menjalankan kebijakan dan program pemerintah secara efektif,</li>



<li>Memberikan pelayanan publik dengan jujur, tanggap, cepat, tepat, akurat, serta mengedepankan kesantunan.</li>
</ol>



<p>Menurut Djamaludin Ancok dkk. (2014), perilaku yang mencerminkan pelayanan prima di antaranya:</p>



<ul>
<li>Menyapa dan memberi salam dengan ramah,</li>



<li>Menunjukkan senyum yang tulus,</li>



<li>Bekerja dengan cepat dan tepat waktu,</li>



<li>Mendengarkan masyarakat dengan sabar dan aktif,</li>



<li>Menjaga penampilan yang rapi dan profesional,</li>



<li>Menjelaskan proses pelayanan dengan jelas,</li>



<li>Mengucapkan terima kasih atas setiap interaksi,</li>



<li>Menghargai rekan kerja layaknya pelanggan, dan</li>



<li>Mengingat nama pelanggan sebagai bentuk penghormatan.</li>
</ul>



<p>Dari penjabaran tersebut, ASN idealnya mampu menampilkan pelayanan yang ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan. </p>



<p>Ramah berarti menyambut masyarakat dengan sikap positif dan sopan, cekatan berarti bekerja cepat dan tepat waktu, solutif berarti mampu membantu masyarakat memilih layanan terbaik, dan dapat diandalkan berarti menyelesaikan tugas secara tuntas dengan penuh tanggung jawab.</p>



<p>Selain itu, meningkatnya kondisi sosial ekonomi masyarakat membuat standar pelayanan publik juga ikut naik. Masyarakat kini menuntut layanan yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan yang semakin beragam.</p>



<p>Oleh karena itu, ASN perlu terus beradaptasi dan memperbaiki kualitas pelayanannya agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.</p>



<h4 class="wp-block-heading">B. Akuntabel</h4>



<p>Nilai akuntabilitas menjadi dasar penting bagi setiap ASN dalam menjalankan tugasnya. Secara sederhana, akuntabilitas berarti kewajiban untuk mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diterima, baik secara individu maupun kelembagaan, kepada publik dan negara.</p>



<p>Akuntabilitas bukan sekadar pelaporan, tetapi juga mencerminkan sikap profesional, adil, dan berorientasi pada hasil. Setiap ASN dituntut bekerja dengan transparan, jujur, dan berintegritas agar kinerja pemerintah dapat dipercaya oleh masyarakat.</p>



<p>Dalam praktiknya, akuntabilitas mencakup beberapa aspek utama seperti tujuan, peran, prosedur, hubungan kerja, dan kepemimpinan. ASN harus mampu menunjukkan hasil kerja yang jelas, dapat diukur, serta dilaporkan secara terbuka kepada publik.</p>



<p>Selain tanggung jawab administratif, akuntabilitas juga berkaitan erat dengan etika publik. Etika ini menjadi pedoman moral agar ASN tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan sikap adil dalam melayani masyarakat. Nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, solidaritas, dan kesetaraan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata.</p>



<p>ASN juga wajib menjaga transparansi informasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Artinya, mereka berhak memberikan informasi kepada masyarakat selama tidak melanggar hukum dan tidak menyalahgunakan data untuk kepentingan pribadi.</p>



<p>Dalam menjalankan prinsip akuntabilitas, ASN harus menghindari perilaku curang, koruptif, atau penyalahgunaan wewenang. Setiap tindakan yang dilakukan harus didasarkan pada aturan dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun hukum.</p>



<p>Dengan menjunjung tinggi akuntabilitas, ASN tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga teladan yang mencerminkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan,</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-pengisian-drh-ni-pppk-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-pengisian-drh-ni-pppk-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/01/Cara-Pengisian-DRH-NI-PPPK-dan-Dokumen-yang-Diperlukan-Catat-Ya-720x480.jpeg" alt="Cara Pengisian DRH NI PPPK dan Dokumen yang Diperlukan, Catat Ya!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Pengisian DRH NI PPPK dan Dokumen yang Diperlukan, Catat Ya!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">C. Kompeten</h4>



<p>Dalam menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), setiap ASN dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja organisasi.</p>



<p>Nilai kompeten dalam <a href="https://mamikos.com/info/core-value-akhlak-bumn-kry/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><em>core values</em> BerAKHLAK</a> menekankan pentingnya kemampuan dan profesionalitas. ASN yang kompeten tidak hanya mampu menyelesaikan tugas dengan baik, tetapi juga terus belajar untuk menghadapi tantangan baru, membantu rekan kerja berkembang, serta memberikan hasil kerja dengan kualitas terbaik.</p>



<p>Kompetensi ASN mencakup tiga aspek utama sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 38 Tahun 2017, yaitu:</p>



<ol>
<li>Kompetensi Teknis, berupa pengetahuan dan keterampilan spesifik sesuai bidang jabatan.</li>



<li>Kompetensi Manajerial, mencakup kemampuan memimpin, mengelola, serta mengambil keputusan strategis.</li>



<li>Kompetensi Sosial Kultural, meliputi kepekaan dan kemampuan berinteraksi dalam lingkungan masyarakat yang beragam.</li>
</ol>



<p>Dalam pengembangannya, ASN memiliki hak mengikuti pelatihan minimal 20 jam pelajaran bagi PNS dan 24 jam pelajaran bagi PPPK. Pelatihan ini dapat dilakukan secara klasikal maupun nonklasikal, dengan pendekatan yang menyesuaikan hasil pemetaan potensi pegawai melalui nine box talent development.</p>



<p>Selain itu, pengelolaan ASN berlandaskan sistem merit, di mana setiap penempatan, promosi, dan pengembangan karier didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, serta kinerja, bukan faktor primordial seperti suku atau agama. </p>



<p>Tujuannya untuk menciptakan birokrasi berkelas dunia (<em>world class bureaucracy</em>) yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.</p>



<p>ASN yang kompeten diharapkan memiliki karakter berintegritas, nasionalis, profesional, berpikiran global, serta mampu berkomunikasi, berjejaring, dan berinovasi secara berkelanjutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">D. Harmonis</h4>



<p>Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan keberagaman suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini merupakan kekuatan sekaligus tantangan karena perbedaan pandangan dapat menimbulkan potensi konflik jika tidak dikelola dengan baik.</p>



<p>Oleh karena itu, ASN harus menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat persatuan bangsa sesuai <a href="https://mamikos.com/info/sikap-yang-menunjukkan-semangat-bhinneka-tunggal-ika-dalam-bernegara-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">semangat Bhinneka Tunggal Ika</a>.</p>



<p>Sikap harmonis dalam nilai BerAKHLAK berarti menghargai setiap orang tanpa memandang latar belakang, mampu membangun lingkungan kerja yang positif, serta mendorong rekan kerja untuk berkembang bersama. </p>



<!--nextpage-->



<p>ASN diharapkan menerapkan etika publik yang berlandaskan kejujuran, keadilan, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.</p>



<p>Selain itu, penerapan kode etik ASN menuntut perubahan pola pikir: dari penguasa menjadi pelayan masyarakat, dari berorientasi pada wewenang menjadi berorientasi pada peranan, serta memahami bahwa jabatan publik merupakan amanah yang harus dijaga.</p>



<p>Dalam lingkungan kerja, budaya harmonis dapat diwujudkan melalui komunikasi terbuka, kerja sama yang saling menghargai, serta upaya mengidentifikasi potensi konflik sejak dini. </p>



<p>ASN yang mampu menjaga suasana kerja kondusif akan mendorong kinerja organisasi menjadi lebih efektif dan selaras dengan tujuan pelayanan publik.</p>



<h4 class="wp-block-heading">E. Loyal</h4>



<p>Nilai loyalitas bagi ASN tercermin melalui komitmen dalam menepati sumpah jabatan serta kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, dan pemerintahan yang sah. </p>



<p>ASN yang loyal akan menunjukkan disiplin tinggi, menaati peraturan, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p>



<p>Selain itu, loyalitas juga diwujudkan melalui pelaksanaan tiga fungsi utama ASN sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2014, yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa.</p>



<p>ASN yang memahami serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila akan mampu menunjukkan loyalitasnya, baik dalam bekerja di instansi pemerintahan maupun dalam berperan sebagai warga negara yang menjaga keharmonisan sosial.</p>



<h4 class="wp-block-heading">F. Adaptif</h4>



<p>Menjadi adaptif berarti mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dengan cepat dan tepat. Dalam konteks ASN, sikap ini penting agar organisasi tetap relevan dan efektif di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berkembang.</p>



<p>ASN yang adaptif dituntut untuk terus berinovasi, berpikir kritis sekaligus kreatif, serta terbuka terhadap cara kerja baru. Budaya adaptif juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif, saling percaya, dan berorientasi pada hasil.</p>



<p>Melalui karakter adaptif, ASN dapat menjadi penggerak utama transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang modern dan responsif.</p>



<h4 class="wp-block-heading">G. Kolaboratif</h4>



<p>Nilai kolaboratif menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif. ASN dituntut untuk mampu berkolaborasi, baik dengan sesama instansi pemerintah maupun pihak nonpemerintah, demi tercapainya pelayanan publik yang lebih inovatif dan efisien.</p>



<p>Budaya kerja kolaboratif ditandai oleh keterbukaan, saling percaya, dan tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan organisasi. ASN perlu membangun komunikasi yang baik, menghargai perbedaan pendapat, serta aktif berkontribusi dalam tim.</p>



<p>Kolaborasi yang berhasil tidak hanya menghasilkan keputusan bersama, tetapi juga memperkuat sinergi antarlembaga melalui pertukaran pengetahuan, pelatihan bersama, dan saling mendukung dalam pelaksanaan program.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-pengisian-drh-pppk-paruh-waktu-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-pengisian-drh-pppk-paruh-waktu-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/08/6-Cara-Pengisian-DRH-PPPK-Paruh-Waktu-2025-Cek-Jadwal-dan-Tata-Caranya-720x405.jpg" alt="6 Cara Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu 2025, Cek Jadwal dan Tata Caranya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Cara Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu 2025, Cek Jadwal dan Tata Caranya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 3</h3>



<p><strong>Agenda III. Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan <em>Whole of Government</em></strong></p>



<h4 class="wp-block-heading">A. Manajemen ASN</h4>



<p>Dalam sistem pemerintahan Indonesia, terdapat dua jenis Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya memiliki peran penting sebagai aparatur negara yang bertugas menjalankan kebijakan pemerintah secara profesional, netral, dan bebas dari pengaruh politik.</p>



<p>Sebagai ASN, setiap individu dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dasar seperti kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta pemerintahan yang sah. Selain itu, ASN juga berkewajiban menjaga rahasia jabatan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan menjadi teladan dalam integritas serta etika kerja.</p>



<p>ASN berperan sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa. Dalam melaksanakan tugasnya, ASN harus berpedoman pada Kode Etik dan Kode Perilaku sebagai panduan moral dan profesional agar tindakan mereka tetap sejalan dengan prinsip integritas, transparansi, serta akuntabilitas birokrasi yang bersih dari praktik KKN.</p>



<h4 class="wp-block-heading">B. Pelayanan Publik</h4>



<p>Pelayanan publik merupakan wujud nyata pengabdian ASN kepada masyarakat. Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pelayanan publik diartikan sebagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas barang, jasa, dan layanan administratif yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah.</p>



<p>Secara umum, pelayanan publik dibagi menjadi empat jenis, yaitu:</p>



<ol>
<li>Pelayanan Administratif, yang menghasilkan dokumen resmi bagi masyarakat.</li>



<li>Pelayanan Barang, berupa penyediaan berbagai produk atau sarana publik.</li>



<li>Pelayanan Jasa, seperti layanan pendidikan, kesehatan, dan transportasi.</li>



<li>Pelayanan Regulasi, yakni penegakan hukum dan kebijakan yang mengatur kehidupan masyarakat.</li>
</ol>



<p>Melayani masyarakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kehormatan dan tanggung jawab moral ASN untuk menciptakan masyarakat yang adil, manusiawi, dan sejahtera.</p>



<h4 class="wp-block-heading">C. <em>Whole of Government (WoG)</em></h4>



<p><em>Whole of Government (WoG)</em> adalah pendekatan kolaboratif antarlembaga pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama melalui sinergi kebijakan, manajemen program, dan pelayanan publik. Pendekatan ini muncul sebagai respons terhadap tuntutan masyarakat akan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan berorientasi hasil.</p>



<p>Konsep WoG menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, terutama di tengah tantangan seperti ego sektoral, perkembangan teknologi informasi, serta kompleksitas kebutuhan publik.</p>



<p>Pada pelayanan publik, WoG menempatkan ASN sebagai penyelenggara layanan, masyarakat sebagai penerima manfaat, dan kepuasan publik sebagai ukuran keberhasilan layanan.</p>



<p>Melalui penerapan prinsip <em>Whole of Government</em>, diharapkan tercipta birokrasi yang tidak hanya efisien dan terintegrasi, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan berkeadilan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Sampai di sini dulu artikel Mamikos kali ini, ya. Semoga contoh jurnal MOOC PPPK agenda 123 tadi bisa membantumu dalam menulis tugas yang diberikan.</p>



<p>Kalau kamu membutuhkan latihan soal atau materi terkait PPPK lainnya, jangan ragu untuk mengunjungi blog Mamikos. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4f2.png" alt="📲" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f33b.png" alt="🌻" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-15e7e7b2-8902-48c1-a1f6-e23544357319" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-fdc58ca8-bbdd-4b6e-9610-bbbb62907645">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-15e7e7b2-8902-48c1-a1f6-e23544357319" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-15e7e7b2-8902-48c1-a1f6-e23544357319"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-15e7e7b2-8902-48c1-a1f6-e23544357319">

<p>5 Contoh Jurnal MOOC PPPK 2025 Agenda 1, 2, 3, Lengkap dengan Isi dan Struktur [Daring]. Tautan: https://www.tribunnews.com/pendidikan/7730716/5-contoh-jurnal-mooc-pppk-2025-agenda-1-2-3-lengkap-dengan-isi-dan-struktur?page=2</p>



<p>Contoh Jurnal MOOC PPPK 2025, Simak Langkah Menyusunnya [Daring]. Tautan: https://www.idntimes.com/life/career/contoh-jurnal-mooc-pppk-2025-00-mm7zv-rwg8l9</p>



<p>Jurnal Mooc Agenda 1 Sampai 3 [Daring]. Tautan: https://id.scribd.com/document/592472687/JURNAL-MOOC-AGENDA-1-SAMPAI-3</p>



<p>Panduan Lengkap Jurnal MOOC PPPK 2025 &amp; Link Unduh! [Daring]. Tautan: https://www.asninstitute.id/panduan-lengkap-mooc-pppk-jurnal/</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Murah<br></a><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank">Kost Medan Murah</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-mooc-pppk-agenda-123-kry/">Contoh Jurnal MOOC PPPK Agenda 123 dan Cara Membuatnya yang Baik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123.png" length="331469" type="image/png" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/10/contoh-jurnal-MOOC-PPPK-agenda-123-480x480.png" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>3 Contoh Jurnal Membaca beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</title>
            <category>Edukasi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-membaca-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 31 Jul 2023 03:41:19 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Sekarbumi</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-membaca-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Kalau kamu berniat untuk mulai menulis jurnal membacamu sendiri, berarti kamu harus menyimak artikel Mamikos berikut ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-membaca-pljr/">3 Contoh Jurnal Membaca beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>3 Contoh Jurnal Membaca beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar – Untuk kamu yang hobi membaca, pasti kamu pernah mendengar istilah jurnal membaca.</p>



<p>Dalam artikel kali ini, kamu akan disuguhi 3 contoh jurnal
membaca beserta cara membuatnya yang baik dan benar.</p>



<p>Kalau kamu penasaran, jangan beranjak dulu dan simak artikel
tentang contoh jurnal membaca sampai selesai!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Struktur Jurnal Membaca</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="640" height="427" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca.jpg" alt="contoh jurnal membaca" class="wp-image-185689" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca.jpg 640w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca-500x334.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption>https://unsplash.com/@honza_kahanek/</figcaption></figure></div>



<p>Sebelum Mamikos memberikan contoh jurnal membaca untukmu,
kamu perlu tahu terlebih dahulu strukturnya yang baik dan benar.</p>



<p>Dalam contoh jurnal membaca nanti kamu juga
bisa menemukan struktur di bawah ini:</p>



<ul><li>Judul
buku</li><li>Nama
pengarang (jika terdapat nama ilustrator, penerjemah, editor, dsb juga boleh
dicantumkan)</li><li>Penerbit</li><li>Tahun
terbit (termasuk juga cetakan ke berapa buku yang kamu baca tersebut)</li><li>Sinopsis
atau <em>blurb </em>buku</li><li>Kesan
dan pesanmu tentang buku tersebut</li><li>Kelebihan
dan kekurangan buku</li><li>Nilai
untuk buku tersebut</li></ul>



<p>Oh ya, jangan lupakan
perbedaan sinopsis dan <em>blurb </em>ya! Kalau sinopsis itu adalah ringkasan
singkat dari awal sampai akhir cerita.</p>



<p>Sementara <em>blurb </em>hanya
cuplikan ceritanya saja tanpa menjelaskan secara detail hingga akhir.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membaca-buku-yang-efektif-dan-efisien-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membaca-buku-yang-efektif-dan-efisien-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/06/Pilih-Topik-Yang-Disukai-500x334.jpg" alt="10 Cara Membaca Buku yang Efektif dan Efisien agar Cepat Paham, Sudah Coba?" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Cara Membaca Buku yang Efektif dan Efisien agar Cepat Paham, Sudah Coba?</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Menulis Jurnal Membaca</h2>



<p>Setelah kamu mengetahui
struktur jurnal membaca, sekarang kamu harus tahu cara menuliskannya dengan
baik dan benar.</p>



<p>Sebelum kita masuk ke contoh jurnal membaca nanti, kamu harus
memahami langkah-langkah berikut ini terlebih dahulu:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Membaca Buku Hingga Tamat</h3>



<p>Hal pertama dan utama yang perlu kamu lakukan sebelum membuat
jurnal membaca adalah membaca buku pilihanmu hingga tamat.</p>



<p>Hal ini bertujuan
supaya kamu bisa memberikan penilaian, kritik dan saran yang membangun secara
utuh.</p>



<p>Jika kamu tidak menyelesaikan
suatu buku, maka kamu tidak bisa menulis jurnal membaca. Karena secara otomatis
pendapatmu akan dianggap cacat.</p>



<p>Maka dari itu, pastikan
kamu sudah menamatkan buku yang hendak ditulis jurnalnya ya!</p>



<p>Beberapa contoh jurnal membaca yang akan Mamikos
sajikan nanti juga berdasarkan pengalaman pribadi ya!</p>



<p>Jadi Mamikos memang sudah menamatkan semua buku yang akan
dimasukkan dalam contoh jurnal membaca nanti!</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">2. Tetap Kritis dan Logis</h3>



<p>Yang tidak boleh kamu
lupakan dalam menulis jurnal
membaca adalah bersikap kritis.</p>



<p>Jurnal membaca memang salah satu karya tulis yang bersifat
subyektif. Walau begitu, kamu harus menuliskan hal-hal yang logis untuk mendukung
pendapatmu tersebut.</p>



<p>Misalnya, kamu berpendapat buku A kurang menarik. Nah, kamu
harus menyertakan alasan yang logis dan kritis untuk mendukung pendapat ini.</p>



<p>Apakah buku tersebut kurang menarik karena terlalu banyak <em>plot
hole</em>? Ataukah kurang menarik karena penulisnya tidak membangun karakter
yang cukup kuat?</p>



<p>Apa pun alasannya, tetap harus kritis dan logis ya! Nanti,
cobalah kamu menelaah contoh jurnal membaca di bawah dan mempertimbangkan
apakah semuanya terdengar cukup logis atau tidak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Kelebihan dan Kekurangan</h3>



<p>Selanjutnya, hal yang perlu kamu ingat saat menulis jurnal
membaca adalah menuliskan kelebihan dan kekurangan buku tersebut.</p>



<p>Dengan begitu, jurnalmu akan terlihat logis dan kritis walaupun memang bersifat subjektif.</p>



<p>Jangan hanya berfokus
pada kelebihan buku tersebut, atau kekurangannya. Karena hal itu bisa berakibat
bias.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Kesan dan Pesan Pribadi</h3>



<p>Nah, oleh karena jurnal
membaca ini bersifat subyektif, maka jangan lupa cantumkan pesan dan kesanmu
terhadap buku tersebut.</p>



<p>Boleh juga menceritakan
sekilas tentang hal dan emosi apa yang kamu lalui dan rasakan selama membaca
buku tersebut.</p>



<p>Dengan begitu, jurnal
membacamu akan terasa lebih hidup dan tulus. Karena kamu menunjukkan
ketertarikan dan antusiasme saat membaca buku.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-pojok-literasi-kreatif-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-pojok-literasi-kreatif-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/contoh-pojok-literasi-kreatif-untuk-minat-baca-siswa-500x333.jpg" alt="7 Contoh Pojok Literasi Kreatif untuk Meningkatkan Minat Baca pada Siswa" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Contoh Pojok Literasi Kreatif untuk Meningkatkan Minat Baca pada Siswa</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Jurnal Membaca</h2>



<p>Mamikos yakin kamu
pasti sudah memahami struktur dan cara menulis jurnal membaca.</p>



<p>Sekarang, coba kamu
pelajari 3 contoh jurnal membaca
di bawah ini. Setelah itu, kamu bisa mencoba menulis jurnal sendiri dengan
berpatok pada contoh jurnal membaca berikut!</p>



<p>Oh ya, jangan lupa untuk menentukan setiap struktur dalam <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-penyesuaian-pljr/">contoh jurnal</a> membaca ini ya! Carilah bagian mana yang berisi <em>blurb </em>atau sinopsis, kesan dan pesan, serta penilaian!</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh 1</h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words.jpg" alt="contoh jurnal membaca" class="wp-image-185691" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Unspoken-Words-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.goodreads.com/</figcaption></figure></div>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong>Judul:</strong> Unspoken Words<br><br><strong>Penulis:</strong> Alicia Lidwina<br><br><strong>Penerbit:</strong> Gramedia<br><br>Kemuning ingin menyampaikan isi hatinya kepada ibu. Namun, itu semua sudah mustahil. Tidak ada yang bisa Kemuning lakukan karena ia tidak bisa memutarbalikkan waktu. Sampai suatu ketika ibu muncul dalam mimpinya dan seluruh emosi membuncah. Kemuning tahu bahwa ia harus mengatakan apa yang ada di dalam hatinya, walau ini hanya sekadar mimpi. Ataukah bukan?<br><br>Saat pertama kali membaca buku ini, aku langsung beranggapan bahwa Kemuning adalah anak yang kurang ajar. Tidak ada alasan kuat yang bisa membuatnya bersikap sekasar itu pada ibunya. Padahal ibunya sangat mendedikasikan hidup untuk Kemuning.<br><br>Saat kali kedua aku membaca buku ini, aku mulai menyadari bahwa terkadang kita gagal untuk melihat sisi baik dari seorang yang dekat dengan kita karena terlalu terpaku dengan keburukannya yang tidak seberapa. Semua ini karena kita merasa kecewa, sedih, frustrasi, atau marah.<br><br>Seperti Kemuning muda yang marah terhadap keadaan ekonomi keluarga yang pas-pasan sehingga ibu harus bekerja dari subuh hingga larut malam. Ia merasa bahwa ibu justru tidak peduli padanya dan hanya membuatnya malu. Itu sebabnya Kemuning selalu menolak bekal makanan buatan ibu yang tidak enak. Ia juga berpikir bahwa ibu hanya pelit saja, sehingga tidak mau memberinya uang jajan berlebih dan menyuruhnya membawa bekal dari rumah.<br><br>Setelah ibu meninggal, barulah Kemuning menyadari bahwa seluruh perjuangan ibu untuk membawakannya bekal makan—walau tidak jago memasak—adalah bentuk perhatian yang berusaha beliau berikan di sela-sela waktunya yang sibuk bekerja. Barulah Kemuning menyadari bahwa ibu sangat menyayanginya hingga rela bangun sebelum matahari terbit hanya untuk belajar memasakkan bekal makanan yang enak dan sehat.<br><br>Tapi, semua sudah terlambat. Ibu sudah meninggal dan Kemuning tidak mungkin lagi berbicara dengan beliau. Sampai suatu malam ia bermimpi bertemu ibu.<br><br>Kelebihan dari buku ini yang sangat aku suka adalah konfliknya yang tidak terlalu berat. Setiap karakter dan gejolak emosinya tidak berlebihan sehingga cukup mudah bagi pembaca untuk turut merasakan apa yang dirasakan setiap karakter. Walau begitu, buku ini juga sarat akan pesan dan makna yang besar. Kita tidak hanya bisa memahami sudut pandang Kemuning, tetapi sudut pandang ibu juga.<br><br>Dari buku ini, aku menyadari bahwa ibu sebenarnya sangat menyayangi Kemuning. Jika bukan karena keadaan keluarga mereka, beliau pasti lebih memilih menghabiskan banyak waktu dengan putri semata wayangnya itu daripada bekerja membanting tulang.<br><br>Aku juga menyadari bahwa sebenarnya Kemuning hanya ingin ibunya dekat dengannya lagi seperti dulu. Ia ingin ibu melibatkannya secara emosi daripada hanya memendam semua kesusahan seorang diri. Ia juga ingin bisa membantu ibu, tapi tidak tahu cara yang tepat karena ia masih kecil. Dan saat ia sudah besar, semua sudah terlambat. Hubungannya dengan ibu sudah memburuk karena sikapnya yang kasar.<br><br>Sebuah problem keluarga yang mungkin pernah dialami banyak keluarga lainnya di kehidupan nyata. Inilah yang membuatku sangat menyukai buku ini dan tidak merasakan ada kekurangan. Sebab, sejak awal, buku ini memang tidak berlebihan. Semuanya terasa mengalir natural layaknya sungai.<br><br>Aku memberikan buku ini 5/5 penilaian karena memang sangat bagus!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/deretan-contoh-prolog-novel-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/deretan-contoh-prolog-novel-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Prolog-Novel-Remaja-Sekolah-dan-Misteri-Bahasa-Indonesia-500x333.jpg" alt="Contoh Prolog Novel Remaja, Sekolah, dan Misteri Bahasa Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Prolog Novel Remaja, Sekolah, dan Misteri Bahasa Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh 2</h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss.jpg" alt="contoh jurnal membaca" class="wp-image-185692" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Devils-Kiss-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.goodreads.com/</figcaption></figure></div>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong>Judul:</strong> Devil’s Kiss<br><br><strong>Penulis:</strong> Sarwat Chadda<br><br><strong>Penerbit:</strong> Atria<br><br>Billi menjadi anggota termuda Ordo Kesatria Templar pada usia 15 tahun. Walau begitu, ia merasa hal itu terpaksa ia lakukan. Sebagai seorang remaja, ia selalu mendambakan kehidupan yang “normal”, di mana ia bisa berteman dengan remaja-remaja lain tanpa memusingkan tentang pembasmian Yang Tak Suci. Sayangnya, ia justru adalah “kunci” untuk memberantas kegelapan yang mengancam dunia.<br><br>Untuk kamu yang ingin mulai membaca karya-karya <a rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/struktur-teks-cerita-fantasi-pljr/" target="_blank">fiksi fantasi</a> yang <em>dark </em>dan sedikit horor, bisa mencoba buku ini. Konfliknya memang berat, tapi tidak terlalu banyak misteri yang bikin sakit kepala dan penyelesaiannya pun lugas dan tegas.<br><br>Gaya bahasanya mudah dipahami dan luwes. Setiap karakter di dalam buku ini pun sangat kuat sehingga tidak sulit bagimu untuk membayangkannya dalam benak sekaligus merasakan setiap emosi yang tercurah dari masing-masing karakter.<br><br>Kekurangan dari buku ini hanya ada beberapa kesalahan ketik. Tapi itu semua tidak akan mengurangi keseruan setiap adegannya.<br><br>Buku ini memiliki cukup banyak adegan kekerasan. Jadi, kalau kamu belum cukup umur atau tidak terbiasa dengan adegan-adegan kekerasan, sebaiknya jangan membaca ya!<br><br>Aku memberikan buku ini 4/5 penilaian karena ada sedikit kesalahan ketik yang sebenarnya bisa dihindari, mengingat buku ini diterjemahkan secara resmi oleh penerbit.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh 3</h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games.jpg" alt="contoh jurnal membaca" class="wp-image-185694" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/The-Hunger-Games-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://www.goodreads.com/</figcaption></figure></div>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong>Judul:</strong> The Hunger Games<br><br><strong>Penulis:</strong> Suzanne Collins<br><br><strong>Penerbit:</strong> Gramedia<br><br>Amerika Utara sudah musnah dan digantikan oleh Panem dengan ibukota Capitol dan 12 distrik di sekelilingnya. Setiap tahun, seluruh distrik harus mengirimkan putra-putri mereka untuk bertarung dalam arena mematikan sebagai hukuman atas pemberontakan di masa lalu. Katniss Everdeen menggantikan posisi adiknya untuk bertarung di arena tahun ini. Ia berpasangan dengan Peeta Mellar, putra tukang roti sekaligus teman sekolahnya. Akankah Katniss bertahan hidup? Mampukah ia membunuh semua peserta lain?<br><br>The Hunger Games menjadi salah satu buku tentang distopia yang menjadi favoritku. Aku sangat menyukai gaya bahasa Suzanne Collins karena lugas namun tetap sarat akan emosi.<br><br>Melalui buku ini, aku semakin menyadari bahwa tidak ada manusia yang suci atau sangat berdosa. Kita semua memiliki sisi baik dan buruk, hitam dan putih, dan itu semua menjadikan kita kelabu. Sama seperti kebanyakan tokoh dalam cerita The Hunger Games ini. Aku tidak bisa benar-benar membenci setiap karakternya karena masing-masing memiliki motif tersendiri atas seluruh keputusan yang mereka ambil.<br><br>Konfliknya cukup berat dengan banyak adegan kekerasan. Tapi aku menikmati setiap menit saat membaca buku ini. Hanya saja, aku masih tidak terlalu menyukai bagian di mana Katniss dan Peeta akhirnya benar-benar saling jatuh cinta, mengingat di awal cerita cinta Peeta kepada Katniss bertepuk sebelah tangan.<br><br>Aku merasa, mungkin akan jauh lebih baik apabila mereka menjadi sahabat saja yang sangat akrab dan saling mendukung. Hubungan batin mereka akan tetap intim dan kuat walaupun tidak ada ketertarikan secara fisik.<br><br>Walau begitu, aku tetap memberikan penilaian 4/5 karena memang buku ini sangat spektakuler!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kritik-sastra-novel-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kritik-sastra-novel-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Kritik-Sastra-Novel-Perahu-Kertas-Perahu-Kertas-Surat-Kecil-Untuk-Tuhan-500x375.jpg" alt="Contoh Kritik Sastra Novel Perahu Kertas, Surat Kecil Untuk Tuhan" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Kritik Sastra Novel Perahu Kertas, Surat Kecil Untuk Tuhan</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Nah, itulah 3 contoh
jurnal membaca yang bisa kamu jadikan patokan atau contoh saat menulis jurnalmu
sendiri.</p>



<p>Jangan lupa untuk
mencantumkan setiap struktur seperti yang bisa kamu lihat pada contoh jurnal
membaca di atas.</p>



<p>Yang terpenting adalah
kamu harus menamatkan buku terlebih dahulu sebelum menulis jurnal.</p>



<p>Selamat menulis! Semoga contoh jurnal membaca ini bisa membantumu!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-jurnal-membaca-pljr/">3 Contoh Jurnal Membaca beserta Cara Membuatnya yang Baik dan Benar</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca.jpg" length="29140" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Menulis-Jurnal-Membaca-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>Contoh Review Jurnal Tentang Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi</title>
            <category>Edukasi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-review-jurnal-tentang-pendidikan-kesehatan-ekonomi-pljr/</link>
            <pubDate>Wed, 01 Mar 2023 09:44:59 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Sekarbumi</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-review-jurnal-tentang-pendidikan-kesehatan-ekonomi-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Kali ini, Mamikos akan memberikan beberapa contoh review jurnal tentang pendidikan, kesehatan dan ekonomi!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-review-jurnal-tentang-pendidikan-kesehatan-ekonomi-pljr/">Contoh Review Jurnal Tentang Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh <em>Review </em>Jurnal Tentang Pendidikan, Kesehatan, dan
Ekonomi – Para mahasiswa pasti sudah sangat akrab dengan jurnal artikel.</p>



<p>Pasalnya, setiap mahasiswa pasti pernah membaca setidaknya
satu jurnal artikel untuk keperluan tugas kuliah atau skripsi. Nah, untuk
membantu pemahaman mahasiswa terhadap isi dari jurnal tersebut, dibuatlah <em>review
</em>jurnal.</p>



<p>Kali ini, Mamikos akan memberikan kiat-kiat dan contoh <em>review </em><a href="https://mamikos.com/info/contoh-review-jurnal-yang-baik-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">jurnal</a> tentang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang sekiranya dapat membantumu. Yuk, simak artikel berikut ini!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-menulis-kutipan-mhs/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-menulis-kutipan-mhs/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/12/Cara-Menulis-Kutipan-Yang-Dikutip-Orang-Lain-Dalam-Sumber-Kedua-Jurnal-Buku-500x333.png" alt="Cara Menulis Kutipan yang Dikutip Orang Lain dalam Sumber Kedua Jurnal Buku" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Menulis Kutipan yang Dikutip Orang Lain dalam Sumber Kedua Jurnal Buku</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Tujuan Membuat <em>Review</em> Jurnal</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi.jpg" alt="Contoh Review Jurnal Tentang Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi" class="wp-image-154899" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>https://unsplash.com/@nickmorrison/</figcaption></figure></div>



<p>Sebelum kita membahas contoh <em>review </em>jurnal tentang
pendidikan, kesehatan, dan ekonomi
kamu harus memahami tujuan dari menulis <em>review</em>.</p>



<p>Ulasan atau <em>review </em>jurnal pada dasarnya tidak jauh berbeda
dengan ulasan atau <em>review </em>untuk buku atau film. Namun, terdapat beberapa
tujuan khusus seseorang menuliskan <em>review </em>jurnal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Membantu Dalam Proses Analisis
Data</h3>



<p>Salah satu pihak yang cukup sering membaca dan mengulas
jurnal adalah para akademisi atau peneliti.</p>



<p>Mereka mengumpulkan dan membaca jurnal-jurnal yang sekiranya
berkaitan dengan topik yang akan mereka teliti.</p>



<p>Nah, ulasan dari jurnal yang mereka baca ini akan membantu
dalam menentukan jurnal mana saja yang benar-benar dibutuhkan.</p>



<p>Jadi, ulasan atau <em>review </em>jurnal sangat membantu dalam
proses analisis data, yaitu memilah dan memilih data-data yang dibutuhkan untuk
penelitian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Meningkatkan Pemahaman Pembaca</h3>



<p><em>Review </em>jurnal juga membantu pembaca dalam meningkatkan pemahamannya. Terutama
bagi kamu yang kurang suka membaca jurnal ilmiah.</p>



<p>Biasanya, hal tersebut akan membuatmu cepat merasa bosan atau
bahkan sulit memahami ide pokok dalam jurnal.</p>



<p>Dengan adanya <em>review</em>, kamu pasti akan merasa sangat
terbantu dan menjadi lebih mudah dan cepat memahami isi suatu jurnal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Meningkatkan Kemampuan Menulis</h3>



<p>Membaca dan mengulas jurnal juga dapat meningkatkan
kemampuanmu dalam menulis loh!</p>



<p>Kamu jadi bisa memahami struktur penulisan jurnal ilmiah yang
baik dan benar. Kosa kata akademik dan ilmiahmu pun semakin bertambah.</p>



<p>Dengan begitu, karya tulis ilmiahmu akan mengalami
peningkatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Struktur <em>Review</em> Jurnal</h2>



<p>Jangan terburu-buru ingin melihat contoh <em>review</em> jurnal
tentang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi ya! Kamu harus memahami dulu struktur menulis <em>review </em>jurnal
yang baik dan benar.</p>



<p>Ada beberapa komponen penting yang harus kamu perhatikan
dalam suatu <em>review </em>jurnal, yaitu:</p>



<ul><li>Judul jurnal artikel</li><li>Nama penulis jurnal artikel</li><li>Nama, tahun dan jumlah halaman jurnal artikel</li><li>Pembukaan</li><li>Ringkasan isi jurnal artikel</li><li>Argumentasi dari pemberi ulasan (<em>reviewer</em>)</li></ul>



<p>Struktur tersebut dapat kamu rangkai dalam bentuk narasi,
tapi juga bisa dalam bentuk tabel.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/apa-pengertian-jurnal-umum-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/apa-pengertian-jurnal-umum-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Apa-Pengertian-Jurnal-Umum-dan-Apa-Manfaatnya-Simak-Ulasannya-di-Sini-500x333.jpg" alt="Apa Pengertian Jurnal Umum dan Apa Manfaatnya? Simak Ulasannya di Sini" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Apa Pengertian Jurnal Umum dan Apa Manfaatnya? Simak Ulasannya di Sini</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Review Jurnal Tentang
Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi</h2>



<p>Sekarang, mari kita bahas satu per satu contoh <em>review</em> jurnal tentang pendidikan, kesehatan, dan <a href="https://mamikos.com/info/perbedaan-sistem-ekonomi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">ekonomi</a> karena kamu sudah memahami tujuan dan struktur pembuatannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh <em>Review </em>Jurnal
Pendidikan</h3>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong><em>Review</em> Jurnal Artikel Pendidikan</strong><br><br><strong>Studi Komparatif Penggunaan Platform Zoom dan Google Classroom sebagai Media Perkuliahan Daring</strong><br><br><strong>Penulis: Intan Cynara Valentina Putri, Rahmi Mudia Alti, Yoana Nurul Asri, Ike Yuni Wulandari</strong><br><br><strong>Publikasi: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 13 No. 1, Januari 2023: 20-27</strong><br><br>Semenjak pandemi COVID-19, dunia pendidikan terpaksa melakukan penyesuaian dengan keadaan. Kelas-kelas tidak lagi diadakan secara luring atau luar jaringan, melainkan secara daring atau dalam jaringan. Berbagai <em>platform </em>dan media sosial pun turut ambil peranan dalam memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar. Salah satu <em>platform </em>yang paling sering digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar—baik di sekolah maupun kampus—adalah Google Classroom dan Zoom.<br><br>Intan Cynara Valentina Putri dan kawan-kawan mengadakan penelitian terkait dua <em>platform </em>tersebut—Google Classroom dan Zoom—terhadap efektivitas perkuliahan daring di Universitas Nurtanio. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan mengumpulkan data dari 82 mahasiswa melalui Google Form.<br><br>Hasil perolehan data menunjukkan bahwa sekitar 27 mahasiswa berpendapat penggunaan Google Classroom untuk perkuliahan daring lebih efektif. Sementara 13 mahasiswa berpendapat penggunaan Zoom untuk perkuliahan daring lebih efektif, dan 42 mahasiswa sisanya merasa bahwa kedua <em>platform </em>sama-sama efektif untuk perkuliahan daring. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Google Classroom lebih disukai dan dianggap efektif oleh mahasiswa.<br><br>Akan tetapi, penulis merasa bahwa studi komparatif antara Google Classroom dan Zoom ini kurang setara. Sebab, Google Classroom memiliki kegunaan dan fungsi-fungsi yang berbeda dengan Zoom. Hal ini berarti Google Classroom tidak bisa disandingkan dengan Zoom. Sebaliknya, Google Classroom adalah komponen pelengkap Zoom dalam perkuliahan daring.<br><br>Apabila Intan dan kawan-kawan ingin mengadakan studi komparatif, terkait <em>platform </em>untuk perkuliahan daring, mereka seharusnya bisa menggunakan Zoom dan Google Meet yang memiliki kegunaan dan fungsi sama namun mungkin memiliki nilai efektivitas yang berbeda.</p>



<p>Nah, dari contoh <em>review </em>jurnal tentang pendidikan di
atas dapat kamu lihat bahwa <em>review </em>yang ada sangat ringkas dan langsung
pada intinya.</p>



<p>Paragraf pertama merupakan paragraf pembuka yang menjelaskan
secara ringkas garis besar latar belakang dan rumusan masalah jurnal artikel.</p>



<p>Paragraf dua dan tiga merupakan ringkasan isi jurnal artikel.
Di sini, kamu harus menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas dan padat
agar lebih mudah dipahami.</p>



<p>Paragraf empat dan lima merupakan argumentasi dari pemberi
ulasan (<em>reviewer</em>). Bagian ini bisa berisi kritik atau saran atau pernyataan
persetujuan terhadap jurnal artikel yang diulas.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-mereview-jurnal-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-mereview-jurnal-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Cara-Mereview-Jurnal-Beserta-Contohnya-yang-Baik-dan-Benar-500x333.jpg" alt="Cara Mereview Jurnal Beserta Contohnya yang Baik dan Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Cara Mereview Jurnal Beserta Contohnya yang Baik dan Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh <em>Review </em>Jurnal
Kesehatan</h3>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong><em>Review</em> Jurnal Artikel Kesehatan</strong><br><br><strong>Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia (Pengetahuan, dan Keterbukaan Masyarakat Terhadap Gangguan Kesehatan Mental)</strong><br><br><strong>Penulis: Adisty Wismani Putri, Budhi Wibhawa, &amp; Arie Surya Gutama</strong><br><br><strong>Publikasi: Jurnal Kesehatan Prosiding KS: Riset &amp; PKM, Vol. 2 No. 2, 147-300</strong><br><br>Kita harus memperhatikan kesehatan mental selayaknya kesehatan fisik. Ketika tubuh kita terluka atau sakit, pasti kita akan pergi ke dokter untuk meminta obat dan perawatan. Sama halnya ketika jiwa kita yang terluka atau sakit. Kita harus pergi ke dokter untuk meminta obat dan perawatan yang tepat. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang berpikir bahwa konsultasi ke dokter kesehatan jiwa dan mental adalah sesuatu yang tabu. Ada pula yang lebih memilih menemui dukun atau “orang pintar” karena menganggap kesehatan mental adalah pengaruh dari ilmu hitam atau hal-hal mistik lainnya.<br><br>Adisty dan kawan-kawan mengadakan penelitian kualitatif terkait pengetahuan dan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan mental. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis beberapa sumber data dan mengaitkannya dengan kenyataan yang ada di kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.<br><br>Hasil analisis data menunjukkan bahwa Indonesia masih rentan terhadap kesehatan jiwa. Sekitar 11,6 persen atau 1.740.000 warga Indonesia mengalami gangguan mental emosional, salah satunya adalah skizofrenia. Sayangnya, hal ini tidak sebanding dengan penanganan dan pengobatan kesehatan mental yang memadai. Masih banyak penderita kelainan mental dipasung, dirantai, dan diperlakukan secara tidak manusiawi oleh masyarakat sekitar. Selain itu, beberapa rumah sakit kejiwaan di Indonesia juga asal-asalan dalam memberikan perawatan terhadap pasien dengan penyakit mental.<br><br>Adisty kemudian menyampaikan bahwa memberi edukasi tentang kesehatan mental harus semakin digalakkan. Tidak hanya untuk keluarga pasien kelainan mental saja, tapi untuk <em>seluruh </em>keluarga yang ada di Indonesia. Setiap masyarakat hendaklah lebih peduli dan memahami kesehatan mental agar bisa menciptakan lingkungan yang ideal untuk kesembuhan para pasien.<br><br>Akan tetapi, dalam jurnal artikel ini, Adisty dan kawan-kawan tidak menyebutkan solusi nyata mengenai hal-hal apa saja yang perlu dilakukan. Misalnya, pengadaan kuliah umum tentang kesehatan jiwa bagi orang tua murid SD, SMP, SMA. Atau pembangunan sarana dan prasarana bagi rumah sakit kejiwaan oleh pemerintah daerah.</p>



<p>Sama seperti contoh sebelumnya, kamu dapat melihat bahwa paragraf pertama merupakan pembuka dari <em>review </em>jurnal ini.</p>



<p>Paragraf kedua hingga keempat adalah ringkasan dari isi
jurnal artikel yang dibaca dan diulas oleh penulis.</p>



<p>Kemudian, paragraf terakhir adalah argumentasi dan kritik
dari penulis untuk jurnal artikel tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh <em>Review </em>Jurnal Ekonomi</h3>



<p class="has-background has-very-light-gray-background-color"><strong><em>Review</em> Jurnal Artikel Ekonomi</strong><br><br><strong><em>Cashless</em> dan <em>Cardless</em> Sebagai Perilaku Transaksi di Era Digital: Suatu Tinjauan Teoretis dan Empiris</strong><br><br><strong>Penulis: Lina Marlina, Ahmad Mundzir, Herda Pratama</strong><br><br><strong>Publikasi: Jurnal Co-Management Vol. 3, No. 2, Desember 2020</strong><br><br>Era digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah kemudahan bertransaksi. Beberapa tahun terakhir ini, Indonesia mulai menggunakan metode transaksi <em>cashless </em>(non-tunai) dan <em>cardless </em>(non-kartu). Berbagai <em>platform </em>dompet digital pun mulai marak dan masyarakat bisa memilih mana saja yang hendak digunakan sesuai kebutuhan.<br><br>Lina Marlina dan kawan-kawan mengadakan penelitian kualitatif dan kuantitatif mengenai kesiapan masyarakat Indonesia dalam menjadi salah satu negara yang sebagian besar transaksinya tidak menggunakan uang tunai atau kartu. Mereka melihat perkembangan transaksi <em>cashless </em>dan <em>cardless </em>di Indonesia selama lima tahun terakhir dengan menjadikan beberapa <em>platform </em>dompet digital dan <em>m-banking </em>sebagai tolok ukur.<br><br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan transaksi non-tunai dan non-kartu di Indonesia selama lima tahun terakhir cukup pesat dan menunjukkan hasil yang positif. Akan tetapi, untuk perkembangannya sendiri masih membutuhkan waktu yang lama dan energi yang besar. Sebab, terdapat berbagai faktor yang harus diperhatikan pemerintah Indonesia, salah satunya adalah masyarakat heterogen dan tingkat pendidikan yang masih belum merata. Latar belakang ekonomi dan sosial masyarakat juga menjadi faktor lain yang harus diperhatikan oleh pemerintah Indonesia apabila ingin mengembangkan transaksi non-tunai dan non-kartu ini.<br><br>Lina dan kawan-kawan menulis jurnal artikel yang terbilang singkat, lugas dan jelas. Hal ini tentu sangat membantu para peneliti selanjutnya dalam menganalisis perkembangan transaksi non-tunai dan non-kartu di Indonesia.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/macam-macam-jurnal-akuntansi-beserta-fungsi-dan-penjelasannya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/macam-macam-jurnal-akuntansi-beserta-fungsi-dan-penjelasannya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/08/8-Macam-Macam-Jurnal-Akuntansi-beserta-Fungsi-dan-Penjelasannya-500x333.jpg" alt="8 Macam-Macam Jurnal Akuntansi beserta Fungsi dan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Macam-Macam Jurnal Akuntansi beserta Fungsi dan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Penutup</h3>



<p>Nah, bagaimana? Apakah kamu sudah memahami contoh <em>review </em>jurnal
tentang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di atas? Apakah kamu sudah bisa
menulis <em>review </em>jurnalmu sendiri?</p>



<p>Jangan lupa bertanya terkait format penulisan kepada para dosen atau guru ya! Sebab, beberapa di antara mereka memiliki format penulisan sendiri yang lebih disukai. Semoga beruntung!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-review-jurnal-tentang-pendidikan-kesehatan-ekonomi-pljr/">Contoh Review Jurnal Tentang Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi.jpg" length="49942" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/03/Contoh-Review-Jurnal-Tentang-Pendidikan-Kesehatan-dan-Ekonomi-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>