<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-tradisional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-tradisional/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 11:01:47 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-naskah-drama-tradisional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 04 Mar 2024 03:33:45 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Zuly Kristanto</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam artikel berikut, Mamikos akan memberikan kamu contoh naskah drama tradisional cerita rakyat singkat. Yuk, baca naskah dramanya sampai selesai!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/">Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki – Naskah drama dapat dibangun dengan menggunakan cerita apa saja.</p>



<p>Selain bisa dibangun dengan menggunakan kisah sehari-hari, naskah drama nyatanya dapat dibangun dengan menggunakan naskah drama tradisional.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/cerita-rakyat-yang-singkat-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Cerita rakyat (opens in a new tab)">Cerita rakyat</a> merupakan cerita yang hidup di masyarakat dan digunakan untuk memberikan nilai moral terhadap masyarakat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sekilas tentang Cerita Rakyat</strong></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki" class="wp-image-225791" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/Toba3-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>traxonsky.com</figcaption></figure></div>



<p>Cerita rakyat adalah cerita turun-temurun yang berkembang dalam suatu masyarakat atau budaya tertentu. </p>



<p>Cerita ini biasanya disampaikan dari mulut ke mulut dan secara lisan diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p>



<p>Cerita rakyat sering kali mengandung unsur-unsur ajaran moral, nilai-nilai budaya, serta cerminan kepercayaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat yang melekat pada tempat asal cerita tersebut.</p>



<p>Biasanya cerita rakyat bisa berupa dongeng, legenda, mitos, atau cerita sejarah yang diwariskan secara turun-temurun.</p>



<p>Keberadaan cerita rakyat memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya suatu bangsa atau komunitas. Juga menjadi sarana untuk mengajarkan nilai-nilai dan norma-norma yang dianggap penting oleh masyarakat.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-roro-jonggrang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Roro-Jonggrang-Singkat-Cocok-untuk-Referensi-500x333.jpg" alt="Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Naskah Drama Roro Jonggrang Singkat Cocok untuk Referensi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Membuat Naskah Drama dari Cerita Rakyat</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>1. Pilih Cerita Rakyat</strong></h4>



<p>Pilih cerita rakyat yang ingin Anda angkat menjadi naskah drama. Pilih cerita yang memiliki konflik menarik dan karakter yang kuat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>2. Riset dan Pahami Ceritanya</strong></h4>



<p>Pelajari dengan seksama cerita rakyat yang Anda pilih. Pahami karakter, latar, konflik, dan pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>3. Tentukan Struktur Drama</strong></h4>



<p>Tentukan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-drama-modern-singkat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="struktur drama (opens in a new tab)">struktur drama</a> yang akan Anda gunakan, seperti pengenalan, perkembangan konflik, klimaks, dan penyelesaian. Sesuaikan struktur dengan cerita rakyat yang Anda pilih.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>4. Tulis Naskah</strong></h4>



<p>Mulai menulis naskah drama berdasarkan struktur yang telah Anda tentukan. </p>



<p>Gunakan dialog untuk menggambarkan percakapan antara karakter. Jaga agar dialog dan adegan tetap relevan dengan cerita aslinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>5. Kembangkan Karakter</strong></h4>



<p>Perhatikan pengembangan karakter dalam naskah Anda. Buat karakter-karakter dalam cerita rakyat tersebut menjadi hidup dalam naskah drama Anda.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>6. Tata Bahasa dan Tanda Baca</strong></h4>



<p>Pastikan penggunaan tata bahasa dan tanda baca yang tepat dalam menulis naskah drama. </p>



<p>Hal ini akan memudahkan para pembaca atau pemeran drama dalam memahami dan membawakan naskah.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>7. Lakukan Uji Coba</strong></h4>



<p>Ujilah naskah drama yang telah Anda buat dengan membacakan atau mengadakan uji coba dengan sekelompok orang. </p>



<p>Perhatikan tanggapan dan masukan dari mereka untuk memperbaiki naskah drama Anda.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>8. Revisi dan Koreksi</strong></h4>



<p>Setelah menulis naskah drama, lakukan revisi dan koreksi untuk memperbaiki kesalahan serta meningkatkan kualitas naskah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>9. Pembagian Peran dan Pentas</strong></h4>



<p>Setelah naskah drama final, lakukan pembagian peran kepada para pemain drama. Kemudian, siapkan segala kebutuhan teknis dan latihan untuk pentas drama.</p>



<p>Nah, apabila kamu ingin contoh naskah drama tradisional yang dibangun dari cerita rakyat, kamu bisa membacanya dalam artikel berikut.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tentang-belajar-kelompok-kesombongan-kejujuran-dan-perbedaan-agama-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/01/Contoh-Naskah-Drama-5-Orang-tentang-Belajar-Kelompok-Kesombongan-Kejujuran-dan-Perbedaan-Agama-720x480.png" alt="7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7+ Contoh Naskah Drama 5 Orang tentang Belajar Kelompok, Kesombongan, Kejujuran dan Perbedaan Agama</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</strong></h2>



<p>Di bawah ini adalah naskah drama tradisional yang dibangun dari cerita rakyat dengan tokoh laki-laki dan perempuan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Judul</strong></h3>



<p>Danau Toba</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Tokoh</strong></h3>



<ul><li>Toba</li><li>Putri</li><li>Samosir</li><li>Babe</li><li>Beno</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak I</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aduh, hidupku kok begini-begini saja. Aku sudah berusia kepala tiga, tetapi kenapa aku belum bisa seperti teman-temanku? Aku juga ingin berkeluarga dan menjadi orang yang kaya.</p>



<p><em>Toba diam sejenak lalu pergi memancing.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Seandainya aku menjadi orang kaya dan berkeluarga. Tentu, hidupku akan menjadi lebih bahagia dari sekarang.</p>



<p><em>Tiba-tiba pancing bergoyang.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hah…. Ini pasti ikan besar. Aku akan menangkapnya. Aku akan menggoreng ikan ini dan membuat sambal yang pedas. Hari ini aku akan makan dengan nikmat.</p>



<p><em>Toba lalu mengangkat pancingnya. Seekor ikan mas berukuran besar berhasil didapatnya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Tuan, tolong jangan kau membunuhku. Aku berjanji apabila kau tidak membunuhku, aku akan membantumu menjadi orang yang kaya raya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hah, apakah aku tidak bermimpi? Mana mungkin ikan bisa bicara?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Betul, Tuan. Aku sebenarnya seorang bidadari yang dikutuk menjadi ikan karena suatu kesalahan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Lalu, apa yang bisa kau perbuat untukmu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ikan</strong></h4>



<p>Sekarang tolong kamu ambil sisikku yang berwarna putih. Dengan cara itu aku akan dapat kembali ke wujudku yang semula.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Baik aku akan melakukannya.</p>



<p><em>Toba lantas mencabut sisik berwarna putih pada ikan yang ditangkapnya. Ajaibnya, ikan yang ditangkap Toba berubah menjadi seorang putri yang sangat jelita.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Terima kasih telah melepaskan kutukan yang ditimpakan kepadaku. Aku berterima kasih kepadamu. Sekarang aku akan mengabdi kepadamu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>A.. apakah kamu mau menjadi istriku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Aku mau menjadi istrimu, tapi aku memiliki satu syarat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Syarat apa yang harus aku tepati?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Syarat yang aku berikan sangat sederhana. Kau hanya tidak boleh menyinggung asal-usulku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Hanya itu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Iya. Hanya itu syarat yang harus kau penuhi apabila kau ingin memperistriku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Dengan senang hati aku akan melakukannya.</p>



<p><em>Toba lalu mengajak putri pulang ke rumahnya. Mereka berdua kemudian menikah.</em></p>



<p><em>Setelah Toba menikah dengan putri jelmaan ikan, kehidupan Toba menjadi berubah. Toba menjadi orang yang kaya. Beberapa tahun kemudian mereka dikarunia seorang anak laki-laki. Anak itu diberi nama Samosir.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak II</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Samosir, di mana ayahmu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Seperti biasa, Bu. Ayah masih bekerja di ladang.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Hari ini ibu memasak makanan kesukaan ayahmu. Apakah ibu bisa meminta tolong kepadamu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ibu mau minta tolong apa?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Ibu, akan minta tolong kepadamu untuk mengantarkan makanan untuk ayahmu. Apakah kamu bisa melakukannya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku dengan senang hati akan melakukannya, Bu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Nah, ini ibu sudah menyiapkan makanan untukmu. Tolong antarkan segera makanan ini kepada ayahmu. Sekarang sudah siang. Kasihan nanti ayahmu kelaparan karena dia belum sarapan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baik, Bu.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-tentang-di-sekolah-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-contoh-naskah-drama-tentang-di-sekolah-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/04/Contoh-contoh-Naskah-Drama-Tentang-di-Sekolah-Singkat-2-4-6-Orang-Lengkap-1-500x333.jpg" alt="Contoh-contoh Naskah Drama tentang di Sekolah Singkat 2, 4, 6 Orang Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-contoh Naskah Drama tentang di Sekolah Singkat 2, 4, 6 Orang Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak III</strong></h3>



<p><em>Samosir mengantarkan makanan kepada ayahnya. Di tengah jalan, Samosir bertemu dengan kawannya. Saat itu Samosir lupa dengan tugasnya karena diajak bermain dengan kawannya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Samosir, kau mau kemana kok terburu-buru sekali?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku diminta ibuku untuk mengantarkan makanan kepada ayahku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Nanti saja. Kita main dulu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku harus mengantarkan makanan ini segera. Sebab, aku takut ayahku akan memarahiku nanti.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Beno</strong></h4>



<p>Kita main sebentar saja. Toh, kalau kita main sebentar ayahmu tidak akan tahu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baiklah, kita main sebentar. Tapi janji sebentar saja, ya!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Baik, kita main sebentar saja.</p>



<p><em>Samosir dan kawan-kawannya lalu bermain. Mereka bermain hingga siang.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Sudah dulu, ya. Aku mau mengantarkan makanan ini terlebih dahulu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Babe</strong></h4>



<p>Baik, Samosir.</p>



<p><em>Setelah bermain bersama temannya, Samosir lalu mengantarkan makanan kepada ayahnya.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Sudah siang begini kok belum ada makanan yang diantarkan. Sebenarnya istriku memasak apa tidak hari ini?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ayah, ini makan siangnya?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kemana saja kamu? Kenapa baru tiba sekarang?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku….</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kamu baru bermain bersama kawanmu, ya? Hayo, bicara jujur? Bajumu kotor. Bukti itu sudah cukup.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Iya, ayah. Aku tadi bermain sebentar dengan temanku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Dasar anak bodoh. Seharusnya kamu mengantar makanan ini kepadaku terlebih dahulu. Kamu tidak tahu ayah sudah kelaparan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Tapi, Samosir hanya bermain sebentar tadi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kalau ada orang tua bicara itu didengarkan. Jangan kamu jawab. Kalau kau jawab, hanya akan membuatmu terlihat bodoh. Dasar anak ikan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Apa maksud ayah? Mengapa ayah mengatakan kalau aku anak ikan?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Iya, kamu itu anak ikan. Makanya kamu itu bodoh.</p>



<p><em>Samosir merasa sakit hati. Ia menangis. Samosir kemudian pulang ke rumah.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak IV</strong></h3>



<p><em>Samosir pulang dengan keadaan sakit.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kenapa kamu menangis anakku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Aku menangis karena sakit hati. Ada yang mengatai-ngataiku ibu.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Katakan kepadaku, Nak. Siapa yang sudah mengatai-ngataimu sampai membuatmu menangis seperti ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Ayah yang sudah mengatai-ngataiku. Ayah mengatakan kepadaku aku ini bodoh karena aku ini anaknya ikan.</p>



<p>Aku anak ibu bukan? Ibu ini manusia dan bukannya ikan?</p>



<p><em>Putri merasa terkejut karena suaminya telah melanggar sumpahnya. Ia tidak menyangka orang yang telah menyelamatkan nyawanya telah melanggar janjinya.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Nak, ibu minta kau sudahi tangismu. Sekarang, ibu akan meminta kepadamu. Sebentar lagi akan ada hujan yang sangat deras.</p>



<p>Hujan ini akan menyebabkan banjir bandang. Ibu memintamu untuk lari ke bukit yang ada di selatan pasar. Kamu naik ke sana. Selamatkan hidupmu, Nak.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Tidak mau ibu. Kalau aku lari ke sana. Bagaimana dengan nasib ibu?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu tidak usah mengkhawatirkan nasib ibu. Kau pergi dulu nanti ibu akan menyusulmu.</p>



<p><em>Tak lama setelah itu langit menjadi gelap dan gelegar guntur bersahutan.</em></p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Samosir cepatlah pergi sekarang. Cepatlah pergi sebelum semuanya terlambat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Samosir</strong></h4>



<p>Baik, Bu. Aku akan pergi dulu. Ibu janji nanti akan menyusulku.</p>



<p><em>Putri lalu memberikan pelukan terakhir kepada anaknya. Sesudah itu, Samosir pergi meninggalkan rumah.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu sudah melanggar sumpahmu, suamiku. Sekarang kamu harus menanggung akibatnya.</p>



<p><em>Selanjutnya hujan turun dengan sangat deras. Lama kelamaan air mulai naik dan Putri kemudian merubah dirinya kembali menjadi ikan.</em></p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-pendek-pesan-moral-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/01/Contoh-Naskah-Drama-Pendek-Mengandung-Pesan-Moral-Beserta-Unsur-unsurnya-500x333.jpg" alt="3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Babak V</strong></h3>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Kenapa hujan begitu deras sampai terjadi banjir begitu besar padahal musim sedang kemarau?</p>



<p><em>Air hujan merendam seluruh tanaman Toba. Tiba-tiba seekor ikan muncul.</em></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aku rasa pernah melihat ikan ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Bagus kalau kamu masih ingat denganku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Istriku apa yang terjadi? Kenapa hujan turun dengan deras. Padahal, saat ini sedang musim kemarau.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Ini semua terjadi karena kesalahanmu!</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Apa yang menjadi kesalahanku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kamu sudah lupa dan melanggar janjimu kepadaku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Janji apa yang sudah kulanggar? Aku selalu berbuat baik kepadamu. Kesalahan apa yang telah aku perbuat?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Kau telah mengatai-ngatai anakmu dengan kata-kata tidak pantas. Kau mengatakan Samosir adalah anak bodoh karena anak ikan.</p>



<p>Suamiku, itulah satu-satunya kesalahanmu. Satu kesalahan tetapi kesalahan yang fatal. Akibat perkataanmu itu terjadilah malapetaka ini.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Aku minta maaf kepadamu. Aku mohon redakan kemarahanmu. Tidak kasihankah engkau kepadaku?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Putri</strong></h4>



<p>Maaf suamiku. Ini adalah bagian dari perjanjian kita. Seandainya kamu tidak melanggar janji yang telah kau ucapkan kepadaku, tentu peristiwa seperti ini tidak akan terjadi. Sekarang selamat tinggal, suamiku.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Toba</strong></h4>



<p>Istriku, jangan tinggalkan aku. Aku minta maaf kepadamu.</p>



<p><em>Sayangnya semuanya sudah terlambat. Banjir yang menjadi besar membuat Toba tenggelam. Dalam banjir besar itu, hanya Samosir dan beberapa orang yang selamat.</em></p>



<p>Demikian contoh naskah drama tradisional cerita rakyat yang dapat diberikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-naskah-drama-tradisional-cerita-rakyat-pljr/">Contoh Naskah Drama Tradisional Cerita Rakyat Singkat Perempuan dan Laki-laki</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Tradisional-Cerita-Rakyat-Singkat-Perempuan-dan-Laki-laki.jpg" length="28375" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Contoh-Naskah-Drama-Tradisional-Cerita-Rakyat-Singkat-Perempuan-dan-Laki-laki-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>