9 Cara Mencari Frekuensi Statistika dengan Mudah dan Cepat beserta Contohnya
Apakah kamu masih kesulitan untuk mencari frekuensi statistika? Jangan khawatir, dengan mengikuti langkah-langkah di artikel ini, pasti kamu akan mudah untuk memahami.
Cara Mencari Frekuensi Statistika
Dari penjelasan jenis-jenis frekuensi statistika di atas, bagaimana cara mencari frekuensi statistika? Perhatikan dan pahami penjelasan Mamikos berikut ini, ya.
1. Mengumpulkan dan Mengurutkan Data
Cara mencari frekuensi statistika yang pertama mulailah dengan mengumpulkan semua data yang dimiliki.
Data tersebut bisa berupa data kuantitatif seperti nilai ujian, tinggi badan, berat badan. Bisa juga berupa data kualitatif seperti kategori warna, jenis kelamin.
Contoh: Misalkan kita memiliki data nilai ujian dari 10 siswa: 70, 80, 90, 70, 60, 80, 90, 70, 60, 80.
Urutkan dan susun data tersebut dalam urutan yang teratur. Mulai dari nilai terkecil hingga terbesar.
Urutan datanya berarti 60, 60, 70, 70, 70, 80, 80, 80, 90, 90.
2. Menentukan Jangkauan Data (Range)
Setelah itu kita akan menentukan jangkauan data atau biasa disebut dengan range. Jangkauan data adalah selisih antara nilai maksimum dan nilai minimum dalam data untuk mencari gambaran awal tentang sebaran data.
Caranya adalah dengan mencari nilai tertinggi dan nilai terendah dalam dataset, kemudian kurangkan nilai terendah dari nilai tertinggi.
Contoh:
- Nilai maksimum = 90
- Nilai minimum = 60
- Jangkauan = 90 – 60 = 30.
3. Menentukan Jumlah Kelas
Dalam distribusi frekuensi, kelas adalah interval yang mencakup sekelompok data. Oleh karena itu, menentukan jumlah kelas adalah cara mencari frekuensi statistika yang penting untuk membuat histogram atau tabel distribusi frekuensi.
Nah, salah satu metode untuk menentukan jumlah kelas adalah aturan Sturges yang menyatakan bahwa jumlah kelas dapat dihitung dengan rumus:
di mana n adalah jumlah total data.
Contoh: Misalnya, untuk 10 data, jumlah kelas menurut aturan Sturges adalah …
Kita kemudian bisa membulatkan jumlah kelas ke 4 atau 5, tergantung pada kebutuhan analisis.
4. Menghitung Panjang Interval Kelas
Cara mencari frekuensi statistika selanjutnya adalah dengan menghitung panjang interval kelas. Panjang interval kelas atau juga disebut lebar kelas merupakan jarak antara batas bawah dan batas atas kelas.
Panjang interval kelas dihitung dengan membagi jangkauan data dengan jumlah kelas, dengan rumus
Contoh: Apabila diketahui jangkauan sebuah data adalah 30 dan jumlah kelas adalah 5, maka …
Panjang interval =
Halaman:

