Advertisement
Source : Pixabay/@geralt

13 Contoh Ion Positif dan Negatif beserta Perbedaannya Lengkap

Masing-masing ion positif dan negatif memiliki manfaatnya sendiri-sendiri. Yuk, simak penjelasan contoh dari ion positif dan negatif di artikel kali ini!

18 Januari 2024 Zakiyah

3. Ukuran

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation memiliki ukuran yang lebih kecil daripada atom atau molekul aslinya. 

Proses kehilangan satu atau lebih elektron menyebabkan perubahan pada distribusi elektron di sekitar inti atom. 

Dengan berkurangnya gaya tolak antara elektron yang tersisa dan muatan positif inti membuat kulit elektron cenderung lebih dekat ke inti lau menghasilkan ukuran yang lebih kecil.

Ion Negatif (Anion)

Sebaliknya, anion memiliki ukuran yang lebih besar daripada atom atau molekul aslinya. 

Nah, dengan melemahnya gaya tarik antara elektron tambahan dan muatan positif inti membuat kulit elektron dapat meluas lebih jauh dari inti dan menghasilkan ukuran yang lebih besar.

Kelompok Senyawa yang Semuanya Berikatan Ion Adalah? Ini Penjelasannya

4. Kepadatan

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation memiliki kepadatan yang lebih tinggi karena jumlah proton dalam inti tetap tidak berubah, sedangkan jumlah elektron berkurang. 

Hal ini mengakibatkan inti atom yang mendominasi massa dan muatan positif dalam volume yang lebih kecil.

Ion Negatif (Anion)

Sebaliknya, anion memiliki kepadatan yang lebih rendah karena jumlah elektron meningkat sementara jumlah proton dalam inti tetap. 

Peningkatan jumlah elektron menyebabkan distribusi muatan negatif menjadi lebih merata di sekitar inti yang tetap, menghasilkan kepadatan yang lebih rendah.

5. Sifat Kimia

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation cenderung bersifat asam dalam larutan air. 

Kation dapat berpartisipasi dalam reaksi dengan ion hidroksida (OH-) atau senyawa basa lainnya untuk membentuk air atau senyawa netral. 

Contoh reaksi ini termasuk pembentukan air melalui reaksi antara kation dan ion hidroksida.

Ion Negatif (Anion)

Sebaliknya, anion cenderung bersifat basa dalam larutan air. 

Anion dapat berinteraksi dengan ion hidrogen (H+) atau senyawa asam lainnya untuk membentuk air atau senyawa netral. 

Misalnya, reaksi antara anion dan ion hidrogen dapat menghasilkan air sebagai hasilnya.

6. Sifat Elektrokimia

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation dapat bertindak sebagai agen reduksi dalam reaksi elektrokimia. 

Proses ini melibatkan penerimaan elektron oleh kation untuk membentuk atom atau molekul yang lebih netral. 

Sebagai contoh, dalam elektrolisis air, kation hidrogen (H+) dapat menerima elektron dan berubah menjadi atom hidrogen (H), menghasilkan gas hidrogen.

Halaman:

Advertisement