Advertisement
Source : Pixabay/@geralt

13 Contoh Ion Positif dan Negatif beserta Perbedaannya Lengkap

Masing-masing ion positif dan negatif memiliki manfaatnya sendiri-sendiri. Yuk, simak penjelasan contoh dari ion positif dan negatif di artikel kali ini!

18 Januari 2024 Zakiyah

Ion Negatif (Anion)

Sebaliknya, anion dapat bertindak sebagai agen oksidasi dalam reaksi elektrokimia. 

Anion dapat melepaskan elektron selama proses redoks untuk membentuk atom atau molekul yang lebih netral. 

Dalam konteks elektrolisis, anion klorida (Cl-) dapat melepaskan elektron dan berubah menjadi atom klor (Cl2), menghasilkan gas klor.

7. Hubungan dengan Energi

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation cenderung memiliki energi ionisasi yang tinggi karena kehilangan elektron memerlukan energi yang signifikan. 

Energi ionisasi merupakan energi yang dibutuhkan untuk menghilangkan satu atau lebih elektron dari suatu atom atau ion. 

Kation dengan muatan positifnya memerlukan energi tambahan untuk melepaskan elektron.

Ion Negatif (Anion)

Anion cenderung memiliki energi afinitas elektron yang tinggi karena menerima elektron memerlukan energi yang signifikan. 

Energi afinitas elektron adalah energi yang dilepaskan atau diserap saat suatu atom atau ion menerima satu elektron tambahan. 

Anion dengan muatan negatifnya akan melepaskan energi saat menerima elektron.

8. Konduktivitas Listrik

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Kation bertanggung jawab atas konduktivitas positif dalam larutan ionik atau elektrolit. 

Gerakan kation dalam larutan menyebabkan arus listrik positif yang menciptakan kemampuan konduktif larutan tersebut.

Ion Negatif (Anion)

Anion memainkan peran dalam konduktivitas negatif dalam larutan ionik atau elektrolit. 

Gerakan anion menyebabkan arus listrik negatif mampu memberikan kontribusi terhadap kemampuan larutan untuk menghantarkan listrik.

9. Kepolaran Molekuler

Dengan perbedaan keduanya sebagai berikut:

Ion Positif (Kation)

Dalam senyawa molekuler yang bersifat polar, kation dapat berinteraksi secara elektrostatik dengan ujung negatif dari molekul polar lainnya. 

Interaksi ini menciptakan gaya tarik elektromagnetik antara kation dan molekul polar sekitarnya.

Ion Negatif (Anion)

Sebaliknya, anion dapat berinteraksi dengan ujung positif dari molekul polar dalam senyawa molekuler polar. 

Interaksi ini dapat menciptakan gaya tarik elektromagnetik antara anion dan molekul polar di sekitarnya dan memberikan kontribusi pada sifat kepolaran senyawa tersebut.

Contoh Senyawa Ion dan Kovalen beserta Sifat dan Perbedaannya

Penutup

Jadi sudah paham pengertian hingga contoh ion positif dan negatif kan? Beberapa contoh ion positif dan negatif tersebut sebenarnya bisa kamu temukan dengan mudah di dalam keseharian kita.


Halaman:

Advertisement