40 Contoh Mobilitas Sosial Antargenerasi, Intragenerasi, dan Geografis
Mobilitas sosial terjadi secara menyeluruh di tengah kehidupan manusia. Berikut contoh-contoh mobilitas sosial dari berbagai tipe mobilitas sosial yang ada.
5. Tingkat Kelahiran
Tingkat kelahiran juga turut mempengaruhi mobilitas sosial, karena tingkat kelahiran yang tinggi dari keluarga dengan kelas sosial rendah dapat membatasi anggota keluarganya naik kelas sosial.
Kesulitan tersebut disebabkan oleh rendahnya kehidupan ekonomis mereka.
Pada pihak lain, kelas yang lebih tinggi mampu menciptakan keyakinan sosial dalam masyarakat, ketika mereka membatasi angka kelahiran.
Dampak Adanya Mobilitas Sosial
Tahukah kamu? Bahwa mobilitas sosial mampu menimbulkan berbagai macam dampak. Dampak tersebut berupa dampak positif dan negatif, dengan penjelasan sebagai berikut.
Dampak Positif
1. Meningkatkan Integritas Sosial
Ketika ada perubahan sosial, setiap orang akan merespon hal tersebut secara berbeda-beda. Ada yang menganggapnya sebagai suatu penerimaan, tantangan, bahkan hadiah.
Salah satu contoh dari integrasi dalam masyarakat yaitu adanya pengaruh penerimaan akibat mobilitas sosial yang terjadi.
2. Mendorong Perubahan Sosial Menjadi Lebih Baik
Dampak positif selanjutnya, adalah mendorong terjadinya perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Hal ini tentu akan terjadi jika didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas.Â
Salah satu upaya untuk menunjang kualitas sumber daya manusia adalah dengan membenahi pendidikan.
Dampak Negatif
1. Adanya Risiko Terkena Gangguan Psikologis
Ketika kehilangan atau terjadi penurunan status sosial pada seseorang, banyak orang akan merasa gelisah, sedih, hingga depresi yang parah.
Hal itu akan memicu gangguan psikologis, bahkan mampu membahayakan dirinya sendiri akibat stres berkepanjangan. Gangguan psikologis tersebut juga memicu terjadinya penyakit psikis dan fisik.
Apabila suatu individu atau kelompok tidak mempunyai tekad untuk menerima keadaan secara ikhlas atau berubah menjadi lebih baik, maka ia akan mudah terkena gangguan psikologis.
2. Menimbulkan Konflik Sosial
Dapat dikatakan, bahwa mobilitas sosial adalah bentuk perjuangan yang dilakukan individu atau kelompok sosial, agar bisa mencapai posisi sosial yang lebih tinggi daripada yang dimilikinya saat ini.
Maka dari itu, semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan status sosial yang lebih tinggi. Dengan adanya persaingan tersebut, tidak heran jika terjadi berbagai macam konflik sosial.
Contoh mobilitas sosial antargenerasi, intragenerasi, dan geografis sebenarnya tidak sulit dibedakan, asalkan kamu memahami betul pengertiannya.
Berbagai macam contoh di atas pastinya akan memudahkan kamu dalam memahami dan membedakan berbagai macam mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat.
Halaman:
