Materi Barisan dan Deret Aritmatika Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka beserta Penjelasannya
Dapatkan pemahaman yang lebih ringkas mengenai barisan dan deret aritmatika melalui rangkuman materinya di artikel ini.
Contoh Soal 2
Diketahui barisan aritmatika dengan suku pertama a = 7 dan suku ke-5 adalah 19. Tentukan beda (b) dari barisan tersebut.
Jawaban:
Untuk mencari beda (b), kita gunakan rumus suku ke-(n):
Un = a + (n – 1) b
Diketahui (a = 7), (U5 = 19), dan (n = 5). Maka:
19 = 7 + (5 – 1) . b
19 = 7 + 4 . b
19 – 7 = 4b
12 = 4b
b = 12/4
b = 3
Jadi, beda (b) dari barisan tersebut adalah 3.
Contoh Soal 3
Diketahui sebuah barisan aritmatika dengan suku pertama \(a\) = 8 dan beda \(b\) = 4. Tentukan suku ke-12 dari barisan tersebut.
Jawaban:
Untuk mencari suku ke-(n) dari barisan aritmatika, digunakan rumus:
Un = a + (n – 1) b
Diketahui (a = 8), (b = 4), dan (n = 12):
U12 = 8 + (12 – 1) . 4
U12 = 8 + 11 . 4
U12 = 8 + 44
U12 = 52
Jadi, suku ke-12 dari barisan tersebut adalah 52.
Memahami Deret Bilangan dan Deret Aritmatika
Pada konteks deret juga dikenal dengan deret bilangan yang nantinya dapat diklasifikasikan menjadi dua, yakni deret aritmatika dan deret geometri.
Di artikel ini yang dibahas secara khusus adalah deret Aritmatika.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa deret aritmatika adalah suatu deret yang berhasil diperoleh setelah menjumlahkan suku – suku yang ada di dalam barisan aritmatika.
Secara sederhana dapat diilustrasikan sebagai berikut:
Terdapat sebuah baris aritmatika yang berbunyi:
U1, U2, U3, U4, U5, ….. Un
Dari barisan aritmatika di atas maka dapat dibentuk deret aritmatika yang bunyinya sebagai berikut:
U1 + U2 + U3 + U4 + U5 …. U10
U1 = a
Apabila pemahaman deret aritmatika di atas diuraikan secara lebih mendetail, maka hasilnya akan menjadi:
U2 = a + b
U3 = a + 2b
U4 = a + 3b
U5 = a + 4b
U6 = a + 5b
U7 = a + 6b
U8 = a + 7b
U9 = a +8b
Halaman:

