Advertisement
Source : unsplash.com/antoine1003

Materi Bilangan Kompleks Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Bilangan kompleks adalah konsep yang digunakan untuk menggabungkan dua jenis bilangan, yaitu imajiner dan riil. Simak rangkuman materinya dalam artikel ini.

1 Agustus 2024 Bella Carla

Selain itu, bilangan kompleks dapat ditulis sebagai pasangan berurutan, jika 𝑧 = (π‘₯,𝑦), maka pada umumnya (π‘₯,𝑦) β‰  (𝑦, π‘₯).

Diketahui pula, apabila dua bilangan kompleks sama bila dan han𝑦a bila bilangan real sama dengan bilangan imajiner sama, maka π‘₯1 + i𝑦1 = π‘₯2 + i𝑦2 bhb π‘₯1 = π‘₯2 dan 𝑦1 = 𝑦2.

Oleh karena itu, 𝑧n = (π‘₯n, 𝑦n), = 1, 2, 3 misaln𝑦a dipandang sebagai bilangan kompleks 𝑦ang berlainan. Namun demikian dua bilangan kompleks tidak dapat dibandingkan, satu lebih besar dari 𝑦ang lain seperti 𝑧1 > 𝑧2 atau sebalikn𝑦a.

12 Contoh Soal Limit Fungsi Aljabar Kelas 11 beserta Penyelesaiannya

Bentuk-bentuk Bilangan Kompleks

Ada beberapa bentuk penulisan bilangan kompleks yaitu:

1. Bentuk Rectangular

Bentuk bilangan kompleks a + jb disebut juga bilangan kompleks bentuk rectangular.

2. Bentuk Polar

Bilangan kompleks bentuk rektangular a+ jb dapat juga dinyatakan dalam bentuk polar, dengan menggunakan suatu jarak (r) terhadap suatu titik polar.

Jika OA = r, maka letak (kedudukan) titik A dapat ditentukan terhadap r dan 0.

3. Bentuk Eksponensial

Bentuk eksponensial diperoleh dari bentuk polar.Harga r dalam kedua bentuk itu sama dan sudut dalam kedua bentuk itu juga sama, tetapi untuk bentuk eksponensial harus dinyatakan dalam radian.

Materi Trigonometri Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Operasi Aljabar Bilangan Kompleks

Berikut adalah penjelasan terkait operasi aljabar bilangan kompleks:

1. Operasi Uner (Unar𝑦 Operation)

  1. Negatif, lawan penjumlahan dari bilangan kompleks 𝑧 = π‘₯ + i𝑦. Maka didefinisikan menjadi -𝑧 = – (π‘₯ + 𝑦) = -π‘₯ – i𝑦.
  2. Kawan, conjugate dari bilangan kompleks 𝑧 + π‘₯ + i𝑦. Maka didefinisikan menjadi ΕΌ = π‘₯ – i𝑦, sehingga 𝑧 = π‘₯ + i𝑦 dan 𝑧 = π‘₯ – i𝑦.
  3. Kebalikan, lawan perkalian dari bilangan kompleks 𝑧 = π‘₯ + i𝑦. Maka didefinisikan menjadi Β½ = 𝑧-1 = (π‘₯ / π‘₯2 + 𝑦2) – i . (𝑦/π‘₯2+𝑦2).

2. Operasi Biner

Bila 𝑧1 = π‘₯1 + 𝑖𝑦1 dan 𝑧2 = π‘₯2 + 𝑖𝑦2, maka:

  1. 𝑧1 + 𝑧2 = π‘₯1 + 𝑖𝑦1 + (π‘₯2 + 𝑖𝑦2) = π‘₯1 + π‘₯2 + 𝑖(𝑦1 + 𝑦2)
  2. 𝑧1 βˆ’ z2 = π‘₯1 + 𝑖𝑦1 βˆ’ (π‘₯2 + 𝑖𝑦2) = π‘₯1 βˆ’ π‘₯2 + 𝑖(𝑦1 βˆ’ 𝑦2)
  3. 𝑧1 z2 = π‘₯1 + 𝑖𝑦1 (π‘₯2 + 𝑖𝑦2) = π‘₯1 π‘₯2 βˆ’ 𝑦1 𝑦2 + 𝑖(π‘₯1 𝑦2 + 𝑦1 π‘₯2)
  4. z1/z2 = (π‘₯1 π‘₯2 + 𝑦1 𝑦2 / π‘₯2 2 + 𝑦2 2) + i (𝑦1 π‘₯2 βˆ’ π‘₯1 𝑦2 / π‘₯2 2+𝑦2 2) asal z2 β‰  0
Materi Matriks Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka dan Contoh Soal

Sifat-sifat Operasi Bilangan Kompleks

Berikut adalah sifat dari operasi bilangan kompleks yang perlu kamu ketahui:

  • Komutatif: 𝑧1 + z2 = z2 + 𝑧1 π‘‘π‘Žπ‘› 𝑧1 z2 = z2 𝑧1
  • Asosiatif: 𝑧1 + 𝑧2 + 𝑧3 = 𝑧1 + z2 + 𝑧3 π‘‘π‘Žπ‘› 𝑧1 𝑧2 𝑧3 = (𝑧1 𝑧2) 𝑧3
  • Distributif: 𝑧1 𝑧2 + 𝑧3 = 𝑧1 z2 + 𝑧1 z2

Halaman:

Advertisement