Advertisement
Source : unsplash.com/DanCristianPădureț

Materi Matematika Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 beserta Penjelasannya

Belajar matematika dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi sebagian siswa. Nah, agar kamu dapat dengan mudah mempelajari matematika secara mandiri di rumah, kamu bisa baca rangkuman materi dalam artikel ini.

21 Juli 2025 Bella Carla

Sifat Fungsi Invers

Fungsi sebagai kebalikan dari asalnya mempunyai sifat-sifat yang berbeda dengan fungsi komposisi. Berikut ini adalah sifat fungsi invers yang dituliskan menggunakan rumus:

  1. f(x)=ax+b\Rightarrow f^{-1}(x)=ax+b/a
  2. f(x)=ax+b/cx+d\Rightarrow f^{-1}(x)\Rightarrow -dx+b/cx-a
  3. f(x)=a\wedge ^px\Rightarrow f^{-1}(x)=1/p x a log x
  4. f(x)= a log px \Rightarrow f^{-1}(x)=1/p x a^x

Materi Matematika Kelas 11 SMA Bilangan Kompleks

Bilangan kompleks merupakan suatu konsep yang memungkinkan kita untuk menggabungkan bilangan real dengan bilangan imajiner.

Sebagai konsep matematika, bilangan kompleks seringkali membingungkan bagi banyak orang. Namun, bilangan ini memiliki peran yang sangat penting, misalnya saja konsep ini pernah digunakan untuk menakar posisi sumber tsunami.

Materi seputar bilangan kompleks juga menjadi salah satu materi wajib yang akan dipelajari di bangku kelas 11 SMA. Adapun untuk rangkuman materinya adalah sebagai berikut.

11 Contoh Soal Volume Balok beserta Jawabannya Lengkap

Pengertian Bilangan Kompleks

Melansir laman LMS-SPADA Kemdikbud, bilangan kompleks adalah jenis bilangan yang terdiri dari dua bilangan, yakni bilangan real dan bilangan imajiner.

Semua besaran dapat ditulis dalam bentuk π‘₯ + i𝑦 dari bilangan real π‘₯ dan 𝑦 dengan I = atau ditulis sebagai pasangan berurutan 𝑧=(π‘₯,𝑦).

Bilangan kompleks seperti, 𝑧 = π‘₯ + i𝑦 jika dirinci adalah sebagai berikut:

  • π‘₯ disebut bilangan real dari 𝑧 yang ditulis Re(𝑧)
  • 𝑦 disebut bagian imajiner dari 𝑧 yang ditulis Im(𝑧)

Sehingga, π‘₯ = Re(𝑧) dan 𝑦 = Im(𝑧) yang merupakan bilangan real. Jika bilangan kompleksnya adalah 𝑧 = π‘₯ + i𝑦, maka:

  • Re(z)\neq lm(z)=0, jadi z=x adalah bilangan real. Dengan begitu, semua bilangan real π‘₯ dapat dipandang sebagai bilangan kompleks dengan bentuk 𝑧 + π‘₯ + 0i.
  • Re(𝑧) =Β 0, Im(𝑧) β‰  0, jadi 𝑧 = i𝑦 adalah bilangan imajiner.
    Re(𝑧) = 0, Im(𝑧) = 1, jadi 𝑧 = I disebut satuan imajiner.
  • Bilangan real nol dan bagian imajiner nol maka dikatakan bilangan kompleks nol atau 𝑧 = 0 sehingga 𝑧 = 0 = 0 + 0i.

Selain itu:

  • Bilangan Kompleks dapat ditulis sebagai pasangan berurutan, jika 𝑧 = (π‘₯,𝑦), maka pada umumnya (π‘₯,𝑦) β‰  (𝑦, π‘₯).
  • Dua bilangan kompleks sama bila dan han𝑦a bila bilangan real sama dengan bilangan imajiner sama, maka π‘₯1 + i𝑦1 = π‘₯2 + i𝑦2 bhb π‘₯1 = π‘₯2 dan 𝑦1 = 𝑦2.
  • Oleh karena itu, 𝑧n = (π‘₯n, 𝑦n), = 1, 2, 3 misaln𝑦a dipandang sebagai bilangan kompleks 𝑦ang berlainan. Namun demikian dua bilangan kompleks tidak dapat dibandingkan, satu lebih besar dari 𝑦ang lain seperti 𝑧1 > 𝑧2 atau sebalikn𝑦a.
12 Contoh Soal Polinomial beserta Penyelesaiannya Lengkap

Bentuk-bentuk Bilangan Kompleks

Siswa telah mengetahui pengertian dari bilangan kompleks dan contoh bilangan kompleks, seperti 2+i, 2-i, dan lain-lainnya.

Bentuk-bentuk tersebut dinamakan bentuk kartesius bilangan kompleks dan dinyatakan dalam definisi berikut.

Cara Menyederhanakan Bentuk Aljabar beserta Contoh Soal dan Penyelesaiannya

Bilangan kompleks z yang dinyatakan dalam bentuk z = x + iy dengan x, y bilangan real disebut sebagai bentuk kartesius.

Halaman:

Advertisement