Materi Teorema Pythagoras dalam Matematika Kelas 8 SMP dan Penjelasannya
Apakah kamu sedang mempelajari dan memperdalam materi mengenai Pythagoras? Simak ringkasan materi Teorema Pythagoras kelas 8 yang ada di bawah ini.
Pada dasarnya, Teorema Pythagoras sendiri merupakan teorema yang digunakan untuk bisa menjelaskan hubungan yang dimiliki antara panjang sisi pada segitiga siku-siku. Hal tersebut pula yang menjadikan teorema ini hanya berfungsi dan berlaku untuk segitiga siku-siku.
Sebenarnya cukup mudah untuk kamu bisa mengenali seperti apa segitiga siku-siku itu sendiri. Salah satu ciri yang cukup mudah untuk ditemukan dan dilihat yaitu besar sudut siku yang dimilikinya selalu ada yang 90 derajat.

Contoh dari bentuk segitiga siku-siku yang dapat kamu temukan yaitu seperti di atas.
Pada gambar tersebut, kamu bisa melihat adanya segitiga siku-siku ABC. Dimana setiap sudut dari segitiga siku-siku tersebut mendapatkan nama sesuai dengan sisi dari segitiga yang ada di depannya.
Misalnya yaitu sisi yang ada dari titik A ke B dinamakan dengan c. Kemudian, sudut yang letaknya ada di depan sisi tersebut adalah ∠C. Satu hal yang perlu untuk kamu selalu ingat dengan baik bahwa penamaan dari sisi perlu untuk menggunakan huruf kecil dan bukan huruf kapital.
Kemudian, sisi a dan b merupakan sisi tegak yang hadir di dalam segitiga siku-siku itu sendiri. Bagian tersebut disebut sebagai sisi tegak karena kedua sisi tersebut yang bisa membentuk sudut siku-siku 90 derajat itu sendiri.
Sementara itu, untuk sisi c termasuk ke dalam sisi miring yang disebut sebagai sisi hipotenusa dari segitiga siku-siku. Sisi tersebut yang selalu berhadapan dengan bagian dari sudut siku-sikunya dan merupakan sisi yang paling panjang dari segitiga siku-siku tersebut.
Rumus Teorema Pythagoras
Tidak hanya dengan memahami konsepnya, tetapi dalam mempelajari materi Teorema Pythagoras kelas 8 juga perlu untuk tahu seperti apa rumusnya.
Rumus ini pula yang bisa membantu kamu untuk menentukan panjang dari sisi yang perlu dicari tahu.
Beberapa rumus dari Teorema Pythagoras yang perlu untuk kamu ketahui dan pahami diantaranya:
- Mencari panjang dari sisi kemiringan dengan c2 = a2 + b2.
- Mencari panjang dari sisi alas dengan b2 = c2 – a2.
- Mencari panjang dari sisi tinggi atau bagian sampingnya dengan a2 = c2 – b2.
Dari rumus tersebut, bisa untuk kamu artikan bahwa a merupakan sisi tinggi, b merupakan sisi alas, dan c merupakan sisi miring.
Namun, di sisi lain, perlu juga untuk kamu ketahui bahwa sebenarnya ada cara lain yang dapat digunakan supaya bisa menemukan sisi dari segitiga siku-siku. Caranya yaitu dengan mengetahui dan menghafalkan atas Triple Pythagoras.
Triple Pythagoras sendiri merupakan sebuah ukuran pasti yang bisa digunakan untuk mengetahui sisi-sisi yang dimiliki oleh segitiga siku-siku itu sendiri.
Berikut ini merupakan daftar dari angka-angka yang termasuk ke dalam Triple Pythagoras diantaranya:
- 3, 4, 5
- 5, 12, 13
- 6, 8, 10
- 7, 24, 25
- 8, 15, 17
- 9, 12, 15
- 10, 24, 26
- dan seterusnya
Deret angka tersebut mengartikan bahwa jika terdapat segitiga siku-siku dengan tinggi 3 cm dan alas dengan panjang 4 cm, maka sudah bisa untuk kamu pastikan bahwa sisi miringnya memiliki panjang 5 cm.
Saat kamu sudah berhasil untuk menghafalkan deret dari Triple Pythagoras tersebut, maka kamu nantinya akan semakin mudah ketika harus mengerjakan soal-soal pilihan. Kamu tidak harus menuliskan langkah dalam mengerjakan untuk bisa mendapatkan jawaban benarnya.
Halaman:


