Materi Teorema Pythagoras dalam Matematika Kelas 8 SMP dan Penjelasannya
Apakah kamu sedang mempelajari dan memperdalam materi mengenai Pythagoras? Simak ringkasan materi Teorema Pythagoras kelas 8 yang ada di bawah ini.
Contoh Soal Teorema Pythagoras
Dalam memperdalam pemahaman akan materi Teorema Pythagoras kelas 8 yang ada, maka kamu bisa melatihnya dengan mencoba mengerjakan contoh soal yang ada.
Contoh soal ini bisa membawa kamu untuk memahami bagaimana cara dalam pengerjaan dan penerapan rumus tersebut dengan benar.
Berikut ini ada salah satu dari contoh soal terkait dengan Teorema Pythagoras yang bisa kamu coba kerjakan.
Terdapat sebuah segitiga siku-siku yang memiliki tinggi sebesar 9 cm dengan bagian alasnya sebesar 12 cm. Tentukan berapa panjang dari sisi kemiringan yang dimiliki oleh segitiga siku-siku tersebut.
Jawaban:
Diketahui bahwa:
a = 9 cm
b = 12 cm
c = ?
Maka, kamu bisa melakukan perhitungan dengan cara berikut:
c2 = a2 + b2
c2 = (9)2 + (12)2
c2 = 81 + 144
c2 = 255
c = 15
Dari soal yang diberikan tersebut, maka kamu bisa untuk menyimpulkan bahwa panjang dari sisi miring yang dimiliki segitiga siku-siku di atas yaitu 15 cm.
Penutup
Nah, itu tadi merupakan informasi dan penjelasan seputar materi Teorema Pythagoras kelas 8 yang perlu untuk kamu ketahui dan pahami dengan sebaik mungkin. Dari penjelasan di atas, pastinya sekarang kamu bisa mencoba untuk menggunakan rumus yang ada dalam contoh soal dengan baik.
Tidak hanya dengan materi terkait dengan rumus Pythagoras yang ada, tetapi masih ada banyak materi matematika lainnya yang penting dikuasai. Kamu bisa mencari ringkasan materi matematika kelas 8 semester 1 dan 2 kurikulum merdeka yang lengkap hanya melalui situs blog Mamikos.👓📝
FAQ
Teorema Pythagoras yang diajarkan pada jenjang pendidikan kelas 8 merupakan rumus yang menyatakan bahwa setiap dari segitiga siku-siku, selalu berlaku kuadrat panjang sisi miring atau hipotenusa yang sama dengan jumlah dari kuadrat akan panjang sisi siku-sikunya yang ada.
Rumus yang dimiliki oleh Pythagoras yaitu c2 = a2 + b2, dimana c merupakan bagian panjang hipotenusa. Sementara itu, untuk a dan b merupakan panjang dari kedua sisi yang pendek.
Fungsi yang dimiliki oleh Teorema Pythagoras yaitu untuk membantu dalam memperkirakan serta menghitung bidang miring yang dimiliki oleh suatu bangunan dengan sisi-sisi yang saling tegak lurus. Bentuk dari bangunan tersebut menyerupai dari segitiga siku-siku atau salah satu bagiannya merupakan sudut sebesar 90 derajat.
Konsep yang diterapkan oleh Teorema Pythagoras yaitu bahwa jumlah dari luas persegi yang menempel pada bagian kaki segitiga siku-siku sama dengan luas dari persegi yang menempel pada bagian hipotenusanya.
Aturan dari Teorema Pythagoras yaitu dalam sebuah segitiga siku-siku, terdapat kuadrat dari sisi miring sama dengan kuadrat yang didapatkan dari sisi yang lainnya.
Referensi:
Rumus Pythagoras, Contoh Soal, Serta Sejarahnya [daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6830190/rumus-pythagoras-contoh-soal-serta-sejarahnya
Rumus Pythagoras Segitiga Siku-siku dan Contoh Soalnya [daring]. Tautan: https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20220107115453-574-743786/rumus-pythagoras-segitiga-siku-siku-dan-contoh-soalnya
Halaman:

