91 Nama Akun dalam Akuntansi beserta Penjelasannya Lengkap
Terdapat banyak nama dalam akuntansi yang perlu kamu ketahui, lho. Yuk, baca artikel ini sampai habis.
4. Hasil Usaha Lain-lain (Other Operating Revenues)
Mewakili pendapatan dari kegiatan operasional selain penjualan utama, seperti pendapatan dari sewa atau royalti.
5. Pendapatan Bunga (Interest Income)
Merepresentasikan pendapatan yang diperoleh dari bunga yang diterima, biasanya terkait dengan investasi atau pinjaman.
6. Pendapatan Dividen (Dividend Income)
Pendapatan yang diterima dari kepemilikan saham dan penerimaan dividen.
7. Pendapatan Lain-lain (Other Revenues)
Menunjukkan pendapatan dari sumber-sumber yang tidak termasuk dalam kategori di atas.
8. Pendapatan Non-Operasional (Non-Operating Income)
Pendapatan yang berasal dari kegiatan yang tidak terkait dengan operasional utama perusahaan, seperti keuntungan dari penjualan aset tetap atau investasi.
9. Pendapatan Kena Pajak (Taxable Income)
Nama akun dalam akuntansi berupa pendapatan yang menjadi dasar perhitungan pajak penghasilan.
10. Pendapatan Bebas Pajak (Tax-Exempt Income)
Merupakan pendapatan yang tidak dikenakan pajak, seperti beberapa jenis investasi tertentu.
11. Pendapatan Royalti (Royalty Income)
Nama akun pendapatan yang diterima dari penggunaan hak cipta, paten, atau merek dagang.
12. Pendapatan Komisi (Commission Income)
Termasuk dalam pendapatan yang diterima sebagai imbalan atas jasa atau penjualan yang dilakukan untuk pihak ketiga.
13. Pendapatan Layanan (Service Revenue)
Merepresentasikan pendapatan yang diterima dari penyediaan layanan tertentu.
Nama Akun dalam Akuntansi – Akun Beban (Expense Accounts)
1. Beban Gaji (Salary Expense)
Berupa pengeluaran untuk membayar gaji karyawan.
2. Beban Pemeliharaan (Maintenance Expense)
Biaya untuk pemeliharaan dan perawatan fasilitas dan peralatan.
3. Beban Penyewaan (Rent Expense)
Biaya sewa untuk properti atau peralatan yang digunakan oleh perusahaan.
4. Beban Utilitas (Utilities Expense)
Beban yang termasuk biaya utilitas seperti listrik, air, dan gas.
5. Beban Telekomunikasi (Communication Expense)
Termasuk di dalamnya biaya pengeluaran untuk layanan telekomunikasi seperti telepon dan internet.
6. Beban Bunga (Interest Expense)
Nama akun dalam akuntansi beban biaya bunga yang terkait dengan utang atau pinjaman.
7. Beban Penyusutan (Depreciation Expense)
Menunjukkan alokasi biaya penurunan nilai aset tetap selama periode waktu tertentu.
8. Beban Perjalanan Dinas (Travel Expense)
Biaya yang terkait dengan perjalanan dinas karyawan.
9. Beban Pemasaran (Marketing Expense)
Sebutan untuk biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan pemasaran dan promosi.
