<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-cerita-pendek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-cerita-pendek/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 11:01:47 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-cerita-pendek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>7 Contoh Cerpen Keluarga beserta Strukturnya yang Baik dan Benar, Bisa Jadi Inspirasi!</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-keluarga-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 27 Nov 2025 08:38:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Fajar Laksana</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-keluarga-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Cerpen bertema keluarga juga termasuk cerpen yang menarik, karena mengisahkan problema di dalam keluarga. Simak contohnya di sini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-keluarga-pljr/">7 Contoh Cerpen Keluarga beserta Strukturnya yang Baik dan Benar, Bisa Jadi Inspirasi!</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Cerita pendek sendiri cukup mudah ditemui, bahkan biasanya sudah dikenalkan oleh orang tua sejak kecil.</p>



<p>Mungkin kamu pernah membaca <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-cerpen-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">cerita pendek</a> mengenai putri dan pangeran ketika masih kecil. Cerpen banyak disukai sebab ceritanya lebih ringkas dan tidak memerlukan banyak waktu untuk menyelesaikannya.&nbsp;</p>



<p>Kamu bisa menemukan cerpen di mana saja, mulai dari buku, koran, internet, majalah dan lain sebagainya. Apabila kamu membutuhkan cerita pendek beserta strukturnya, temukan saja di dalam artikel ini.&nbsp;<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengenali Pengertian Cerpen atau Cerita Pendek</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi.jpg" alt="Contoh Cerpen Keluarga Beserta Strukturnya yang Baik dan Benar, Bisa Jadi Inspirasi!" class="wp-image-194567" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">pexels.com/@emma-bauso-1183828/</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-mengidentifikasi-cerpen-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-mengidentifikasi-cerpen-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Mengidentifikasi-Cerpen-beserta-Caranya-yang-Mudah-dan-Cepat-500x333.jpg" alt="Contoh Mengidentifikasi Cerpen beserta Caranya yang Mudah dan Cepat" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Mengidentifikasi Cerpen beserta Caranya yang Mudah dan Cepat</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Sudahkah kamu memahami apa itu contoh cerpen keluarga beserta strukturnya? </p>



<p>Kamu dapat mengartikannya sebagai cerita yang menurut wujud fisiknya berbentuk pendek. Akan tetapi, ukuran panjang pendeknya bisa terbilang relatif.</p>



<p>Biasanya cerpen bisa selesai dibaca dalam waktu 10 sampai 30 menit. Jumlah katanya umumnya ialah 500 sampai 5.000 kata. </p>



<p>Karena itu, terkadang karya sastra ini dinamakan dengan “cerita yang bisa dibaca dalam sekali duduk”.</p>



<p>Lantas, bagaimana dengan isi dari karya sastra ini? Umumnya isinya berupa persoalan kehidupan manusia. Bisa berupa persoalan hidup sehari-hari sampai perenungan terhadap kehidupan.&nbsp;</p>



<p>Sementara tokoh dan latarnya bisa dibuat berdasarkan imajinasi. Sehingga mampu melahirkan cerita yang indah dan menarik. Hal ini juga membedakannya dengan teks pengalaman hidup secara nyata.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-pengalaman-waktu-sekolah-di-smp-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-pengalaman-waktu-sekolah-di-smp-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Contoh-Cerpen-tentang-Pengalaman-Waktu-Sekolah-di-SMP-Kelas-8-dan-9-yang-Menarik-500x333.jpg" alt="15 Contoh Cerpen tentang Pengalaman Waktu Sekolah di SMP Kelas 8 dan 9 yang Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">15 Contoh Cerpen tentang Pengalaman Waktu Sekolah di SMP Kelas 8 dan 9 yang Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Kamu bisa menandai contoh cerpen keluarga beserta strukturnya dari jumlah karakternya yang cenderung sedikit. Sangat berbeda dengan novel yang jumlah karakternya jauh lebih banyak.&nbsp;</p>



<p>Ciri paling menonjol dari sebuah cerpen ialah bentuknya berupa prosa naratif fiktif atau fiksi. </p>



<p>Sudah tentu teks ini berbentuk <a aria-label="teks fiksi  (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/info/contoh-teks-fiksi-beserta-pengertian-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">teks fiksi</a> atau imajinasi. Bukan murni sebuah kisah nyata atau pengalaman hidup nyata.</p>



<p>Akan tetapi, teks ini bisa terinspirasi dari kehidupan nyata. Lantas ditambahkan imajinasi sehingga ceritanya terasa lebih menyentuh emosi dan menarik untuk dibaca.</p>



<p>Contoh cerpen keluarga beserta strukturnya akan membahas mengenai permasalahan yang dialami oleh tokoh secara ringkas. </p>



<p>Diawali dengan perkenalan hingga akhir dari permasalahan yang dialami oleh tokoh terkait. </p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/jenis-cerita-rakyat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/jenis-cerita-rakyat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Jenis-Cerita-Rakyat-Beserta-Penjelasannya-Lengkap-500x333.jpg" alt="8 Jenis Cerita Rakyat Beserta Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">8 Jenis Cerita Rakyat Beserta Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Cerpen Keluarga beserta Strukturnya</h2>



<p>Keluarga ialah lingkungan paling dekat bagi manusia karena merupakan tempat di mana kehidupan dimulai. </p>



<p>Seluruh hal yang membentukmu hari ini berawal dari pola asuh keluarga.&nbsp;</p>



<p>Keluarga merupakan tema yang umum diangkat dalam karya sastra. Kalau kamu juga perlu membuat tulisan fiksi, coba pelajari contoh cerpen keluarga beserta strukturnya di bawah ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Kesuksesan Edwin dan Keluarga</h2>



<h4 class="wp-block-heading">Orientasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Edwin ialah anak pertama dari keluarga di mana ada tiga bersaudara. Edwin mempunyai adik laki-laki berumur 15 tahun dan adik bungsu perempuan berumur 10 tahun.<br><br>Sekarang ini Edwin sudah berumur 20 tahun dan sudah sepantasnya untuk kuliah atau bekerja. Akan tetapi, Edwin tidak menempuh bangku perkuliahan maupun meniti karier.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Rangkaian Peristiwa</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Edwin pernah mempunyai keinginan untuk kuliah akan tetapi gagal lolos SNBP maupun SNBT. Jika memutuskan untuk menempuh jalur mandiri akan terasa memberatkan keuangan keluarganya.&nbsp;<br><br>Sehingga Edwin memutuskan untuk bekerja sama dahulu. Meskipun saat ini belum mendapatkan pekerjaan, Edwin bukan sosok pemalas. Ia rajin membantu pekerjaan orang tuanya berjualan di pasar.&nbsp;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Komplikasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Terkadang Edwin merasa ketika sedang membantu orang tua di pasar lantas bertemu dengan teman-temannya. Teman-temannya kebanyakan bekerja atau kuliah sementara Edwin tidak melakukan keduanya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Resolusi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Karena kesungguhan Edwin dalam membantu usaha orang tuanya di pasar, pelanggan semakin berdatangan. Toko sayuran milik orang tua Edwin semakin sukses. Sehingga Edwin bisa menabung untuk biaya kuliah.&nbsp;</p>



<p>Contoh cerpen keluarga beserta strukturnya ini sangat menarik bukan? Menggambarkan betapa seorang anak sangat menyayangi keluarganya, berusaha meraih keinginan tanpa membebani orang tuanya.&nbsp;</p>



<p>Cerita ini juga bisa menjadi pesan supaya tidak merasa rendah diri dengan nasib sendiri. </p>



<p>Seperti Edwin yang berusaha tekun membantu orang tua walaupun terkadang merasa malu. Dia mendapatkan keinginannya dengan mengesampingkan rasa malunya.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">2. Orang Tua yang Berpisah</h2>



<p>Contoh cerpen keluarga beserta strukturnya tidak selalu berupa orang tua yang tinggal dalam satu rumah. Pernahkah kemu melihat rekan yang orang tuanya sudah bercerai?&nbsp;</p>



<p>Perceraian memang menjadi luka tersendiri bagi seorang anak. Namun, bukan berarti perceraian selalu berdampak buruk. </p>



<p>Coba simak contoh kisah di bawah ini yang menunjukkan bahwa hal tersebut juga menyimpan manfaat atau dampak positif.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Orientasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Dina ialah seorang murid TK berumur 5 tahun. Berbeda dengan teman seusianya yang selalu diantar dan dijemput ibu ketika sekolah. Dina selalu berangkat sekolah dan pulang sekolah sendirian.<br><br>Meskipun begitu, Dina tidak pernah tampak murung. Orang tua Dina memang sudah lama bercerai. Namun, kedua orang tuanya tetap menyayangi Dina dan selalu ada ketika anaknya membutuhkan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Rangkaian Peristiwa</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Ketika ingin bertemu ayahnya, Dina akan pergi ke rumah bercat putih. Sementara ketika ingin menemui ibunya maka akan pergi ke rumah bercat merah muda. Dina selalu bahagia dengan kehidupannya sendiri.&nbsp;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Komplikasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Pada satu waktu, seorang teman mengejek Dina sebab tidak pernah diantar oleh sang ibu. Dina lantas menangis. Lantas sesekali ibu mengantar Dina ke sekolah untuk memperlihatkan pada temannya bahwa ia punya ibu.&nbsp;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Resolusi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Dina tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Hal ini karena kebiasaan mandirinya sudah terpupuk sejak usia TK. Bahkan ketika Dina sudah bekerja, ia terkenal sebagai pemimpin yang tegas.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-motivasi-belajar-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-motivasi-belajar-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/﻿Contoh-Cerpen-Motivasi-Belajar-Agar-Sukses-di-Masa-Depan-Singkat-dan-Bermakna-500x333.jpg" alt="7 Contoh Cerpen Motivasi Belajar agar Sukses di Masa Depan Singkat dan Bermakna" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Contoh Cerpen Motivasi Belajar agar Sukses di Masa Depan Singkat dan Bermakna</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Pernahkah kamu membaca contoh cerpen keluarga beserta strukturnya yang menunjukkan sisi positif dari perceraian seperti ini? </p>



<p>Kisah ini bukan membenarkan tindakan bercerai ya, namun menunjukkan bahwa meskipun orang tua bercerai, anak bisa tumbuh dengan baik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Suasana Lebaran</h2>



<p>Kamu tahu bukan apa budaya di Indonesia ketika lebaran tiba? Jawabannya ialah mudik ke kampung halaman. </p>



<p>Akan tetapi, hal tersebut sulit terjadi ketika pandemi Covid-19 menyerang Indonesia.&nbsp;</p>



<p>Dampak pandemi ini dapat diabadikan dalam sebuah karya sastra. Tidak selalu dimasukkan ke dalam berita. </p>



<p>Seperti ini contoh cerpen keluarga beserta strukturnya yang mengangkat tema lebaran ketika pandemi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Orientasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Dea dan keluarganya sudah berjanji akan mengenakan baju koko dan gamis berwarna putih ketika lebaran tahun 2020. Biasanya mereka hanya membeli baju baru ketika lebaran namun tidak janjian untuk menyamakan warna.&nbsp;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Rangkaian Peristiwa</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Mereka berusaha membelinya di pasar jauh-jauh hari sebelum lebaran supaya tidak berdesak-desakan dengan masyarakat lainnya. Mereka juga memikirkan akan mengenakannya sambil berfoto selfie dengan saudara-saudara di kampung halaman.<br><br>Selain itu, mereka juga memikirkan tentang memasak opor ayam dan membuat ketupat saat lebaran. Mereka membayangkan kenikmatan menyantap makanan tersebut bersama keluarga besar di kampung halaman.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Komplikasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Namun sayangnya, semua rencana gagal terlaksana karena pandemi Covid-19 menyerang Indonesia. Jadi, tidak memungkinkan bagi Dea dan keluarganya untuk pulang ke kampung halaman.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Resolusi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Guna mengobati kerinduan dengan saudara di kampung halaman, Dea membuat Zoom Meeting. Jadi, setelah shalat Idul Fitri Dea dan saudara-saudaranya bertatap muka melalui layar Zoom Meeting.<br><br>Mudik ke kampung halaman ketika hari raya Idul Fitri tiba ialah impian banyak orang. Namun, karena adanya pandemi Covid-19 hal tersebut perlu diurungkan. Meski begitu, dalam contoh cerpen keluarga beserta strukturnya di atas, kerinduan bisa diobati dengan teknologi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Keluarga Kecil</h2>



<p>Ada banyak sekali hal yang mungkin terjadi dalam sebuah keluarga. Misalnya saja anak yang mulai beranjak dewasa dan perlu menikah. </p>



<p>Hal ini menjadi momen tersendiri bagi sebuah keluarga.</p>



<p>Momen ketika sang anak perlu membangun keluarga kecilnya sendiri bisa dilihat dalam contoh cerpen keluarga beserta strukturnya berikut ini. Mari menyimaknya sampai paragraf terakhir.&nbsp;</p>



<h4 class="wp-block-heading">Orientasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Namaku ialah Andre, aku seorang anak dari ayah yang bernama Andrian dan Ibu bernama Via. Umurku sudah mencapai hampir 30 tahun dan aku sudah mempunyai keinginan kuat untuk menikah.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Rangkaian Peristiwa</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Sejak tiga puluh tahun yang lalu, keluarga kecil kami tetap seperti ini. Kami selalu bertiga karena aku ialah anak tunggal dari Ayah dan Ibu. Sampai sekarang ini jumlah anggota keluarga kami tidak berubah.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Komplikasi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Saat ini umur Ayah dan Ibu sudah semakin menua. Mereka menginginkan aku untuk senantiasa tinggal bersama mereka meskipun nantinya menikah. Ayah ingin keluarganya tidak terpisah-pisah.<br><br>Ayah dan Ibu memang tidak mempunyai sanak saudara. Aku tidak pernah melihat maupun mengenal saudara mereka. Jadi, kamu memang sungguh keluarga kecil di dunia ini. Tetapi, aku tidak kekurangan cinta maupun kasih sayang dari keluarga.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Resolusi&nbsp;</h4>



<p class="has-very-light-gray-background-color has-background">Aku sudah menemukan perempuan yang tepat sebagai pendamping hidup. Aku membangun keluarga kecilku sendiri di dekat rumah Ayah dan Ibu. Jadi, kami semua tetap bersama-sama meskipun aku sudah menikah.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Pelangi Setelah Hujan</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Orientasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Rani, anak kelas 6 SD, sangat dekat dengan ibunya. Namun, ayahnya sering bekerja di luar kota sehingga jarang pulang. Rani merasa kesepian saat bermain sendiri di rumah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Rangkaian Peristiwa</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suatu hari, hujan turun begitu deras hingga membuat halaman rumah tergenang air. Rani melihat langit yang gelap sambil menatap jendela kamar. Ibu Rani mengajaknya untuk duduk di dekat perapian dan membuat kue bersama.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Komplikasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Rani merasa sedih karena tidak bisa bermain dengan teman-temannya di luar rumah. Ia sempat meneteskan air mata sambil memandangi hujan yang turun.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Resolusi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Ibu Rani memeluknya dan berkata, “Kadang hujan membawa pelangi setelahnya.” Tak lama kemudian, mereka melihat pelangi di langit. Rani tersenyum dan menyadari bahwa kebahagiaan bisa muncul di tengah kesedihan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Cinta Seorang Kaka</strong>k</h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Orientasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Aldi adalah anak sulung dari empat bersaudara. Ia selalu menjaga adik-adiknya saat orang tua bekerja.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Rangkaian Peristiwa</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suatu sore, adiknya yang paling kecil, Tia, menangis karena jatuh dari sepeda. Aldi segera menolong dan membersihkan lukanya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Komplikasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Tia ketakutan dan menolak pergi ke sekolah esok harinya karena trauma jatuh. Aldi merasa bingung bagaimana meyakinkan adiknya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Resolusi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Aldi mengajak Tia latihan sepeda di halaman rumah, memberinya semangat, dan bersabar hingga Tia bisa kembali bersepeda dengan percaya diri.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Ayah dan Sepeda Tua</strong></h2>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Orientasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Dika dan ayahnya memiliki sepeda tua yang diwariskan dari kakek. Sepeda itu jarang dipakai karena sudah usang.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Rangkaian Peristiwa</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suatu hari, Dika ingin ikut lomba sepeda bersama teman-temannya, tetapi sepeda ayahnya tidak layak pakai. Dika merasa sedih dan hampir menyerah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Komplikasi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Ayah Dika tidak ingin anaknya kecewa, sehingga memperbaiki sepeda tua itu meski harus bekerja keras dan menabung untuk membeli beberapa suku cadang.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Resolusi</strong></h4>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Di hari lomba, Dika berhasil ikut dan menyelesaikan perlombaan dengan sepeda tua itu. Ia memeluk ayahnya dengan bangga.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Contoh cerpen keluarga beserta strukturnya ini terasa menarik untuk dibaca. Terasa menghangatkan hati karena mengisahkan keluarga yang harmonis. </p>



<p>Kisah ini juga bisa menjadi pesan bagi anak supaya mau mempertimbangkan keinginan orang tua.</p>



<p>Biasanya karya sastra ini juga hanya menceritakan satu permasalahan yang dialami tokoh terkait. </p>



<p>Jadi, konfliknya tidak banyak sehingga kisahnya cepat selesai. Seperti disinggung di atas, teks ini dapat dibaca dalam sekali duduk.</p>



<p>Ada banyak sekali <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-jenis-dan-tujuan-karya-tulis-ilmiah/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">jenis karya tulis</a>, salah satunya ialah cerita pendek. Jika mendapat tugas untuk membuat karya tulis semacam itu, bisa mempelajari contoh cerpen keluarga beserta strukturnya terlebih dahulu.</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-keluarga-pljr/">7 Contoh Cerpen Keluarga beserta Strukturnya yang Baik dan Benar, Bisa Jadi Inspirasi!</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi.jpg" length="76579" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/10/Contoh-Cerpen-Keluarga-Beserta-Strukturnya-yang-Baik-dan-Benar-Bisa-Jadi-Inspirasi-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
                    <item>
            <title>15 Contoh Cerpen tentang Lingkungan Sekolah Singkat dan Menarik</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-lingkungan-sekolah-singkat-pljr/</link>
            <pubDate>Thu, 20 Nov 2025 09:11:00 +0000</pubDate>
            <dc:creator>M Ansor</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-lingkungan-sekolah-singkat-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Ingin membuat cerpen tentang lingkungan sekolah? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contohnya yang dapat kamu jadikan sebagai inspirasi!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-lingkungan-sekolah-singkat-pljr/">15 Contoh Cerpen tentang Lingkungan Sekolah Singkat dan Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu teks yang sangat menarik dan seru untuk dibaca. </p>



<p>Sesuai dengan namanya, cerpen adalah sebuah cerita pendek fiksi yang menceritakan tentang kejadian atau peristiwa yang dialami oleh tokoh utama di dalamnya. </p>



<p>Nah, bagi kamu yang ingin membuat cerpen tentang lingkungan atau sekedar membacanya, di bawah ini Mamikos akan berikan beberapa contoh cerpen tentang lingkungan sekolah yang bisa kamu baca. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f60a.png" alt="😊" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Contoh Cerpen tentang Lingkungan Sekolah Singkat dan Menarik</strong></h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik.jpg" alt="Contoh Cerpen tentang Lingkungan Sekolah Singkat dan Menarik" class="wp-image-313432" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@alemedia/Sumali Ibnu Chamid</figcaption></figure></div>

    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/pengertian-cerpen-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/pengertian-cerpen-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/09/Pengertian-Cerpen-Ciri-ciri-Fungsi-Struktur-Unsur-dan-Jenisnya_-500x333.jpg" alt="Pengertian Cerpen, Ciri-ciri, Fungsi, Struktur, Unsur dan Jenisnya﻿" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Pengertian Cerpen, Ciri-ciri, Fungsi, Struktur, Unsur dan Jenisnya﻿</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Cerpen tentang lingkungan sekolah tentunya merupakan salah satu cerpen dengan cerita yang menarik untuk dibaca khususnya bagi para siswa yang memang sedang duduk di bangku sekolah.</p>



<p>Lalu, seperti apakah contoh <a href="https://mamikos.com/info/materi-teks-cerpen-sma-kelas-11-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">cerpen</a> tentang lingkungan sekolah singkat dan menarik? Nah, berikut adalah daftar contohnya:</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/macam-macam-tema-cerpen-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/macam-macam-tema-cerpen-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/10/Macam-macam-Tema-Cerpen-Beserta-Penjelasannya-Siswa-Wajib-Tahu-500x334.jpg" alt="15 Macam-macam Tema Cerpen beserta Penjelasannya, Siswa Wajib Tahu!" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">15 Macam-macam Tema Cerpen beserta Penjelasannya, Siswa Wajib Tahu!</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>1. Kebun Kecil di Sudut Sekolah</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Di SMP Harapan Baru, ada satu sudut kecil yang jarang dilewati murid. Sudut itu berada di belakang perpustakaan, penuh rumput liar dan tanah becek. Tidak ada yang menganggapnya penting, sampai suatu hari Bu Ratri, guru IPA baru, melihat potensi tempat itu untuk dijadikan kebun mini.<br><br>Saat pelajaran IPA, Bu Ratri mengajak seluruh kelas ke sudut tersebut. “Bagaimana kalau kita ubah tempat ini jadi kebun sekolah?” tanya Bu Ratri. Sebagian murid terlihat antusias, sebagian lagi mengeluh karena membayangkan kotor.<br><br>Namun, perlahan-lahan, antusiasme mulai tumbuh. Dava membawa bibit cabai dari rumah, Naya membawa bunga matahari, sedangkan Riko membawa cangkul kecil peninggalan ayahnya. Mereka mulai membersihkan rumput liar, meratakan tanah, dan membuat petak-petak kecil.<br><br>Setiap hari, mereka merawat kebun tersebut. Ada yang menyiram tanaman, ada yang mencatat perkembangan tinggi batang, ada pula yang mengambil sampah yang kadang tersangkut di sela-sela tanaman. Seiring berjalannya waktu, kebun itu berubah menjadi tempat favorit anak-anak.<br><br>Suatu pagi, ketika bunga matahari pertama mekar, seluruh kelas bersorak. “Kita berhasil!” kata Naya sambil tersenyum lebar. Dava juga bangga melihat cabai merah pertama muncul di petak tanaman mereka.<br><br>Kebun kecil itu akhirnya menjadi ikon sekolah. Guru-guru sering mengajak murid lain berkunjung untuk belajar tentang tanaman. Bahkan kepala sekolah memutuskan membuat papan nama bertuliskan: <strong>Kebun Harapan</strong>.<br><br>Pada hari peresmian, Bu Ratri berkata, “Kebun ini tidak akan ada kalau kalian tidak bekerja sama. Lingkungan itu bukan hanya harus dijaga, tapi juga bisa kita ciptakan menjadi sesuatu yang baik.”<br><br>Anak-anak merasa bangga. Mereka tak hanya belajar IPA, tetapi juga belajar merawat, bekerja sama, dan mencintai lingkungan sekolah.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-beserta-nama-pengarang-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-beserta-nama-pengarang-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/﻿5-Contoh-Cerpen-Beserta-Nama-Pengarang-dan-Penerbitnya-Lengkap-500x333.jpg" alt="11 Contoh Cerpen beserta Nama Pengarang dan Penerbitnya [Lengkap]" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">11 Contoh Cerpen beserta Nama Pengarang dan Penerbitnya [Lengkap]</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>2. Penghapus yang Hilang</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Kelas 6B terkenal sebagai kelas paling berisik dan paling ceroboh. Pada suatu pagi, Miss Winda hendak mengajar matematika. Namun saat ia menulis di papan tulis, ia tersenyat. “Siapa yang mengambil penghapus kelas?”<br><br>Anak-anak saling menatap. Dalam beberapa minggu terakhir, banyak barang kelas yang hilang: sapu, tempat sampah kecil, bahkan penggaris panjang. Tidak ada yang tahu kemana semuanya pergi.<br><br>Miss Winda kemudian membuat sebuah permainan investigasi. “Hari ini, kita cari pelaku, tapi bukan untuk dimarahi. Kita ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.” Semua murid dibagi menjadi kelompok pengamat lingkungan.<br><br>Kelompok pertama memeriksa ruang UKS, kelompok kedua memeriksa gudang, kelompok ketiga memeriksa kantin, dan kelompok Dava ditugasi memeriksa area belakang sekolah.<br><br>Saat menyisir belakang gedung, Dava dan teman-temannya menemukan sesuatu yang mengejutkan. Ada tumpukan barang-barang yang hilang tergeletak di dekat kandang kucing liar.<br><br>Tampaknya kucing-kucing itu sering bermain dengan benda-benda dari kelas, mendorongnya keluar lewat pintu yang tidak tertutup rapat.<br><br>Dava segera melapor kepada Miss Winda. Kelas pun tertawa lega saat mengetahui “pelakunya” ternyata sekumpulan kucing nakal.<br><br>Miss Winda kemudian berkata, “Kalau kita menjaga kelas tetap rapi dan menutup pintu, mungkin barang-barang ini tidak akan hilang. Lingkungan sekolah itu tanggung jawab kita.”<br><br>Sejak hari itu, kelas 6B berubah lebih rapi. Mereka bahkan membuat jadwal piket untuk memastikan pintu selalu tertutup dan barang-barang tidak berserakan.<br><br>Dan penghapus? Akhirnya kembali ke tempat aslinya—bersih setelah dicuci bersama-sama.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>3. Jam Dinding untuk Lapangan Upacara</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Lapangan upacara di SD Bintang Cendekia selalu menjadi tempat favorit murid untuk bermain.<br><br>Namun, masalah muncul ketika jam dinding di aula utama rusak dan sekolah tidak punya dana untuk membeli yang baru. Jam itu penting karena menjadi acuan waktu setiap kali upacara, kegiatan piket, dan lomba-lomba.<br><br>Suatu hari, ketua OSIS, Talita, mendapat ide. “Bagaimana kalau kita adakan program daur ulang untuk mengumpulkan dana? Kita kumpulkan botol plastik, kertas bekas, apa saja yang bisa dijual.”<br><br>OSIS mulai mengampanyekan gerakan itu. Mereka menempelkan poster yang dibuat sendiri: <strong>Sampahmu Bisa Jadi Jam Baru!</strong> Anak-anak awalnya hanya ikut-ikutan, tapi lama-kelamaan mereka justru bersemangat.<br><br>Setiap kelas memiliki kotak khusus untuk botol plastik dan kertas bekas. Setiap pagi, petugas piket kelas menimbang sampah yang terkumpul, lalu mencatatnya di papan laporan.<br><br>Dalam dua minggu, seluruh sekolah berhasil mengumpulkan puluhan kilogram sampah anorganik. Hasil penjualannya cukup untuk membeli jam dinding besar dan tahan cuaca, yang akan dipasang menghadap lapangan upacara.<br><br>Pada hari pemasangan jam, semua murid berkumpul. Kepala sekolah berkata, “Kalian bukan hanya membeli jam. Kalian menyelamatkan banyak sampah agar tidak mencemari lingkungan.”<br><br>Moment itu membuat semua murid merasa bangga. Lapangan upacara kini memiliki jam besar yang cantik—dan semua orang tahu bahwa jam itu adalah hasil kerja keras seluruh sekolah.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>4. Taman Belakang yang Terlupakan</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Di belakang SMP Merpati Putih, terdapat sebuah taman kecil yang sudah lama terbengkalai. Rumputnya tumbuh liar, bangku-bangku kayu mulai rapuh, dan kolam kecil di tengah taman dipenuhi daun kering. <br><br>Dulu, taman itu sering dipakai siswa untuk membaca atau berdiskusi kelompok, tetapi kini hampir tidak ada yang mau mendekat.<br><br>Suatu hari, Bu Raras, guru IPA, mengajak kelas 8B mengunjungi taman tersebut. “Anak-anak, bagaimana kalau kita sulap taman ini supaya hidup kembali?” tanyanya.<br><br>Awalnya, banyak siswa mengeluh—apalagi matahari siang itu cukup terik. Namun, salah satu siswa bernama Indra mengangkat tangan dan berkata, “Boleh, Bu. Sayang kalau dibiarkan begini.”<br><br>Akhirnya, proyek revitalisasi taman pun dimulai. Mereka membagi tugas: ada yang mencabut rumput liar, ada yang mengecat ulang bangku, ada pula yang membersihkan kolam. Indra dan dua temannya bertugas membuat papan nama baru untuk taman tersebut.<br><br>Hari pertama terasa melelahkan, tetapi perubahan kecil mulai terlihat. Keesokan harinya, siswa lain dari kelas berbeda ikut membantu setelah melihat keseruan proyek itu. Mereka membawa bibit bunga, cat warna-warni, dan bahkan batu hias untuk jalur taman.<br><br>Seminggu kemudian, taman kecil yang tadinya kusam berubah menjadi tempat hijau yang asri.<br><br>Kolam mungil itu kini berisi ikan koki, bangku-bangku terlihat lebih cerah, dan bunga zinnia bermekaran di sudut-sudut taman. Siswa mulai kembali menjadikan taman itu tempat favorit untuk membaca saat jam istirahat.<br><br>Saat peresmian taman, Bu Raras berkata, “Kalian telah membuktikan bahwa lingkungan sekolah dapat berubah jika kita mau peduli.” Semua yang hadir bertepuk tangan, terutama Indra yang merasa bangga melihat hasil kerja keras mereka.<br><br>Sejak saat itu, taman belakang tidak pernah lagi terbengkalai. Siswa-siswa membuat jadwal piket mingguan untuk merawatnya, sehingga taman selalu bersih dan indah. Indra sering duduk di sana setiap pagi sembari menikmati udara sejuk.<br><br>Dalam hati, ia merasa bahwa menjaga lingkungan bukanlah sekadar tugas sekolah, tetapi bentuk cinta terhadap tempat yang sudah menjadi rumah keduanya.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>5. Hari Tanpa Sampah</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Setiap hari Senin, SMA Bintang Timur mengadakan kegiatan bernama “Hari Tanpa Sampah.” Pada hari itu, seluruh siswa dilarang menggunakan kemasan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah. Mulai dari botol minum hingga bungkus makanan harus diganti dengan wadah yang dapat dipakai ulang.<br><br>Nayla, siswi kelas XI, awalnya tidak terlalu peduli. Ia selalu membawa air mineral botol plastik dan membeli jajanan yang dibungkus plastik. Namun, suatu hari, ia ditegur petugas OSIS karena membawa botol sekali pakai. “Kak, ini cuma satu botol, kok,” protes Nayla.<br><br>Ketua OSIS menjawab, “Iya, tapi kalau semua siswa berpikir seperti itu, sampah kita akan menumpuk terus.”<br><br>Keesokan harinya, Nayla mulai mencoba mengikuti aturan. Ia membawa tumbler dari rumah. Namun, saat ingin membeli makanan, ia lupa membawa wadah makan sendiri sehingga ia tidak bisa membeli jajanan favoritnya. Ia kesal, tapi mulai sadar bahwa perubahan memang butuh pembiasaan.<br><br>Dalam beberapa minggu, Nayla mulai terbiasa hidup tanpa sampah plastik. Ia bahkan mengajak teman-temannya untuk memakai kotak makan khusus yang lucu. Setiap Senin, kantin sekolah tampak lebih rapi dan bersih karena sampah plastik berkurang drastis.<br><br>Suatu hari, kepala sekolah memanggil Nayla untuk datang ke ruangannya. “Kami lihat kamu aktif mengajak teman-teman mengurangi sampah. Kami ingin kamu menjadi duta lingkungan sekolah,” katanya.<br><br>Nayla terkejut sekaligus bangga. Ia yang dulu tidak peduli kini menjadi inspirasinya banyak siswa lain. Ia pun memutuskan untuk membuat program tambahan: workshop membuat kreasi tas dari plastik kresek bekas.<br><br>Program itu sukses besar. Banyak siswa yang mengikuti, bahkan beberapa orang tua ikut terlibat. Kini, setiap Senin bukan lagi hari yang membosankan, tetapi hari ketika seluruh sekolah merayakan lingkungan yang lebih bersih.<br><br>Nayla menyadari bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal aturan sekolah, melainkan kebiasaan baik yang akan bermanfaat sepanjang hidup.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-pengalaman-pribadi-liburan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-pengalaman-pribadi-liburan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Cerpen-Pengalaman-Pribadi-Liburan-Singkat-dan-Mengesankan-Serta-Strukturnya-500x333.jpg" alt="21 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi Liburan Singkat dan Mengesankan serta Strukturnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">21 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi Liburan Singkat dan Mengesankan serta Strukturnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>6. Kebun Kelas 6A</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">SD Nusantara memiliki lahan kosong di samping ruang olahraga. Lahan itu hanya dipenuhi tanah kering dan ilalang. Suatu hari, Bu Erni, wali kelas 6A, mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan lahan tersebut untuk membuat kebun kelas.<br><br>Anak-anak langsung bersorak gembira. Mereka membayangkan memetik tomat, cabai, dan kangkung yang mereka tanam sendiri. Tapi ketika melihat lahan itu dari dekat, semangat mereka menurun. Tanahnya keras, penuh batu, dan banyak sampah plastik kecil berserakan.<br><br>“Bu, apa bisa ditanami?” tanya seorang siswa, Seno.<br><br>“Tentu bisa,” jawab Bu Erni. “Kalau kita bersama-sama.”<br><br>Mereka mulai membersihkan lahan. Anak-anak membawa sarung tangan, cangkul kecil, dan ember dari rumah. Ada yang mencabut rumput liar, ada yang menyingkirkan batu, ada pula yang menyiram tanah agar lebih gembur.<br><br>Setelah bersih, mereka membuat bedengan kecil. Setiap kelompok mendapat tugas menanam satu jenis tanaman. Kelompok Seno menanam kangkung, sementara kelompok lain menanam tomat, daun bawang, dan cabai.<br><br>Pada minggu-minggu pertama, tanaman itu tampak kecil dan rapuh. Hujan deras sempat membuat beberapa tanaman hampir mati. Namun, anak-anak tak menyerah. Mereka membuat sistem penyiraman sederhana dari botol bekas dan menciptakan pagar kecil dari kayu sisa.<br><br>Bulan demi bulan berlalu. Kebun kelas 6A mulai terlihat hijau dan segar. Tanaman tumbuh subur. Bahkan beberapa guru lain ikut membantu memberi pupuk kompos.<br><br>Saat panen tiba, anak-anak sangat bangga. Mereka mengumpulkan tomat merah cerah, cabai yang pedas, dan kangkung segar. Bu Erni mengajak mereka memasak hasil panen itu di dapur sekolah menjadi tumis kangkung sederhana yang rasanya jauh lebih enak karena ditanam sendiri.<br><br>Kebun 6A menjadi inspirasi bagi kelas lain. Tahun berikutnya, setiap kelas mendapat lahan kecil untuk berkebun. SD Nusantara pun berubah menjadi sekolah hijau yang penuh tanaman.<br><br>Anak-anak belajar bahwa merawat lingkungan membutuhkan kerja keras, tetapi hasilnya selalu memuaskan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>7. Sang Penjaga Tong Sampah Baru</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">SMP Cendana Baru baru saja menerima bantuan fasilitas berupa sepuluh tong sampah pilah dari Dinas Lingkungan Hidup.<br><br>Tong-tong itu berwarna cerah: biru untuk kertas, kuning untuk plastik, hijau untuk organik, dan merah untuk residu. Namun, setelah seminggu dipasang, tong sampah itu justru penuh dengan sampah yang tidak sesuai kategori.<br><br>Pak Rudi, pembina OSIS, akhirnya menunjuk empat siswa sebagai “Penjaga Tong Sampah.” Salah satunya adalah Lala, siswi ceria yang hobi menggambar. Tugas mereka adalah mengawasi penggunaan tong sampah dan mengedukasi teman-teman agar membuang sampah sesuai jenisnya.<br><br>Pada hari pertama bertugas, Lala melihat seorang siswa membuang sisa makanan ke tong plastik. Ia mendekatinya dengan sopan, “Maaf, itu harusnya dibuang ke tong hijau, karena organik.”<br><br>Siswa itu mengangkat bahu dan menjawab, “Sama aja, nanti disatuin juga.” Lala tersenyum dan mulai menjelaskan bagaimana sampah organik bisa diolah menjadi kompos untuk taman sekolah. Penjelasan itu membuat siswa tadi paham dan mulai tertib.<br><br>Lala punya ide lain. Ia menggambar poster lucu berisi karakter tong sampah yang sedang “marah” jika salah diisi. Poster itu ditempel di sekitar halaman sekolah. Tanpa diduga, banyak siswa merasa terhibur dan mulai mengikuti aturan.<br><br>Dalam waktu sebulan, perubahan besar terjadi. Tong-tong sampah jarang salah isi. Bahkan, taman sekolah menjadi lebih hijau karena kompos yang mereka hasilkan digunakan untuk menyuburkan tanaman.<br><br>Pada hari peringatan lingkungan hidup, kepala sekolah memberikan penghargaan kepada Lala dan timnya. “Kalian sudah membuktikan bahwa perubahan dimulai dari hal kecil,” kata beliau.<br><br>Sejak saat itu, Lala dikenal sebagai siswa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia merasa bangga, bukan karena penghargaan, tetapi karena sekolahnya kini jauh lebih bersih dan tertata.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>8. Mural Kebersihan untuk Seluruh Sekolah</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">SMA Angkasa 1 memiliki lorong yang panjang dan membosankan menuju ruang laboratorium. Dindingnya berwarna putih polos, membuat banyak siswa tidak betah melewatinya. Suatu hari, Bu Niken, guru seni budaya, mendapat ide untuk menghidupkan lorong itu dengan mural bertema lingkungan.<br><br>Ia menunjuk lima siswa berbakat, termasuk Guntur, seorang remaja pendiam yang pandai melukis. Awalnya Guntur ragu. Ia tidak pernah membuat mural sebesar itu. Namun, Bu Niken yakin bahwa Guntur bisa.<br><br>Mereka mulai bekerja setelah jam pelajaran selesai. Guntur menggambar konsep awal berupa pemandangan sekolah ideal: taman hijau, tempat sampah terpilah, dan siswa-siswa yang disiplin menjaga kebersihan.<br><br>Setiap sore, Guntur dan timnya mengecat sedikit demi sedikit. Siswa lain yang lewat sering berhenti untuk melihat prosesnya. Beberapa memberi pujian, beberapa menawarkan bantuan kecil seperti membawa air atau membersihkan kuas.<br><br>Seminggu berlalu, mural itu mulai terbentuk. Warna-warna cerah menghiasi lorong, membuat siapa pun yang melewatinya merasa lebih segar. Murid-murid memotret mural itu dan mengunggahnya ke media sosial. Mural tersebut menjadi ikon baru sekolah.<br><br>Kepala sekolah begitu terkesan. Ia berkata, “Mural ini bukan hanya hiasan, tetapi pengingat agar kita semua menjaga lingkungan.”<br><br>Guntur merasa bangga. Ia tidak hanya meninggalkan hasil karyanya di sekolah, tetapi juga pesan bahwa kreativitas dapat menjadi cara efektif mengajak orang peduli lingkungan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>9. Piket yang Mengubah Persahabatan</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Setiap pagi, kelas 7C selalu kotor saat jam pelajaran dimulai. Lantai penuh serpihan kertas, kursi tidak rapi, dan papan tulis masih penuh coretan. Piket kelas seperti tidak berjalan karena semua saling melempar tanggung jawab.<br><br>Suatu hari, Bu Aida memberikan ultimatum: “Kalau besok kelas masih kotor, semua tidak boleh pulang sampai bersih.”<br><br>Tiga siswa yang bertugas piket hari itu adalah Risa, Abel, dan Joni. Mereka bertiga sebenarnya kurang akur. Risa rajin, tapi Abel cuek, sementara Joni sering bercanda berlebihan.<br><br>Saat akan mulai piket, Abel hanya duduk sambil memainkan ponselnya. Risa kesal, “Kamu bisa bantu nggak?” Abel mengangkat alis, “Nanti aja.” Joni tertawa dan memihak Abel.<br><br>Namun ketika melihat Risa bekerja sendirian, Joni tiba-tiba merasa bersalah. “Bel, kalau kita nggak bantu, kasihan juga,” katanya.<br><br>Akhirnya Abel bergabung. Mereka mulai menyapu, mengepel, dan merapikan kursi bersama-sama. Pekerjaan yang biasanya terasa berat jadi lebih cepat selesai karena dikerjakan bareng.<br><br>Besoknya, Bu Aida terkejut melihat kelas 7C begitu bersih. “Seperti ini seharusnya setiap hari,” katanya bangga.<br><br>Peristiwa itu membuat hubungan Risa, Abel, dan Joni membaik. Mereka mulai kompak menjaga kelas. Bahkan kelas lain iri karena 7C kini dikenal sebagai kelas terbersih.<br><br>Dari piket sederhana, tiga siswa itu belajar bahwa kerja sama membuat segalanya lebih mudah dan menyenangkan.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading"><strong>10. Klub Penghemat Energi</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">SD Tunas Bangsa sedang mengalami kenaikan tagihan listrik yang cukup besar. Kepala sekolah pun membuat program baru bernama “Klub Penghemat Energi.” Klub itu beranggotakan siswa kelas 4–6 yang bertugas memastikan lampu, kipas angin, dan AC dimatikan saat tidak dipakai.<br><br>Arif, siswa kelas 5, ditunjuk menjadi ketua klub. Ia berkeliling setiap istirahat mengecek setiap ruangan. Jika menemukan kelas yang ditinggalkan tapi lampunya menyala, ia mencatat dan mengingatkan petugas piket.<br><br>Arif juga membuat papan pengingat berisi pesan lucu seperti “Lampu bukan matahari, matikan kalau tidak perlu” atau “AC capek kalau kamu lupa menekan tombol OFF.” Papan-papan itu ditempel di setiap sudut sekolah.<br><br>Dalam dua bulan, tagihan listrik sekolah turun drastis. Kepala sekolah mengumumkannya dalam upacara, sambil memuji kerja keras Klub Penghemat Energi.<br><br>Arif tersenyum bangga. Ia sadar bahwa menghemat energi tidak hanya membantu sekolah, tetapi juga bumi.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>11. Pohon Kenangan di Sudut Halaman</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Di sudut halaman sekolahku, berdirilah sebuah pohon mangga yang tampak biasa saja. Namun bagi kami, pohon itu adalah saksi dari banyak sekali kenangan.<br><br>Setiap pagi, sebelum bel masuk berbunyi, kami sering berkumpul di bawah naungannya. Entah bercerita tentang tugas yang belum selesai, latihan upacara, atau sekadar berbagi jajanan.<br><br>Suatu hari, kepala sekolah mengumumkan bahwa halaman sekolah akan diperluas untuk pembangunan kelas baru. Pohon mangga itu terancam ditebang karena berada tepat di area pembangunan.<br><br>Banyak siswa merasa sedih, terutama aku dan teman-teman sekelasku. Kami merasa kehilangan sesuatu yang selama ini menjadi bagian dari keseharian sekolah.<br><br>Akhirnya, kami sepakat menulis surat permohonan kepada kepala sekolah untuk mempertahankan pohon itu. Bukan hanya karena kenangan, tetapi juga karena pohon itu memberi udara segar dan tempat berteduh.<br><br>Kami juga membuat poster kecil tentang pentingnya menjaga pepohonan di lingkungan sekolah dan menempelkannya di papan pengumuman.<br><br>Tak kami sangka, usaha kami membuahkan hasil. Kepala sekolah memutuskan untuk memindahkan lokasi pembangunan beberapa meter lebih jauh agar pohon itu tetap aman. Meski biayanya bertambah, beliau mengatakan bahwa menjaga kesadaran lingkungan siswa jauh lebih penting.<br><br>Sejak saat itu, pohon mangga itu bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga simbol bahwa suara kecil pun bisa membawa perubahan besar. Setiap kali aku melewati pohon itu, aku selalu teringat betapa pentingnya peduli pada lingkungan, sekecil apa pun peran kita.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>12. Taman Baru, Semangat Baru</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Tahun lalu, sekolahku mengikuti program “Sekolah Hijau”. Salah satu proyeknya adalah membuat taman kecil di area yang dulunya hanya berisi tanah kering dan sampah plastik berserakan. Wali kelasku menunjuk kelas kami sebagai penanggung jawab utama proyek itu.<br><br>Awalnya, kami mengira ini hanya tugas menanam bunga dan menyiramnya sesekali. Namun, setelah melihat betapa tandusnya area itu, kami sadar kami harus bekerja ekstra keras.<br><br>Di bawah terik matahari, kami mencabut ilalang, memungut sampah, menggali tanah, dan menata batu-batu di pinggir taman. Beberapa siswa yang biasanya malas bergerak pun ikut turun tangan.<br><br>Selama beberapa minggu, taman itu mulai berubah. Kami menanam berbagai bunga, membuat jalur kecil dari batu kerikil, dan bahkan membuat papan nama sederhana bertuliskan “Taman Harmoni”.<br><br>Setiap hari, ada jadwal piket khusus untuk merawat taman: menyiram, membersihkan daun gugur, dan memastikan tidak ada sampah tertinggal.<br><br>Setelah taman selesai, sekolah kami terlihat lebih hidup. Siswa-siswa suka duduk di sekitar taman saat istirahat, guru-guru sering melewati jalurnya untuk menikmati udara segar. Bahkan, sekolah kami memenangkan penghargaan tingkat kota sebagai sekolah dengan lingkungan terbersih.<br><br>Yang paling berkesan bagi kami adalah perubahan dalam diri setiap siswa. Kami jadi lebih peduli, tidak lagi sembarangan membuang sampah, bahkan cenderung mengingatkan teman lain jika mereka lupa. <br><br>Taman itu bukan hanya memperindah sekolah, tetapi juga menumbuhkan tanggung jawab dalam diri kami.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>13. Operasi Semut yang Mengubah Sekolah</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Istirahat pertama selalu menjadi waktu yang paling ramai di sekolah. Sayangnya, keramaian itu sering meninggalkan banyak sampah makanan berserakan di sekitar kantin. Wali kelas kami, Bu Rani, akhirnya memperkenalkan program sederhana bernama <strong>“Operasi Semut”</strong>.<br><br>Setiap selesai istirahat, seluruh siswa di kelas kami harus mengambil setidaknya lima sampah kecil di sekitar area sekolah. Awalnya kami merasa ini seperti hukuman, apalagi jika kami sebenarnya tidak membuang sampah. Namun seiring berjalannya waktu, kami mulai melihat perubahan nyata.<br><br>Area kantin yang biasanya kotor kini terlihat lebih bersih. Tempat sampah semakin jarang penuh karena lebih teratur. Siswa dari kelas lain pun mulai mengikuti kebiasaan ini tanpa disuruh. Bahkan, beberapa adik kelas membuat lomba kecil: siapa yang bisa mengumpulkan sampah terbanyak setiap hari.<br><br>Yang paling mengharukan adalah ketika kepala sekolah memuji kelas kami karena berhasil menginspirasi seluruh siswa menjaga kebersihan. Tidak ada hadiah mewah, hanya sekadar ucapan terima kasih di depan upacara. Tapi itu terasa sangat berarti.<br><br>Kini, Operasi Semut menjadi rutinitas seluruh sekolah. Program yang awalnya terasa membebani ternyata membuat kami belajar bahwa tindakan kecil bisa membangun lingkungan sekolah yang jauh lebih nyaman dan sehat.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>14. Kelas yang Berubah Karena Jendela</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Setiap hari saat pelajaran berlangsung, kelas kami terasa pengap. AC sering rusak, kipas angin berputar pelan, dan jendela lebih sering tertutup karena sebagian engselnya patah. Banyak siswa mengeluh tidak bisa fokus belajar.<br><br>Suatu hari, Pak Dimas meminta kami memperhatikan satu hal sederhana: “Kenapa kita tidak memanfaatkan cahaya dan udara alami? Lingkungan sekolah bisa jadi nyaman kalau kita juga ikut menjaganya.”<br><br>Kalimat itu membuat kami berpikir. Hari berikutnya, kami bersama-sama membuka jendela yang masih bisa digunakan. Cahaya matahari masuk, membuat kelas terlihat lebih cerah. Namun tetap saja, udara belum cukup segar.<br><br>Akhirnya, kami memutuskan untuk memperbaiki jendela-jendela yang rusak. Menghubungi tukang mungkin sulit bagi sekolah, jadi kami meminta izin untuk memperbaikinya secara bertahap.<br><br>Beberapa teman yang ayahnya tukang kayu membawa obeng dan paku. Kami memperbaiki engsel, mengamplas bagian yang lapuk, dan mengecat ulang kusen yang mulai kusam.<br><br>Tak hanya itu, kami juga menempelkan stiker ajakan menjaga kebersihan di dekat jendela, seperti “Buka Jendela untuk Udara Bersih” atau “Jagalah Cahaya Alami, Matikan Lampu Ketika Tidak Perlu”.<br><br>Beberapa hari kemudian, kelas kami berubah drastis. Udara jauh lebih sejuk, ruangan terasa luas dan terang. Guru-guru yang mengajar pun memuji kenyamanan ruang kelas kami. Bahkan kelas-kelas lain mulai mengikuti langkah yang sama.<br><br>Dari jendela yang hampir terlupakan, kami belajar bahwa menjaga lingkungan sekolah tidak selalu memerlukan anggaran besar. Kadang, cukup dengan kepedulian kecil dari seluruh siswa, lingkungan belajar bisa menjadi jauh lebih baik.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>15. Hari Tanpa Plastik di Sekolah Kami</strong></h2>



<p class="has-background" style="background-color:#00001212">Suatu pagi, saat upacara bendera, kepala sekolah mengumumkan program baru bernama “Hari Tanpa Plastik”. Setiap hari Jumat, siswa dan guru dilarang membawa plastik sekali pakai, seperti bungkus makanan, sedotan, atau kantong belanja. Semua harus diganti dengan wadah ramah lingkungan.<br><br>Awalnya, banyak siswa menggerutu. Membawa kotak makan terasa merepotkan, apalagi jika biasanya membeli jajanan praktis di kantin. Namun program ini tetap dijalankan.<br><br>Pada hari Jumat pertama, beberapa siswa masih membawa plastik tanpa sadar. Guru-guru kemudian menjelaskan dengan sabar dan memberi alternatif.<br><br>Kantin pun mulai berubah. Ibu kantin menyediakan mangkuk stainless, gelas kaca, dan sedotan bambu. Tempat sampah plastik yang biasanya penuh kini mulai berkurang isinya. Di sudut kantin, terdapat poster besar tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan dan hewan.<br><br>Minggu demi minggu, kebiasaan baru mulai terbentuk. Banyak siswa membawa tumbler lucu dan kotak makan warna-warni. Beberapa bahkan membawa tas kain buatan sendiri.<br><br>Hari Tanpa Plastik bukan sekadar aturan, tetapi gaya hidup yang mulai dibanggakan. Saat ada siswa yang membawa plastik, teman-teman lainnya mengingatkan dengan halus.<br><br>Puncaknya adalah lomba kreatif membuat kerajinan dari plastik bekas. Kelas kami membuat lampion besar dari botol air mineral bekas, dan hasilnya dipajang di depan aula sekolah.<br><br>Kini, meski hari Jumat tetap menjadi fokus utama, banyak dari kami yang memilih tidak memakai plastik sepanjang hari lainnya. Sekolah kami terasa lebih bersih, dan kami bangga bisa berkontribusi menjaga lingkungan.</p>



<p>Nah, itulah dia beberapa <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-puasa-bulan-ramadhan-gnr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">contoh cerpen</a> tentang lingkungan sekolah singkat dan menarik. Kamu dapat menjadikan beberapa contoh di atas sebagai sumber inspirasi atau sekedar bacaan saja. Semoga bermanfaat, ya!</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-tentang-lingkungan-sekolah-singkat-pljr/">15 Contoh Cerpen tentang Lingkungan Sekolah Singkat dan Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik.jpg" length="79397" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/Contoh-Cerpen-tentang-Lingkungan-Sekolah-Singkat-dan-Menarik-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>6 Cerita Pendek tentang Liburan Sekolah Berbagai Tema Singkat dan Menarik</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-pljr/</link>
            <pubDate>Tue, 15 Jul 2025 02:26:18 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Tugas membuat cerita tentang liburan sekolah rasanya menjadi hal yang rutin dilakukan. Nah, sebagai inspirasi, berikut beberapa contoh cerita pendek yang seru.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-pljr/">6 Cerita Pendek tentang Liburan Sekolah Berbagai Tema Singkat dan Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>6 Cerita Pendek tentang Liburan Sekolah Berbagai Tema Singkat dan Menarik – Setelah melewati liburan sekolah yang cukup panjang, tak jarang guru akan memintamu untuk membuat cerita tentang liburan.</p>



<p>Cerita yang dibuat adalah seputar kegiatan yang kamu lakukan selama libur, seperti bermain, pergi ke luar kota, atau apa saja yang menyenangkan dan menarik. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f3a2.png" alt="🎢" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p>Nah, kalau kamu kebetulan juga diminta untuk membuat cerita pendek tentang liburan sekolah, tapi bingung mau menulis seperti apa, yuk, simak berbagai contohnya di artikel ini. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Kumpulan Cerita Pendek tentang Liburan Sekolah Berbagai Tema</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah.jpg" alt="contoh cerita pendek tentang liburan sekolah" class="wp-image-298374" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@no_limit_pictures</figcaption></figure></div>


<p>Berikut adalah beberapa contoh cerita pendek tentang liburan sekolah yang bisa kamu jadikan inspirasi. Mulai dari berlibur ke tempat wisata hingga kegiatan yang jarang dilakukan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerita-liburan-sekolah-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerita-liburan-sekolah-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/contoh-cerita-tentang-liburan-sekolah_-500x333.jpg" alt="4 Contoh Cerita Tentang Liburan Sekolah Pendek Untuk Referensi Tugas mengarang Cerita" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">4 Contoh Cerita Tentang Liburan Sekolah Pendek Untuk Referensi Tugas mengarang Cerita</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 1</h2>



<p><strong>Liburan di Rumah Saja</strong></p>



<p>Liburan sekolah kali ini, aku tidak ke mana-mana. Tidak seperti teman-temanku yang pergi ke luar kota atau bahkan ke luar negeri, aku hanya di rumah. Awalnya, aku merasa kecewa. Rasanya membosankan sekali membayangkan dua minggu libur tanpa rencana khusus.</p>



<p>Hari pertama liburan kuhabiskan dengan menonton film dan bermain HP seharian. Tapi lama-lama mataku lelah dan aku mulai bosan. Akhirnya, aku memutuskan untuk membuka lemari lama di sudut kamar yang sudah lama tidak aku sentuh.</p>



<p>Di sana, aku menemukan banyak hal yang mengejutkan. Buku-buku cerita lama, album foto masa kecil, bahkan mainan favoritku saat masih TK. Aku tertawa sendiri melihat betapa lucunya diriku dulu.</p>



<p>Keesokan harinya, aku mulai mencoba hal baru. Aku membantu ibu memasak di dapur. Biasanya aku hanya melihat, tapi kali ini aku benar-benar ikut mengiris bawang, mengaduk adonan, dan menggoreng lauk.</p>



<p>Ternyata memasak itu seru dan cukup menantang. Ibu bahkan memujiku karena hasil masakanku lumayan enak untuk pemula!</p>



<p>Beberapa hari kemudian, aku memutuskan untuk membuat proyek kecil-kecilan yaitu menghias ulang kamarku. Aku mengatur ulang letak meja belajar, membersihkan rak buku, dan mengganti dekorasi dinding dengan buatan tanganku sendiri.</p>



<p>Aku juga mencetak beberapa foto keluarga dan menempelkannya di papan kenangan. Kamarku jadi terasa lebih nyaman dan menyenangkan.</p>



<p>Tak hanya itu, aku juga menyempatkan diri untuk membaca buku-buku yang selama ini terbengkalai di rak. Setiap pagi aku duduk di teras sambil menikmati udara segar dan membaca satu bab demi satu bab. Liburan ini, aku berhasil menyelesaikan tiga novel!</p>



<p>Hal yang paling aku syukuri adalah lebih banyak waktu bersama keluarga. Kami jadi sering makan bersama, nonton film bareng, bahkan bermain kartu saat malam hari. Tawa dan obrolan kami membuat liburan di rumah terasa hangat dan menyenangkan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cerita-liburan-sekolah-di-rumah-bersama-keluarga-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cerita-liburan-sekolah-di-rumah-bersama-keluarga-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/12/Cerita-liburan-sekolah-di-rumah-bersama-keluarga-720x480.jpg" alt="9 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Bersama Keluarga 3,4,5 Paragraf" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Cerita Liburan Sekolah di Rumah Bersama Keluarga 3,4,5 Paragraf</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 2</h2>



<p><strong>Pertama Kali Pergi ke Kebun Binatang Gembira Loka</strong></p>



<p>Waktu tahu liburan sekolah kali ini kami bakal jalan-jalan ke Gembira Loka Zoo, aku langsung seneng banget. Soalnya ini pertama kalinya aku ke kebun binatang!</p>



<p>Selama ini cuma lihat binatang di TV atau buku pelajaran. Sekarang bakal lihat langsung gajah, singa, jerapah&#8230; semua yang biasanya cuma bisa kubayangin.</p>



<p>Kami berangkat pagi-pagi. Ayah nyetir mobil sendiri, ibu nyiapin bekal dari malam sebelumnya. Aku dan adikku udah ribut dari dalam mobil, nanya terus, “Kapan sampe, kapan sampe?” Kayak anak kecil, padahal aku udah kelas 4.</p>



<p>Begitu sampai di gerbang Gembira Loka, mataku langsung melotot. Besar banget! Banyak patung binatang di sekelilingnya, dan suasananya rame. Banyak keluarga lain juga yang datang. Kami antre beli tiket, lalu masuk bareng-bareng.</p>



<!--nextpage-->



<p>Binatang pertama yang kami lihat adalah gajah. Mereka besar banget! Aku sampai melongo. Ada satu gajah yang mandi disiram air, terus satu lagi asyik makan daun pakai belalainya. Aku nggak nyangka belalai mereka bisa lincah kayak tangan.</p>



<p>Paling seru pas lihat harimau. Di dalam kandang kaca besar, harimaunya lagi tiduran. Tapi pas aku mendekat, dia tiba-tiba berdiri dan jalan ke arahku. Jantungku langsung deg-degan! Walaupun ada kacanya, tetap aja serem. Tapi ayah bilang itu harimau jantan yang udah jinak, cuma suka menakuti pengunjung.</p>



<p>Sebelum pulang, kami naik perahu keliling danau kecil. Anginnya sejuk, dan airnya tenang. Ibu sempat foto-fotoin aku dan adikku yang duduk bareng sambil ketawa-ketawa. Waktu liat hasilnya, ternyata aku senyum lebar banget—padahal biasanya malu kalau difoto.</p>



<p>Di perjalanan pulang, aku ngantuk dan tidur di mobil. Tapi sebelum itu, aku bilang ke ayah, “Lain kali ke sini lagi, ya.” Ayah cuma ketawa dan bilang, “Kalau nilai ulanganmu bagus.”</p>



<p>Sejak hari itu, aku jadi suka binatang. Dan aku nggak bakal lupa gimana rasanya lihat gajah, jerapah, dan harimau bukan dari buku, tapi langsung dari dunia nyata.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 3</h2>



<p><strong>Tinggal di Rumah Nenek Selama Liburan</strong></p>



<p>Aku masih ingat hari itu, koperku sudah di pintu, dan Ibu sibuk memastikan semua perlengkapanku masuk. Ayah duduk di mobil, mesin menyala, siap berangkat ke luar kota.</p>



<p>Rumah nenek terasa sunyi saat aku datang. Tidak ada suara televisi, tidak ada dering notifikasi seperti di rumahku. Yang terdengar hanya suara kipas angin tua dan sendok bergesek di cangkir teh.</p>



<p>Hari pertama, aku hanya duduk di ruang tamu, bolak-balik ngecek HP yang nggak ada sinyal. Tapi lama-lama, rutinitas nenek menarik perhatianku. Ia selalu menyiapkan teh manis setiap sore, membaca buku tua di beranda, dan memetik bunga sambil bersenandung pelan.</p>



<p>Malam hari, kami makan sambil ngobrol. Kadang nenek cerita tentang masa kecil Ibu yang bandel, kadang hanya diam sambil makan pelan-pelan.</p>



<p>Seminggu terasa lebih lama dari biasanya, tapi anehnya aku tenang. Rasanya seperti berhenti sebentar dari dunia yang terlalu bising.</p>



<p>Waktu dijemput, aku pamit ke nenek dengan pelukan. Diam-diam, aku tahu, rumah ini mungkin sepi, tapi rasanya penuh.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 4</h2>



<p><strong>Bermain ke Taman Hiburan Bersama Teman</strong></p>



<p>Awalnya tidak ada rencana khusus untuk mengisi liburan. Semua berjalan biasa saja sampai salah satu temanku mengusulkan pergi ke taman hiburan yang belum lama buka. Beberapa dari kami langsung setuju, dan dalam dua hari, semuanya disiapkan.</p>



<p>Kami berangkat tanpa orang tua, hanya berbekal uang saku, ponsel, dan semangat liburan. Setibanya di sana, antrean loket sudah mengular. Meski harus menunggu, tidak ada yang mengeluh. Semua sibuk membicarakan wahana mana yang akan dicoba lebih dulu.</p>



<p>Kami mulai dari wahana yang ringan. Komidi putar dan perahu ayun cukup membuat tertawa. Tapi saat mencoba <em>roller coaster</em> mini, beberapa dari kami mulai menjerit, sebagian karena takut, sebagian karena senang.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-karangan-cerita-liburan-sekolah-singkat-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-karangan-cerita-liburan-sekolah-singkat-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/07/Contoh-Karangan-Cerita-Liburan-Sekolah-Singkat-500x333.jpg" alt="6 Contoh Karangan Cerita Liburan Sekolah Singkat yang Berkesan dan Menarik" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">6 Contoh Karangan Cerita Liburan Sekolah Singkat yang Berkesan dan Menarik</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Setelah itu, kami menghabiskan waktu di taman bermain, mencoba lempar bola, memancing boneka, dan berfoto di spot-spot unik.</p>



<p>Waktu berjalan cepat. Matahari mulai turun saat kami memutuskan untuk pulang. Meskipun kaki pegal dan baju sedikit kotor, semuanya puas.</p>



<p>Bukan karena tempatnya luar biasa, tapi karena hari itu terasa seru dan ramai. Liburan yang sebelumnya tidak direncanakan ternyata berakhir jadi kenangan yang menyenangkan.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 5</h2>



<p><strong>Sehari Menjadi Volunteer di Panti Jompo</strong></p>



<p>Mendaftar jadi relawan bukan hal yang biasa kulakukan, tapi saat sekolah membuka kesempatan untuk ikut kegiatan sosial di panti jompo, aku tertarik mencoba.</p>



<p>Tidak banyak yang ikut. Sebagian teman memilih liburan ke luar kota, tapi aku penasaran seperti apa rasanya.</p>



<p>Pagi itu kami diberi tugas sederhana untuk membantu membersihkan ruang makan, menemani lansia berjalan di taman, dan menyusun rak buku bacaan mereka.</p>



<p>Suasananya tenang, tidak seramai yang kubayangkan. Beberapa orang tua duduk diam menatap jendela, sebagian lain berbincang dengan petugas.</p>



<p>Aku membantu seorang kakek membaca koran. Beliau tidak banyak bicara, hanya sesekali menunjuk gambar dan tersenyum kecil.</p>



<p>Ada rasa aneh yang muncul berupa campuran haru dan hormat. Mereka sudah melewati banyak hal dalam hidup, tapi kini duduk sendiri, menunggu hari berganti.</p>



<p>Waktu terasa lambat tapi hangat. Sebelum pulang, aku diberi selembar surat ucapan terima kasih. Tulisannya sederhana, tapi cukup membuatku berpikir.</p>



<p>Kegiatan itu cuma sehari, tapi rasanya membekas lebih lama dari liburan mana pun yang pernah kulakukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Cerita Pendek 6</h2>



<p><strong>Liburan Tak Terduga, Bergabung dengan Komunitas Jalan-Jalan</strong></p>



<p>Aku selalu berpikir liburan itu tentang pergi bersama teman-teman dekat atau keluarga. Tapi kali itu, aku memutuskan untuk ikut sebuah grup jalan-jalan yang kutemukan di media sosial.</p>



<p>Grup ini memang sering mengadakan perjalanan ke tempat-tempat asyik, tapi yang menarik, anggotanya kebanyakan orang yang nggak saling kenal.</p>



<p>Awalnya, aku merasa canggung. Rasanya aneh banget jalan-jalan dengan orang yang baru kutemui, apalagi ketika semuanya terlihat lebih akrab satu sama lain.</p>



<p>Aku cuma ikut karena penasaran dan ingin keluar dari zona nyaman. Tak lama setelah kami mulai, suasananya berubah. Orang-orang mulai bercanda, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan aku pun ikut tertawa tanpa merasa canggung lagi.</p>



<p>Perjalanan kali itu mengarah ke bukit yang indah, penuh dengan pepohonan rindang dan udara segar. Selama perjalanan, kami tidak hanya berhenti untuk menikmati pemandangan, tapi juga ngobrol.</p>



<p>Ada yang cerita tentang hobi mereka, ada yang berbagi tips traveling murah, dan beberapa orang bahkan menceritakan perjalanan hidup mereka yang jauh lebih menarik dari yang kubayangkan.</p>



<p>Yang paling seru adalah ketika kami memutuskan untuk duduk di puncak bukit dan menikmati makan siang bersama. Meskipun sebagian besar dari kami baru saling kenal, suasana terasa hangat.</p>



<p>Ada tawa, ada cerita, dan semua orang benar-benar menikmati momen tersebut. Aku bahkan berbagi pengalaman lucu selama perjalanan yang ternyata membuat orang-orang lainnya tertawa juga.</p>



<p>Hari itu berakhir dengan banyak foto dan cerita yang akan selalu diingat. Aku pulang dengan perasaan bahagia dan… teman baru!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-pengalaman-pribadi-liburan-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-pengalaman-pribadi-liburan-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Contoh-Cerpen-Pengalaman-Pribadi-Liburan-Singkat-dan-Mengesankan-Serta-Strukturnya-500x333.jpg" alt="21 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi Liburan Singkat dan Mengesankan serta Strukturnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">21 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi Liburan Singkat dan Mengesankan serta Strukturnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Itulah tadi 6 contoh cerita tentang liburan sekolah berbagai tema yang seru dan menarik untuk dijadikan inspirasi. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f308.png" alt="🌈" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p>Selain itu, jangan lupa mampir ke blog Mamikos jika kamu membutuhkan contoh cerita lainnya seperti, <a href="https://mamikos.com/info/cerita-rakyat-yang-singkat-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">cerita rakyat</a> atau <a href="https://mamikos.com/info/contoh-cerpen-500-kata-pljr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">contoh cerpen</a>.</p>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-1d5baa18-ac5e-4740-bced-77926b7eaceb" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-8d12c9c8-206a-4349-a617-70fbb8c52029">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-1d5baa18-ac5e-4740-bced-77926b7eaceb" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-1d5baa18-ac5e-4740-bced-77926b7eaceb"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-1d5baa18-ac5e-4740-bced-77926b7eaceb">

<p>15 Contoh Cerita Liburan Sekolah Seru Berbagai Tema [Daring]. Tautan: https://www.ruangguru.com/blog/contoh-cerita-liburan-sekolah-berbagai-tema</p>



<p>18 Contoh Cerita Liburan Sekolah Singkat dan Menarik [Daring]. Tautan: https://www.brainacademy.id/blog/contoh-cerita-liburan-sekolah</p>



<p>10 Cerita Liburan Sekolah Akhir Tahun di Rumah hingga ke Pantai 3-5 Paragraf [Daring]. Tautan: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2024/12/29/kumpulan-cerita-liburan-sekolah-akhir-tahun</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-pljr/">6 Cerita Pendek tentang Liburan Sekolah Berbagai Tema Singkat dan Menarik</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah.jpg" length="412340" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/contoh-cerita-pendek-tentang-liburan-sekolah-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
    </channel>
</rss>