<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/eyd-kbbi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/eyd-kbbi/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 02:35:50 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/eyd-kbbi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa, ini Jenis dan Contohnya</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 29 Sep 2025 02:34:14 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Kata serapan harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kaidah bahasa Indonesia agar mudah untuk diucapkan ataupun dipergunakan, lho. Apa saja jenisnya? Yuk, Mamikos berikan penjelasan di artikel ini. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-pljr/">Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa, ini Jenis dan Contohnya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa, ini Jenis dan Contohnya – Tahukah kamu bahwa kata yang digunakan setiap hari ternyata merupakan kata serapan?</p>



<p>Kata-kata dari berbagai bahasa tersebut mengalami proses penyesuaian agar penulisan dan pelafalannya mudah dipahami serta nyaman digunakan dalam bahasa Indonesia. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f4d6.png" alt="📖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p>Di artikel ini, Mamikos akan mengajakmu mengenal jenis-jenis kata serapan serta bagaimana penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa, lengkap dengan contohnya. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/2728.png" alt="✨" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu Kata Serapan?</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa.jpg" alt="penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa" class="wp-image-306136" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-720x480.jpg 720w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@Dynamic Graphics</figcaption></figure></div>


<p>Secara sederhana, kata serapan adalah kosakata yang berasal dari bahasa lain lalu digunakan dalam bahasa Indonesia. Proses ini terjadi karena adanya interaksi dan kontak bahasa antara masyarakat yang berbeda.</p>



<p>Itulah sebabnya, bahasa Indonesia memiliki banyak sekali kata serapan, baik dari bahasa asing maupun bahasa daerah.</p>



<p>Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata serapan adalah kata yang diserap dari bahasa lain berdasarkan kaidah bahasa penerima. Artinya, kata tersebut sudah disesuaikan ejaan, pelafalan, dan penulisannya agar sesuai dengan aturan bahasa Indonesia.</p>



<p>Misalnya, kata <em>office</em> dari bahasa Inggris diserap menjadi <em>ofis</em>, atau <em>qalam</em> dari bahasa Arab yang kemudian menjadi <em>kalimat</em>.</p>



<p>Sejalan dengan pendapat Rohbiah (2017), kata serapan muncul karena adanya kontak berkelanjutan antara penutur bahasa yang berbeda. Kontak inilah yang memicu proses penyerapan, hingga akhirnya bahasa Indonesia memperkaya kosakatanya.</p>



<p>Nah, setelah memahami pengertian kata serapan, sekarang mari kita bahas jenis-jenisnya agar lebih jelas bagaimana proses penyerapan itu terjadi.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kata-serapan-dari-bahasa-belanda-dan-artinya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-serapan-dari-bahasa-belanda-dan-artinya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/12/Contoh-kata-serapan-dari-bahasa-Belanda-dan-artinya-720x480.jpg" alt="100 Contoh Kata Serapan dari Bahasa Belanda dan Artinya yang Populer di Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">100 Contoh Kata Serapan dari Bahasa Belanda dan Artinya yang Populer di Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Jenis-jenis Kata Serapan</h2>



<p>Kata serapan tidak selalu dalam bentuk yang sama, lho. Ada yang langsung digunakan sebagaimana asalnya, ada pula penulisan kata serapan yang disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Bahkan, ada juga kata yang diterjemahkan atau diciptakan kembali dengan bentuk baru.</p>



<p>Secara umum, proses tersebut dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu adopsi, adaptasi, terjemahan, dan kreasi. Berikut penjelasan jenis-jenis kata serapan agar lebih mudah kamu pahami:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan Adopsi</h3>



<p>Adopsi adalah penyerapan kata asing ke dalam bahasa Indonesia tanpa mengubah ejaan, pelafalan, maupun penulisannya. Bentuk kata asli tetap dipertahankan sehingga terlihat sama seperti bahasa asalnya. </p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan adopsi</h4>



<ul>
<li>data (dari bahasa Inggris <em>data</em>)</li>



<li>film (dari bahasa Inggris <em>film</em>)</li>



<li>angka (dari bahasa Sansekerta <em>aṅka</em>)</li>



<li>bola (dari bahasa Portugis <em>bola</em>)</li>



<li>rekening (dari bahasa Belanda <em>rekening</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan Adaptasi</h3>



<p>Berbeda dengan adopsi, proses penyerapan adaptasi mengalami penyesuaian. Kata asing yang diserap diubah pada ejaan, pelafalan, atau penulisannya agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Dengan begitu, kata tersebut lebih mudah digunakan dalam komunikasi sehari-hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan adaptasi</h4>



<ul>
<li>bisnis (dari bahasa Inggris <em>business</em>)</li>



<li>aktor (dari bahasa Inggris <em>actor</em>)</li>



<li>dosen (dari bahasa Belanda <em>docent</em>)</li>



<li>komputer (dari bahasa Inggris <em>computer</em>)</li>



<li>televisi (dari bahasa Inggris <em>television</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan Terjemahan</h3>



<p>Selanjutnya, kata serapan terjemahan tidak mengambil bentuk asli dari bahasa asing, melainkan arti atau konsep dasarnya. Proses ini dilakukan dengan cara menerjemahkan istilah asing ke dalam bahasa Indonesia sehingga maknanya tetap sama.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan terjemahan</h4>



<ul>
<li><em>brainstorming</em> → curah pendapat</li>



<li><em>skyscraper</em> → gedung pencakar langit</li>



<li><em>hardware</em> → perangkat keras</li>



<li><em>software</em> → perangkat lunak</li>



<li><em>worldview</em> → pandangan dunia</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan Kreasi</h3>



<p>Terakhir, kata serapan kreasi muncul ketika bahasa Indonesia membentuk kosakata baru yang terinspirasi dari bahasa asing, tetapi dengan bentuk yang berbeda. Proses ini biasanya dilakukan agar istilah tersebut lebih sesuai dengan struktur dan gaya bahasa Indonesia.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kata-kerja-bahasa-indonesia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-kerja-bahasa-indonesia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/18-Contoh-Kata-Kerja-Bahasa-Indonesia-Dilengkapi-Ciri-Ciri-dan-Contoh-Kalimatnya-500x333.png" alt="18 Contoh Kata Kerja Bahasa Indonesia Dilengkapi Ciri-Ciri dan Contoh Kalimatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">18 Contoh Kata Kerja Bahasa Indonesia Dilengkapi Ciri-Ciri dan Contoh Kalimatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan kreasi</h4>



<ul>
<li><em>supermarket</em> → pasar swalayan</li>



<li><em>handphone</em> → telepon genggam</li>



<li><em>e-mail</em> → surat elektronik (surel)</li>



<li><em>printer</em> → pencetak</li>



<li><em>air conditioner</em> → penyejuk udara</li>
</ul>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa Indonesia</h2>



<p>Setiap kata asing yang masuk ke bahasa Indonesia tidak bisa langsung digunakan begitu saja. Penulisannya perlu disesuaikan dengan kaidah bahasa penerima agar konsisten, mudah dipahami, sekaligus selaras dengan aturan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).</p>



<p>Nah, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa, yaitu:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Ejaan</h3>



<p>Salah satu penyesuaian utama adalah ejaan. Kata asing biasanya mengalami perubahan huruf agar sesuai dengan sistem ejaan bahasa Indonesia atau <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-kata-yang-benar-menurut-eyd-kbbi/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">penulisan kata sesuai EYD</a>. Misalnya, kata bahasa Inggris <em>computer</em> ditulis menjadi komputer, dan <em>television</em> menjadi televisi.</p>



<p>Penyesuaian ejaan ini akan membantu kata tersebut lebih mudah dibaca dan diucapkan oleh penutur bahasa Indonesia, sekaligus menjaga konsistensi penulisan di berbagai media.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Pengucapan</h3>



<p>Selain ejaan, pengucapan kata serapan juga disesuaikan agar sesuai dengan cara berbicara bahasa Indonesia. Contohnya, kata Prancis <em>ballet</em> diserap menjadi balet, mengikuti pelafalan yang lebih mudah diucapkan oleh penutur bahasa Indonesia.</p>



<p>Tujuannya adalah agar kata tersebut terdengar alami dan tidak membingungkan saat diucapkan, terutama dalam komunikasi lisan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Penyederhanaan</h3>



<p>Beberapa kata serapan juga mengalami penyederhanaan untuk memudahkan penggunaan sehari-hari. Misalnya, kata Inggris <em>television</em> disederhanakan menjadi televisi, sehingga lebih ringkas namun maknanya tetap sama.</p>



<p>Selain itu, penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa dengan penyederhanaan juga membuat kata lebih cepat dikenali dan digunakan oleh pembaca atau pendengar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Penyesuaian Tata Bahasa</h3>



<p>Kata serapan harus menyesuaikan dengan tata bahasa Indonesia, termasuk penggunaan imbuhan, bentuk jamak, dan struktur kalimat. Contohnya, kata <em>manager</em> diubah menjadi manajer, agar dapat diterapkan dalam kalimat bahasa Indonesia tanpa menimbulkan kekeliruan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Konsistensi Penulisan</h3>



<p>Agar bahasa tetap baku dan profesional, maka semua kata serapan harus mengikuti pedoman resmi. Konsistensi tersebut bertujuan untuk mencegah kebingungan dan membantu pembaca mengenali kata tersebut dengan mudah.</p>



<p>Misalnya, penulisan komputer harus konsisten, tidak bercampur dengan bentuk lama seperti <em>computer</em>, terutama dalam dokumen resmi atau media publikasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Kata Serapan Berdasarkan Asal Bahasa</h2>



<p>Berbagai kata serapan di bahasa Indonesia muncul dari berbagai bahasa, sesuai sejarah, budaya, dan interaksi sosial, lho. Baru setelahnya dilakukan penulisan kata serapan yang disesuaikan dengan kaidah bahasa seperti yang sudah Mamikos jelaskan sebelumnya.</p>



<p>Nah, berikut beberapa contoh kata serapan berdasarkan asal bahasa:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Inggris</h3>



<p>Bahasa Inggris menjadi sumber kata serapan yang sangat luas, terutama di bidang teknologi, pendidikan, dan hiburan. Banyak istilah modern yang masuk tanpa mengubah maknanya, tetapi ejaan dan pelafalannya disesuaikan dengan bahasa Indonesia.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Inggris</h4>



<ul>
<li>komputer (<em>computer</em>)</li>



<li>televisi (<em>television</em>)</li>



<li>internet (<em>internet</em>)</li>



<li>bisnis (<em>business</em>)</li>



<li>restoran (<em>restaurant</em>)</li>



<li>manajer (<em>manager</em>)</li>



<li>kamera (<em>camera</em>)</li>



<li>printer (<em>printer</em>)</li>



<li>laptop (<em>laptop</em>)</li>



<li>aplikasi (<em>application</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Arab</h3>



<p>Selain bahasa Inggris, pengaruh bahasa Arab juga sangat terlihat dalam kosakata yang berkaitan dengan agama, sosial, dan budaya. <a href="https://mamikos.com/info/kosa-kata-bahasa-arab-beserta-artinya-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kosakata bahasa Arab</a> tersebut masuk ke bahasa Indonesia melalui kitab-kitab agama, perdagangan, dan interaksi budaya yang berlangsung lama.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Arab</h4>



<ul>
<li>kitab</li>



<li>qiblat</li>



<li>sabar</li>



<li>zakat</li>



<li>musafir</li>



<li>imam</li>



<li>hijab</li>



<li>syariah</li>



<li>hadis</li>



<li>doa</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Sansekerta</h3>



<p>Hampir sama dengan Arab, kata serapan dari Sansekerta juga banyak masuk melalui agama, budaya, dan istilah tradisional. Bahasa ini menjadi sumber istilah yang cukup formal atau filosofis yang sering dijumpai dalam sastra maupun istilah resmi.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Sansekerta</h4>



<ul>
<li>angka</li>



<li>bahasa</li>



<li>raja</li>



<li>putra</li>



<li>padi</li>



<li>dewa</li>



<li>surya</li>



<li>bhakti</li>



<li>weda</li>



<li>karya</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kalimat-berimbuhan-ber-ter-dan-ke-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kalimat-berimbuhan-ber-ter-dan-ke-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Kalimat-Berimbuhan-Ber-Ter-dan-Ke-dalam-Bahasa-Indonesia-1-500x333.jpg" alt="150 Contoh Kalimat Berimbuhan Ber, Ter, dan Ke dalam Bahasa Indonesia" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">150 Contoh Kalimat Berimbuhan Ber, Ter, dan Ke dalam Bahasa Indonesia</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Belanda</h3>



<p>Karena sejarah kolonial, bahasa Belanda pun turut menyumbang banyak kata serapan, khususnya di bidang administrasi, pendidikan, hukum, dan kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Setelah dilakukan proses penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa, berikut adalah beberapa contoh kata serapan dari bahasa Belanda yang sering dijumpai.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Belanda</h4>



<ul>
<li>kantor (<em>kantoor</em>)</li>



<li>polisi (<em>politie</em>)</li>



<li>rekening (<em>rekening</em>)</li>



<li>dompet (<em>dompet</em>)</li>



<li>dokter (<em>dokter</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Portugis</h3>



<p>Selain Belanda, bahasa Portugis juga masuk ke Indonesia melalui jalur sejarah Indonesia. Beberapa kata dipergunakan terutama di bidang makanan, pakaian, dan benda sehari-hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Portugis</h4>



<ul>
<li>bola (<em>bola</em>)</li>



<li>meja (<em>mesa</em>)</li>



<li>kamar (<em>câmara</em>)</li>



<li>sapu (<em>sapo</em>)</li>



<li>bendera (<em>bandeira</em>)</li>



<li>mentega (<em>manteiga</em>)</li>



<li>sepatu (<em>sapato</em>)</li>



<li>garpu (<em>garfo</em>)</li>



<li>pena (<em>pena</em>)</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Jawa</h3>



<p>Kata serapan yang disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia ternyata tidak hanya berasal dari bangsa atau negara lain, lho. Bahasa daerah seperti Jawa turut menyumbang kata serapan yang kini digunakan secara luas, terutama dalam nama tempat, jabatan, atau budaya lokal.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Jawa</h4>



<ul>
<li>kraton</li>



<li>lurah</li>



<li>gamelan</li>



<li>wayang</li>



<li>padi (<em>pari</em>)</li>



<li>desa</li>



<li>raja</li>



<li>dalang</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Kata Serapan dari Bahasa Hokkien (Tiongkok)</h3>



<p>Kata serapan dari Hokkien umumnya terkait perdagangan, makanan, dan budaya Tionghoa yang berkembang di Indonesia. Banyak kata yang awalnya spesifik digunakan di komunitas Tionghoa, kemudian menyebar ke masyarakat luas.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Contoh kata serapan dari bahasa Hokkien (Tiongkok)</h4>



<ul>
<li>cina</li>



<li>toko</li>



<li>kue</li>



<li>mie</li>



<li>bakpau</li>



<li>tauco</li>



<li>lumpia</li>



<li>siomay</li>



<li>kecap</li>



<li>kopi</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/penggunaan-kata-di-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/penggunaan-kata-di-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/07/penggunaan-kata-di-720x480.jpg" alt="Penggunaan Kata “Di” Sesuai Kaidah Kapan Dipisah dan Digabung beserta Contoh Kalimatnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Penggunaan Kata “Di” Sesuai Kaidah Kapan Dipisah dan Digabung beserta Contoh Kalimatnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Adanya kaidah tersebut juga membantu menjaga bahasa Indonesia tetap rapi dan profesional, sekaligus mempermudah komunikasi lintas generasi dan latar belakang yang beragam.</p>



<p>Kalau kamu ingin lebih banyak belajar soal penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa dan tips menulis lainnya, jangan lupa mampir ke Blog Mamikos, ya. <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/14.0.0/72x72/1f339.png" alt="🌹" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<h3 class="wp-block-heading">FAQ</h3>



<div class="schema-faq wp-block-yoast-faq-block"><div class="schema-faq-section" id="faq-question-1758860662035"><strong class="schema-faq-question">Penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa apa?</strong> <p class="schema-faq-answer">Penulisan kata serapan disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, sesuai aturan PUEBI dan KBBI. Artinya, ejaan, pelafalan, tata bahasa, dan konsistensi penulisan kata asing diubah agar mudah dipahami, terdengar alami, dan selaras dengan standar bahasa Indonesia.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1758860671888"><strong class="schema-faq-question">Kata serapan diambil dari bahasa apa?</strong> <p class="schema-faq-answer">Kata serapan dapat berasal dari berbagai bahasa, baik bahasa asing maupun bahasa daerah. Bahasa asing yang sering menjadi sumber kata serapan antara lain bahasa Inggris, Arab, Belanda, Portugis, dan Sansekerta. Selain itu, bahasa daerah seperti Jawa dan bahasa Hokkien (Tiongkok) juga turut memperkaya kosakata bahasa Indonesia.</p> </div> <div class="schema-faq-section" id="faq-question-1758860682298"><strong class="schema-faq-question">Apakah kata serapan diserap dari bahasa lain dengan didasarkan pada kaidah bahasa penerima?</strong> <p class="schema-faq-answer">Setiap kata serapan diserap dari bahasa lain dengan menyesuaikan kaidah bahasa penerima, yakni bahasa Indonesia. Proses tersebut berupa penyesuaian ejaan, pelafalan, penyederhanaan kata, hingga tata bahasa, agar kata tersebut bisa digunakan dengan lancar dan mudah dipahami dalam komunikasi sehari-hari.</p> </div> </div>


<div class="wp-block-ub-content-toggle" id="ub-content-toggle-6d31d5b4-ae03-4f81-b7ba-24cbd40d9116" data-mobilecollapse="true" data-desktopcollapse="true">
<div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion" id="ub-content-toggle-panel-block-96af4873-e10f-4b3e-8db9-095e154ff5bb">
                <div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title-wrap"" aria-controls="ub-content-toggle-panel-0-6d31d5b4-ae03-4f81-b7ba-24cbd40d9116" tabindex="0">
                    <p class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-title ub-content-toggle-title-6d31d5b4-ae03-4f81-b7ba-24cbd40d9116"><strong>Referensi:</strong></p><div class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-toggle-wrap right"><span class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-state-indicator wp-block-ub-chevron-down"></span>
                    </div></div><div role="region" aria-expanded="false" class="wp-block-ub-content-toggle-accordion-content-wrap ub-hide" id="ub-content-toggle-panel-0-6d31d5b4-ae03-4f81-b7ba-24cbd40d9116">

<p>IV. Penulisan Unsur Serapan [Daring]. Tautan: https://ivanlanin.github.io/puebi/unsur-serapan/</p>



<p>Mengenal Beragam Jenis Kata Serapan dan Contohnya [Daring]. Tautan: https://katadata.co.id/lifestyle/varia/63e609dc0d03e/mengenal-beragam-jenis-kata-serapan-dan-contohnya</p>



<p>Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa Penerima, Ini Maksudnya [Daring]. Tautan: https://kumparan.com/berita-terkini/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-penerima-ini-maksudnya-23ChgPvHb8g</p>



<p>Kata Serapan: Pengertian, Cara Penulisan, dan Contoh [Daring]. Tautan: https://penerbitdeepublish.com/kata-serapan</p>

</div></div>
</div>


<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86630" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"></a></p>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-pljr/">Penulisan Kata Serapan Disesuaikan dengan Kaidah Bahasa, ini Jenis dan Contohnya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa.jpg" length="656666" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2025/09/penulisan-kata-serapan-disesuaikan-dengan-kaidah-bahasa-480x480.jpg" width="480" height="480" />
        </item>
                    <item>
            <title>11 Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI</title>
            <category>Bahasa Indonesia</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-kata-yang-benar-menurut-eyd-kbbi/</link>
            <pubDate>Sun, 29 Oct 2023 00:53:24 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lailla</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-kata-yang-benar-menurut-eyd-kbbi/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diatur berbagai macam penggunaan kata, mulai dari kata baku untuk percakapan formal, hingga kata tidak baku untuk percakapan sehari-hari. </p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-kata-yang-benar-menurut-eyd-kbbi/">11 Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI – Untuk membuat kalimat yang baik, pemilihan kata dan bahasa sangat berperan penting. </p>



<p>Bisa dibayangkan jika ketika memilih kata sudah salah, kalimat yang dihasilkan pasti juga tidak bagus. </p>



<p>Di Indonesia, aturan mengenai penggunaan kata sudah diatur dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). </p>



<p>Berbagai macam cara penulisan kata, hingga kata baku dan tidak baku juga disebutkan pada KBBI sebagai referensi penulisan. Yuk, simak ulasannya!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penulisan Kata Berdasarkan EYD KBBI</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI.png" alt="11 Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI" class="wp-image-167963" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI.png 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI-300x200.png 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI-500x333.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI-768x512.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI-600x400.png 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Getty Images/Anna Ostanina</figcaption></figure></div>



<p>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diatur berbagai macam penggunaan kata, mulai dari kata baku untuk percakapan formal, hingga kata tidak baku untuk percakapan sehari-hari. </p>



<p>Ada pula penjelasan mengenai arti kata dalam bahasa Indonesia, turunan kata, frase, serta informasi lainnya. KBBI dapat diakses secara online maupun melalui aplikasi sehingga lebih praktis. </p>



<p>Agar kamu memahami penulisan kata yang benar menurut EYD KBBI, kali ini Mamikos akan memberikan referensi.  </p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Penulisan Kata Dasar</h2>



<p>Berdasarkan PUEBI, kata dasar ditulis sebagai satu rangkaian atau kesatuan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Ruang kelas penuh sesak.</li><li>Ayah pergi ke kantor.</li><li>Kamus itu sangat berat.</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-tanggal-pada-surat-dinas-gnr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-tanggal-pada-surat-dinas-gnr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Penulisan-Tanggal-Pada-Surat-Dinas-yang-Benar-beserta-Contohnya-500x333.jpg" alt="Contoh Penulisan Tanggal Pada Surat Dinas yang Benar beserta Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Penulisan Tanggal Pada Surat Dinas yang Benar beserta Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">2. Penulisan Kata Berimbuhan</h2>



<p>Kata berimbuhan adalah kata yang mendapatkan awalan, sisipan, akhiran, ataupun awalan dan akhiran. Penulisan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-imbuhan-beserta-cara-penulisannya-yang-benar-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="imbuhan  (opens in a new tab)">imbuhan </a>dilakukan serangkai dengan bentuk dasarnya. </p>



<p>Apabila ada imbuhan yang didapatkan dari unsur asing (-isme, -man, -wan, atau -wi), penulisannya serangkai dengan bentuk dasar. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Berlari</li><li>Berkesinambungan</li><li>Memperbaiki</li><li>Gemetar</li><li>Keinginan</li><li>Sastrawan</li><li>Seniman</li><li>Manusiawi</li><li>Dinamisme</li><li>Surgawi</li></ol>



<p>Bentuk kata berimbuhan terikat ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar: </strong></h4>



<ol><li>Adibusana</li><li>Antarkota</li><li>Antibiotik</li><li>Biokimia</li><li>Demoralisasi</li><li>Dwiwarna</li><li>Ekstrakurikuler</li><li>Infrastruktur</li><li>Kontraindikasi</li><li>Mancanegara</li><li>Multilateral</li><li>Narapidana</li><li>Nonkolaborasi</li><li>Paripurna</li><li>Pascasarjana</li><li>Pramusaji</li><li>Prasejarah</li><li>Proaktif</li><li>Semiprofesional</li><li>Subbagian</li><li>Swadaya</li><li>Telewicara</li><li>Transmigrasi</li><li>Tunakarya</li><li>Tritunggal</li></ol>



<p>Apabila terdapat bentuk terikat yang diikuti kata dengan huruf awal kapital atau singkatan yang berupa huruf kapital, dirangkaikan dengan tanda hubung (-).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Anti-PKI</li><li>Non-Amerika</li><li>Non-ASEAN</li><li>Pan-Afrikanisme</li><li>Pro-Barat</li></ol>



<p>Apabila terdapat bentuk maha yang diikuti kata turunan (mengacu pada nama atau sifat Tuhan) maka ditulis terpisah dengan huruf awal kapital.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.</li></ol>



<p>Apabila bentuk maha diikuti kata dasar (mengacu kepada nama atau sifat Tuhan, kecuali kata esa), maka ditulis serangkai.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Bersyukurlah kepada Tuhan Yang Mahakuasa.</li><li>Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan banyak nikmat. </li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-penggunaan-tanda-koma-titik-koma-tanda-baca-yang-benar-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penggunaan-tanda-koma-titik-koma-tanda-baca-yang-benar-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Penggunaan-Tanda-Koma-Titik-Koma-Tanda-Baca-yang-benar-500x333.jpg" alt="Contoh Penggunaan Tanda Koma, Titik Koma, Tanda Baca yang benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Penggunaan Tanda Koma, Titik Koma, Tanda Baca yang benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">3. Penulisan Bentuk Ulang</h2>



<p>Aturan penulisan kata ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung (-) di antara unsur-unsurnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar: </strong></h4>



<ol><li>kupu-kupu</li><li>anak-anak</li><li>lauk-pauk</li><li>berlari-lari</li><li>mondar-mandir</li><li>hati-hati</li><li>ramah-tamah</li><li>terus-menerus</li><li>sayur-mayur</li><li>porak-poranda</li><li>mata-mata</li><li>serba-serbi</li><li>tunggang-langgang</li></ol>



<p>Apabila ada bentuk ulang gabungan kata, penulisannya dilakukan dengan mengulang unsur pertama.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar:</strong></h4>



<ol><li>Kisah klasik: kisah-kisah klasik</li><li>Kursi tua: kursi-kursi tua</li><li>Bus malam cepat: bus-bus malam cepat</li></ol>



<p>Pada kasus bentuk ulang yang memiliki huruf kapital, seperti pada nama lembaga, dokumen, atau judul buku, bentuk ulang sempurna diberi huruf kapital pada huruf pertama tiap unsurnya. </p>



<p>Bentuk ulang lain diberi <a href="https://mamikos.com/info/penggunaan-huruf-kapital-yang-benar-sesuai-aturan-dan-contoh-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="huruf kapital (opens in a new tab)">huruf kapital</a> hanya diberi pada huruf pertama unsur pertamanya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh penulisan kata yang benar: </strong></h4>



<ol><li>Pembicara mempresentasikan hasil penelitian tentang “Aplikasi Asas-Asas Hukum Pidana”.</li><li>Seminar bertema &#8220;Terus-menerus Ramah-tamah&#8221; diadakan di tingkat RT. </li></ol>



<h2 class="wp-block-heading">4. Penulisan Gabungan Kata</h2>



<p>Unsur gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk. Kata tersebut termasuk istilah khusus dan ditulis terpisah.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>simpang lima</li><li>cendera mata</li><li>duta besar</li><li>model linear</li><li>kambing hitam</li><li>persegi panjang</li><li>orang tua</li><li>rumah sakit jiwa</li></ol>



<p>Apabila terdapat gabungan kata yang bisa menimbulkan salah pengertian, kata tersebut ditulis dengan memberikan tanda hubung (-)</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>anak-istri kolonel (anak dan istri dari kolonel)</li><li>anak istri-kolonel (anak dari istri kolonel)</li><li>ibu-ayah mereka (ibu dan ayah mereka)</li><li>ibu ayah-mereka (ibu dari ayah mereka)</li><li>buku-sejarah lama (buku sejarah yang lama)</li><li>buku sejarah-lama (buku tentang sejarah lama)</li></ol>



<p>Apabila terdapat gabungan kata yang penulisannya terpisah,maka penulisannya tetap terpisah jika mendapat awalan atau akhiran.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>bertepuk tangan</li><li>garis bawahi</li><li>sebar luaskan</li></ol>



<p>Apabila terdapat gabungan kata yang mendapat awalan dan akhiran sekaligus, penulisannya serangkai. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh: </strong></h4>



<ol><li>Diberitahukan</li><li>Menggarisbawahi</li><li>Menyebarluaskan</li><li>Pertanggungjawaban</li></ol>



<p>Gabungan kata yang sudah padu ditulis serangkai.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Adakalanya</li><li>Apalagi</li><li>Bagaimana</li><li>Barangkali</li><li>Belasungkawa</li><li>Dukacita</li><li>Kacamata</li><li>Kasatmata</li><li>Kilometer</li><li>Matahari</li><li>Olahraga</li><li>Saputangan</li><li>Saripati</li><li>Sediakala</li><li>Sukacita</li><li>Sukarela</li><li>Wiraswasta</li></ol>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">5. Penulisan Pemenggalan Kata</h2>



<p>Pemenggalan kata sesuai PUEBI yang diterapkan pada kata dasar dilakukan dengan cara berikut.</p>



<p>Apabila di tengah kata terdapat huruf vokal berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf vokal tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>bu-ah</li><li>ni-at</li><li>sa-at</li></ol>



<p>Kategori huruf diftong (memuat unsur: ai, au, ei, dan oi) penulisannya tidak dipenggal.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Lan-dai</li><li>Au-ra</li><li>Sau-da-ri</li><li>Sa-lah</li></ol>



<p>Apabila di tengah kata dasar terdapat huruf konsonan (termasuk gabungan huruf konsonan) di antara dua huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Ba-nyak</li><li>La-ri</li><li>De-ngan</li><li>Ke-nyang</li><li>Mu-ta-khir</li><li>Mu-sya-wa-rah</li></ol>



<p>Pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan jika di tengah kata dasar ada dua huruf konsonan yang posisinya berurutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Ap-ril</li><li>makh-luk</li><li>sang-gup</li><li>swas-ta</li></ol>



<p>Pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan pertama dan kedua. Cara ini dilakukan jika di tengah kata dasar terdapat tiga huruf konsonan atau lebih (masing- masing melambangkan satu bunyi).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Eks-tra</li><li>In-fra</li><li>Ben-trok</li><li>In-stru-men</li></ol>



<p>Tidak dilakukan pemenggalan kata pada gabungan huruf konsonan yang melambangkan satu bunyi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Ba-nyak</li><li>Ikh-las</li><li>Kong-res</li><li>Makh-luk</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading">6. Penulisan Kata Depan</h2>



<p>Penulisan <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-depan-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">kata depan</a> (di, ke, dan dari) ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Di mana dia tinggal?</li><li>Uang ibu disimpan di dalam dompet.</li><li>Mari berangkat ke sekolah.</li><li>Saya pergi ke sana.</li><li>Ia tidak beranjak dari tempatnya.</li></ol>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kata-ejaan-tanda-baca-bahasa-indonesia-yang-benar/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kata-ejaan-tanda-baca-bahasa-indonesia-yang-benar/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2022/09/100-Contoh-Kata-Ejaan-dan-Tanda-Baca-Bahasa-Indonesia-yang-Benar-500x333.jpg" alt="100+ Contoh Kata Ejaan dan Tanda Baca Bahasa Indonesia yang Benar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">100+ Contoh Kata Ejaan dan Tanda Baca Bahasa Indonesia yang Benar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">7. Penulisan Partikel</h2>



<p>Penulisan partikel -lah, -kah, dan -tah dilakukan secara serangkai dengan kata yang mendahuluinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Ambillah kue yang ada di meja!</li><li>Apakah yang kamu inginkan?</li><li>Siapakah orang yang kamu maksud?</li><li>Apatah gunanya mengharapkan belas kasihan?</li><li>Akankah masa ini bisa dilalui dengan baik?</li></ol>



<p>Penulisan partikel pun dilakukan secara terpisah dari kata yang mendahuluinya. Namun, partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung ditulis serangkai.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Tidak diminta pun ia akan tetap datang. </li><li>Jangankan dua kali, sekali pun kakak tidak pernah memujiku. </li><li>Meskipun belum mendapatkan hal yang diinginkan, ia tidak menyerah.</li><li>Ibu tetap berjualan walaupun tidak ada pembeli.</li></ol>



<p>Penulisan partikel per ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Namun, aturan ini hanya berlaku untuk ‘per’ yang maknanya adalah &#8216;demi&#8217;, &#8216;tiap&#8217;, atau &#8216;mulai&#8217;.</p>



<ol><li>Para tamu undangan masuk ke dalam ruangan satu per satu.</li><li>Harga pensil itu Rp1000,00 per biji.</li><li>Karyawan itu akan diberhentikan per 1 April.</li></ol>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">8. Penulisan Singkatan dan Akronim</h2>



<p>Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik pada setiap unsur singkatan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>W.R. Supratman = Wage Rudolf Supratman</li><li>M.B.A. = master of business administration</li><li>M.Si. = magister science</li><li>M.Pd = magister pendidikan</li><li>S.T. = sarjana teknik</li><li>S.Sos. = sarjana sosial</li><li>S.Pd = sarjana pendidikan</li><li>S.H.I. = sarjana hukum Islam</li><li>Sdr. = saudara</li></ol>



<p>Singkatan yang terdiri dari huruf awal setiap kata nama lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, lembaga pendidikan, badan atau organisasi, serta nama dokumen resmi ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>NKRI = Negara Kesatuan Republik Indonesia</li><li>UGM = Universitas Gadjah Mada</li><li>PGRI = Persatuan Guru Republik Indonesia</li><li>KUHP = Kitab Undang-Undang Hukum Pidana</li></ol>



<p>Singkatan yang terdiri atas huruf awal setiap kata (bukan nama diri) ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>PT = Perseroan Terbatas</li><li>SD = Sekolah Dasar</li><li>KTP = Kartu Tanda Penduduk</li><li>SIM = Surat Izin Mengemudi</li><li>NIS = Nomor Induk Siswa</li></ol>



<p>Singkatan yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti tanda titik.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>hlm. = halaman</li><li>dsb. = dan sebagainya</li><li>dst. = dan seterusnya</li><li>yth. = yang terhormat</li><li>ttd. = tertanda</li><li>dkk. = dan kawan-kawan</li></ol>



<p>Singkatan yang terdiri dari dua huruf (yang lazim dipakai dalam surat-menyurat) masing-masing diikuti oleh tanda titik.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>a.n. = atas nama</li><li>d.a. = dengan alamat</li><li>s.d. = sampai dengan</li></ol>



<p>Penulisan lambang kimia, takaran, timbangan, singkatan satuan ukuran, serta mata uang tidak diikuti tanda titik.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Ar = Arsen</li><li>km = kilometer</li><li>kVA = kilovolt-ampere</li><li>m = meter</li><li>Rp = rupiah</li></ol>



<p>Penulisan dengan huruf kapital pada bagian huruf awal setiap kata (tanpa tanda titik) dilakukan pada akronim nama diri yang terdiri atas huruf awal setiap kata.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>BIN = Badan Intelijen Negara</li><li>LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia</li><li>LAN = Lembaga Administrasi Negara</li></ol>



<p>Akronim nama diri berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Bulog = Badan Urusan Logistik</li><li>Kaltim = Kalimantan Timur</li></ol>



<p>Akronim bukan nama diri berupa gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil.</p>



<ol><li>pemilu = pemilihan umum</li><li>puskesmas = pusat kesehatan masyarakat</li><li>tilang = bukti pelanggaran</li></ol>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">9. Penulisan Angka dan Bilangan</h2>



<p>Angka Arab atau angka Romawi biasanya dipakai sebagai lambang bilangan atau nomor.</p>



<ol><li>Angka Arab: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9</li><li>Angka Romawi: I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L (50), C (100), D (500), M (1.000), V̄ (5.000), M̄ (1.000.000)</li></ol>



<p>Penulisan menggunakan huruf untuk bilangan dalam teks (yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata). Namun, ada pengecualian jika bilangan dipakai secara berurutan seperti perincian.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Keluarga besarku menyaksikan film dokumenter sampai lima kali.</li><li>Terdapat lebih dari lima juta eksemplar buku.</li><li>Di antara 100 tamu yang datang, 30 tamu bisa duduk di kursi, sedangkan 70 tamu lainnya berdiri.</li><li>Kakak membeli 15 apel, 20 jeruk, 5 alpukat, dan 2 semangka. </li></ol>



<p>Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Namun, jika bilangan pada awal kalimat tidak bisa dinyatakan dengan satu atau dua kata, susunan kalimat diubah. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Tiga belas kepala keluarga mendapatkan bantuan dari pemerintah. (benar)<br>
13 kepala keluarga mendapatkan bantuan dari pemerintah. (salah)</li><li>Lima peserta lomba mengikuti persiapan. (benar)<br>
5 peserta lomba mengikuti persiapan. (salah)</li><li>Panitia mengundang 300 orang peserta. (benar)<br>
300 orang peserta diundang panitia. (salah)</li></ol>



<p>Penulisan menggunakan huruf dapat diterapkan pada angka yang menunjukkan bilangan besar. Tujuannya agar lebih mudah dibaca.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Masyarakat tidak mampu mendapatkan bantuan 100 ribu rupiah. </li><li>Perusahaan itu baru saja mengalami kerugian 2 triliun. </li><li>Keuntungan yang didapatkan penjual mencapai 1 milyar rupiah. </li></ol>



<h2 class="wp-block-heading">10. Penulisan Kata Ganti</h2>



<p>Aturan penulisan kata ganti ku- dan kau- ditulis bersambung (serangkai) dengan kata yang mengikutinya. Namun, kata ganti -ku, -mu, dan -nya ditulis bersambung (serangkai) dengan kata yang mendahuluinya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh:</strong></h4>



<ol><li>Mobil itu sudah kujual.</li><li>Buku yang sudah dibeli ini boleh kaubaca.</li><li>Kubawa pulang buku yang sudah dibeli.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading">11. Penulisan Kata Sandang</h2>



<p>Kata sandang seperti ‘si’ dan ‘sang’ ditulis terpisah dari kata yang mengikuti di belakangnya. Namun, jika ada unsur nama Tuhan ditulis dengan huruf kapital.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Contoh: </strong></h4>



<ol><li>Baju itu dikembalikan pada si penjual.</li><li>Sang harimau tidak mau melepaskan mangsanya. </li><li>Sang mentari enggan menunjukkan sinarnya.</li><li>Ia berpasrah diri pada Sang Pencipta. </li><li>Jangan menyerah selama masih ada Sang Maha Pengasih.</li></ol>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Demikian informasi 11 contoh penulisan kata yang benar menurut EYD KBBI. Aturan yang cukup banyak tersebut tidak perlu langsung kamu hafalkan. </p>



<p>Cara termudah untuk menguasai cara penulisan kata tersebut adalah dengan banyak berlatih, sehingga kamu akan terbiasa. </p>



<p>Ketika menulis makalah, tugas, atau karangan, terapkan prinsip penulisan kata yang baik dan benar sesuai EYD KBBI. Selamat mempraktikkan!</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kalimat-konjungsi-subordinatif-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kalimat-konjungsi-subordinatif-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/01/Contoh-Kalimat-Konjungsi-Subordinatif-Waktu-Konsesif-Pembandingan-dan-Sebab-500x333.jpg" alt="Contoh-contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif Waktu, Konsesif, Pembandingan, dan Sebab" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif Waktu, Konsesif, Pembandingan, dan Sebab</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu: </strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" Kost Dekat UGM Jogja (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank"> Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UNPAD Jatinganor (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" Kost Dekat UNDIP Semarang (opens in a new tab)" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank"> Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UI Depok (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UB Malang (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat Unnes Semarang (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label=" Kost Dekat UMY Jogja (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank"> Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UNY Jogja (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UNS Solo (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat ITB Bandung (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UMS Solo (opens in a new tab)" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat ITS Surabaya (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat Unesa Surabaya  (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya </a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UNAIR Surabaya (opens in a new tab)" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a> </p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Kost Dekat UIN Jakarta (opens in a new tab)">Kost Dekat UIN Jakarta</a> </p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><a href="http://bit.ly/mamikosapps" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure></div>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-penulisan-kata-yang-benar-menurut-eyd-kbbi/">11 Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI.png" length="520118" type="image/png" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/11-Contoh-Penulisan-Kata-yang-Benar-Menurut-EYD-KBBI-300x200.png" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>